Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KOMPARASI METODE SAW DAN MOORA DALAM PEMILIHAN JURUSAN PADA SMAN 108 JAKARTA Alika Putri; Cahyani Budihartanti
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 4 No 2 (2020): JISICOM : Volume 4, Nomor 2, December 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v4i2.318

Abstract

SMA Negeri 108 Jakarta merupakan salah satu sekolah menengah atas yang berada didaerah Jakarta selatan, di SMA Negeri 108 Jakarta biasanya dilakukan Pemilihan jurusan pada semester ganjil oleh siswa kelas X. Di sekolah ini terbagi dua jurusan yaitu jurusan IPA dan IPS. Pelaksanaan pemilihan jurusan bagi mereka diperkenalkan sebagai upaya untuk mengarahkan siswa terhadap bakat dan minat serta kemampuan akademik siswa tersebut. Tujuan pemilihan jurusan ini agar siswa lebih mudah dalam menentukan jurusan sesuai keinginannya. Penentuan pemilihan jurusan memang terbukti sangat sulit bagi siswa atau orang tua siswa pada era sekarang. Metode yang digunakan dalam pengambilan keputusan pemilihan jurusan pada penelitian ini menggunakan metode SAW dan MOORA dengan mengomparasi penerapan dan hasil dari perhitungan kedua metode tersebut sehingga menghasilkan keputusan yang konsisten dan terbaik. Hasil dari perhitungan kedua metode menjadikan Anggini Sarah sebagai nilai terbesar dengan nilai perhitungan SAW yaitu 24,600 dan hasil perhitungan metode MOORA yaitu 10,451 menjadi jurusan yang terpilih yaitu IPA. Kata kunci: Komparasi, SAW, MOORA, Pemilihan Jurusan Abstract - SMAN 108 Jakarta is one of the high schools in the south Jakarta area, in the 108 Jakarta High School, the selection of majors is usually done in odd semester by class X students. The school is divided into two majors namely science and social majors. The selection of majors for them was introduced as an effort to direct students towards their students' talents and interests and academic abilities. The purpose of this department selection is for students to more easily determine the department according to their wishes. Determination of the selection of majors indeed proved very difficult for students or parents of students in the current era. The method used in decision making in the selection of majors in this study uses the SAW and MOORA methods by comparing the implementation and results of the calculation of the two methods so as to produce the best and most consistent decisions. The results of the calculation of the two methods make Anggini Sarah the largest value with the SAW calculation value of 24,600 and the MOORA method calculation result of 10.451 being the chosen major, IPA. Keywords: Comparison, SAW, MOORA, Selection of Departments
KOMPARASI METODE AHP DAN SAW DALAM PEMILIHAN KARYAWAN TERBAIK PADA PT. PESTRAP MITRA SUKSES Nurbayati Nurbayati; Cahyani Budihartanti
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 4 No 2 (2020): JISICOM : Volume 4, Nomor 2, December 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v4i2.319

Abstract

Karyawan memiliki peran yang sangat penting, dalam menentukan keberhasilan dan kesuksesan bagi sebuah perusahaan. Namun Kendala pada PT. Perstrap Mitra Sukses yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak didalam bidang jasa pembasmi hama, masih belum optimal dalam pemilihan karyawan terbaik. Oleh karena itu untuk mempertahankan karyawan yang kompeten perusahaan belum memiliki metode dalam pengambilan keputusan untuk menentukan karyawan terbaik. Untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan kebutuhan, yaitu dengan membuat sistem pengambilan keputusan pemilihan karyawan terbaik dengan menggunakan metode Analytical Hierarcy Process (AHP) merupakan pemilihan penunjang keputusan dalam pembobotan kriteria, bobot dari setiap kriteria bukan ditentukan dari awal tetapi ditentukan menggunakan rumus berdasarkan skala prioritas (tingkat kepentingan) sedangkan metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan metode yang diterapkan dalam penilaian kinerja dimana kriteria yang digunakan dalam penilaian yaitu kualitas kerja, ketrampilan kerja, disiplin kerja, tanggung jawab dan kerjasama. Sistem penunjang keputusan ini merupakan alat bantu yang dapat memberikan solusi dalam membantu menentukan karyawan terbaik secara komputerisasi agar lebih efisen dan efektif. Hasil penelitian membuktikan bahwa aplikasi ini mampu membantu admin dalam penilaian pemilihan proses karyawan terbaik dengan menggunakan metode Analytical Hierarcy Process (AHP) dan metode Simple Additive Weighting (SAW). Kata kunci: Karyawan Terbaik, Sistem Penunjang Keputusan, Analytical Hierarcy Process (AHP), Simple Additive Weighting (SAW)
KOMPARASI METODE AHP DAN MOORA DALAM PEMILIHAN JURUSAN PADA SMK TRI DHARMA 2 BOGOR Sakinah Novianti Kartika Linggadewi; Cahyani Budihartanti
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 4 No 2 (2020): JISICOM : Volume 4, Nomor 2, December 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v4i2.320

