Fransisca Rosa Mira Lentari
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Dimensi dari Fathering Self-Efficacy pada Ayah Tunggal yang Mengasuh Anak Usia Dini Christabel Davina Fidelia Montezuma; Fransisca Rosa Mira Lentari
Philanthropy: Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.093 KB) | DOI: 10.26623/philanthropy.v4i1.1731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memeroleh gambaran dimensi dari fathering self-efficacy yang dimiliki oleh ayah tunggal yang mengasuh anak usia dini. Penelitian ini melibatkan dua partisipan yang merupakan ayah tunggal yang berdomisili di daerah DKI Jakarta dan sekitarnya, serta memiliki anak usia dini (tiga-lima tahun). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan pendekatan fenomonologi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara secara langsung kepada kedua partisipan, dengan menggunakan panduan wawancara yang mengacu pada teori fathering self-efficacy yang dikemukakan oleh Sevigny (2013). Hasil penelitian menggambarkan bahwa kedua partisipan memiliki cara yang berbeda dalam menjalankan tugas-tugas pengasuhan dan juga penilaian terhadap kemampuan mengasuh anak yang cenderung beragam. Pada delapan dimensi, kedua partisipan memiliki penilaian yang berbeda terhadap kemampuannya, dan memiliki penilaian yang sama pada satu dimensi yaitu instrumental care and routines. Terdapat beberapa faktor yang berperan terhadap keyakinan tersebut, antara lain dorongan yang diberikan oleh lingkungan sekitar, kondisi emosional atau mental dari ayah tunggal, serta pemaknaan yang dimiliki terhadap perannya sebagai ayah.
Pengasuhan di Masa Early Childhood: Fathering Self Efficacy dan Parenting Stress pada Ayah yang Memiliki Anak Lebih Dari Satu Michelle Dylan; Fransisca Rosa Mira Lentari
Jurnal Ilmu Perilaku Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Perilaku
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jip.5.2.123-137.2021

Abstract

Abstract. Fathers who have more than one child with an early childhood age range will face greater care demands, especially with the condition of the working mother in the family. The level of fathering self-efficacy plays an important role for father’s performance that is displayed, and has an impact on the stress that fathers experienced when undergoing parenting. This study aims to know the correlation between fathering self-efficacy and parenting stress. This study used a quantitative approach. Data were collected from 102 participants with age range 25-49 years old in Jabodetabek using the Fathering Self Efficacy Scale and Parenting Stress Scale The results showed that there was a significant negative relationship between fathering self-efficacy and parenting stress on fathers who had more than one child. This showed that a father does not perceive challenges in parenting as stressors when he has efficacy in parenting Keywords: early childhood, fathers, fathering self-efficacy, parenting stress Abstrak. Ayah yang memiliki anak lebih dari satu dalam rentang usia masa kanak-kanak awal akan menghadapi tuntutan pengasuhan yang lebih besar, terutama dengan adanya kondisi ibu bekerja di dalam keluarga. Tingkat keyakinan diri yang dimiliki oleh ayah dalam menjalani pengasuhan memegang peranan penting bagi performa yang ditampilkan, dan berdampak pada tekanan yang dialami ketika menjalani pengasuhan. Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara fathering self-efficacy dan parenting stress. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang dikumpulkan melibatkan 102 partisipan dengan rentang usia 25-49 tahun di Jabodetabek dengan menggunakan skala Fathering Self Efficacy dan skala Parenting Stress. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara fathering self-efficacy dan parenting stress pada ayah yang memiliki anak lebih dari satu. Hal ini menunjukkan bahwa seorang ayah tidak menilai tantangan dalam pengasuhan sebagai stressor ketika memiliki keyakinan terhadap kemampuannya dalam pengasuhan. Kata kunci: masa kanak-kanak awal, ayah, fathering self-efficacy, parenting stress