Dzurrotul Arifah
State islamic university of sunan kalijaga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HADIS “KEUTAMAAN MENYAMPAIKAN SABDA NABI”: TINJAUAN TEORI COMMON LINK G.H.A. JUYNBOLL Dzurrotul Arifah
Jurnal Living Hadis Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.343 KB) | DOI: 10.14421/livinghadis.2019.1928

Abstract

Para orientalis –termasuk G.H.A. Juynboll- memiliki pandangan berbeda dengan ulama muslim mengenai asal-usul dan otentisitas hadis. Ulama muslim berpendapat bahwa hadis yang terdapat dalam kitab kanonik merupakan otentik dari Nabi, terlebih jika berstatus mutawattir. Sedangkan Juynboll berpendapat bahwa tidak semua hadis dalam kitab kanonik merupakan otentik dari Nabi, dan ke-mutawattir-an sebuah hadis tidak menjamin bahwa hadis tersebut benar-benar berasal dari Nabi. Penelitian ini menguji hadis “Keutamaan Menyampaikan Sabda Nabi” yang dinilai mutawattir dan otentik dari Nabi oleh mayoritas ulama muslim sertamerupakan salah satu sumber legitimasi umat Islam bahwa penyebaran hadis sudah digalakkan sejak masa Nabi. Kegelisahan penulis adalah, apakah hadis ini akan bernilai sama jika diteliti menggunakan teori common link G.H.A. Juynboll atau tidak. Dari hasil penelitian, penulis menemukan common link tertua (the real common link) dari hadis “Keutamaan Menyampaikan Sabda Nabi” yaitu ‘Abd al-Rahman ibn ‘Abd Allah ibn Mas‘ud (w. 79 H), seorang tabi’in senior yang berasal dari Kufah. Dengan demikian, penelitian hadis “Keutamaan Menyampaikan Sabda Nabi” menggunakan teori common link menghasilkan kesimpulan berbeda dengan pendapat ulama muslim dari segi otentisitasnya. Selain itu, penelitian ini juga ditujukan untuk memberi gambaran langkah-langkah aplikasi teori common link G.H.A. Juynboll terhadap sebuah hadis.