Abstract

Setiap tahun dilaksanakan penerimaan peserta didik baru dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Sesuai kurikulum yang berlaku di seluruh Indonesia, siswa kelas X SMK akan mengalami pemilihan jurusan (Penjurusan). Penjurusan ini diselenggarakan agar dapat menyesuaikan kemampuan siswa terhadap bidang yang dipilihnya. Dengan itu diharapkan kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan lancar tanpa mengalami kesulitan dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Sebaliknya, jika siswa kurang tepat dalam memilih jurusan akibatnya akan berkurangnya minat belajar dan menurunnya kualitas prestasi akademik siswa tersebut. Pada kenyataannya, ada beberapa siswa yang memilih jurusan tanpa mempertimbangkan minat dan bakatnya, terkadang siswa dipengaruhi oleh pendapat orangtua, teman atau figur-figur yang diidolakan. Tujuan dari penjurusan ini adalah untuk mengetahui faktor apa diantara minat, bakat, saran orangtua dan peluang karir yang dipilih oleh siswa dalam memilih jurusan pada SMK Tri Dharma 2 Bogor. Dengan menggunakan metode AHP dan MOORA sebagai model untuk uji komparasi hiearki. Metode ini digunakan karena dapat membantu dalam pengambilan keputusan dengan memperhatikan kriteria yang ada serta informasi yang diberikan bersifat kualitatif. Adapun hasil dari penelitian ini di dapat bahwa metode AHP dan MOORA dapat diterapkan dalam pengambilan keputusan pemilihan jurusan. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, AHP, MOORA, Penjurusan. Abstract: Every year new student admissions are carried out from junior high school to vocational high school. In accordance with the applicable curriculum throughout Indonesia, x grade vocational students will experience a selection of majors. This course is organized so that students can adjust their abilities to the chosen field. Hoped that learning activities can run smoothly without experiencing difficulties and can improve student learning achievement. Conversely, if students do not choose the right majors the result will be reduced interest in learning and decreased quality of academic achievement of these students. In fact, there are some students who choose majors without considering their interests, talents and career opportunities, sometimes students are influenced by the opinions of parents, friends or figures who are idolized. The purpose of this department is to find out what factors are among the interests, talents, parental advice and career opportunities chosen by students in choosing majors at SMK Tri Dharma 2 Bogor. By using the AHP and MOORA methods as a model for the comparison test hierarchy. This method is used because it can help in making decisions by considering existing criteria and the information provided is qualitative. The results of this study can be found that the AHP and MOORA methods can be applied in decision making in the selection of majors. Keywords: Decision Support System, AHP, MOORA, Majors.
PENERAPAN METODE MOORA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMILIHAN VENDOR BUKU TAHUNAN SEKOLAH SMA NEGERI 1 CISARUA Wahid Sri Hardiyanto; Cahyani Budihartanti
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 4 No 2 (2020): JISICOM : Volume 4, Nomor 2, December 2020
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v4i2.321

Abstract

Buku tahunan sekolah atau yang dapat disebut juga year book merupakan salah satu media cetak yang dapat digunakan untuk mengabadikan momen dan kenangan saat masa-masa sekolah, yang berisi dokumentasi foto siswa siswi kelas 12, profile sekolah, data sekolah, kegiatan-kegiatan kesiswaan dan sebagainya yang juga dapat dijadikan sebagai media promosi dari sekolah tersebut. Untuk meminimalisir masalah tersebut, penulis bermaksud menerapkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA) adalah multiobjektif sistem mengoptimalkan dua atau lebih attribut yang saling bertentangan secara bersamaan. menerapkan metode Multi-Objective Optimization On The Basis Of Ratio Analysis (MOORA). Hasil akhir perangkingan dari proses perhitungan dengan menggunakan metode MOORA dalam pengambilan keputusan didapat alternatif 3 (A3), memperoleh nilai terbesar yaitu 0.455 dan menjadi vendor yang terpilih yaitu vendor Paramata Std. Sedangkan pada urutan ke dua alternatif 1 (A1), yaitu vendor Abank Ireng dengan nilai 0.347, urutan ketiga alternatif 5 (A5), yaitu vendor Rainbow dengan nilai 0.234, urutan keempat alternatif 2 (A2), yaitu vendor Creativision dengan nilai 0.201 dan urutan kelima dengan nilai terkecil ada pada alternatif 4 (A4), yaitu vendor Creative Story dengan nilai 0.145. Kata kunci: Pemilihan Vendor, Buku Tahunan Sekolah, Metode MOORA, Sistem Pendukung Keputusan
KOMPARASI METODE SAW DAN MOORA PADA SMA N 15 JAKARTA DALAM PEMILIHAN SISWA BERPRESTASI Cahyani Budihartanti
PROSISKO: Jurnal Pengembangan Riset dan Observasi Sistem Komputer Vol. 7 No. 2 (2020)
Publisher : Pogram Studi Sistem Komputer Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.817 KB) | DOI: 10.30656/prosisko.v7i2.2474

Abstract

Dalam pemilihan siswa berprestasi pada SMA N 15 Jakarta masih banyak menemui banyak kendala dan permasalahan, dikarenakan tidak adanya standar dalam pemilihan siswa berprestasi. Kesalahan dalam pemilihan siswa berprestasi juga bisa terjadi karena faktor manusia, yaitu ketidak telitian tim penilaian dalam melakukan seleksi pemilihan siswa berprestasi. Hasil penilaian terkadang juga berdasarkan subyektifitas sehingga menghasilkan keputusan yang tidak tepat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membantu dalam pengambilan keputusan dalam pemilihan siswa berprestasi. Dimana dalam penelitian ini menerapkan metode SAW dan MOORA, hasil dari kedua metode tersebut dapat dijadikan perbandingan dalam pengambilan keputusan.Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata akhir semester, nilai ekstrakurikuler, karya tulis ilmiah, kepribadian dan kemampuan intelegensi. Dengan menerapkan metode SAW dan MOORA dapat diketahui bahwa kedua metode tersebut cukup akurat karena hasil akhir dari perhitungan didapat siswa bernama M. Iqbal yang memperoleh nilai tertinggi, dan tidak terdapat perbedaan antara kedua metode tersebut