Sabar Sukarno
STAB Negeri Sriwijaya Tangerang Banten

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM DOKUMENTASI ELEKTRONIK SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT Syahrizal Dwi Putra; Sabar Sukarno; Diah Aryani
Journal of Information System, Informatics and Computing Vol 5 No 1 (2021): JISICOM : Volume 5, Nomor 1, Juni 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jisicom.v5i1.467

Abstract

Tujuan dari Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPMI) adalah menjamin pemenuhan Standar Pendidikan Tinggi secara sistemik dan berkelanjutan, sehingga budaya mutu akan terus bertumbuh dan berkembang. Untuk memantau aktifitas jaminan mutu perguruan tinggi secara cepat dan tepat, maka harus memiliki sistem dokumentasi elektronik. Electronic Document Management System (EDMS) merupakan framework sistem manajemen dokumen yang semakin spesifik untuk mengatur dan menyimpan dokumen atau laporan terkomputerisasi. Sistem dokumentasi elektronik ini dirancang dengan menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Rapid Aplication Development (RAD). Hasilnya terbentuk model EDMS untuk SPMI, sistem manajemen pengguna dan rancangan sistem berupa fitur-fitur yang akan diterapkan pada sistem dokumentasi elektronik SPMI.
RESPON MAHASISWA BUDDHIS TERHADAP SITUASI INTOLERANSIANTARUMAT BERAGAMA DI INDONESIA Sabar Sukarno
Vijjacariya: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Buddhis Vol 6, No 1 (2019): June 2019
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah respon mahasiswa Buddhis terhadap situasi intoleransi antarumat beragama di Indonesia. Umat Buddha di Indonesia beberapa tahun terakhir kedamaiannya terusik oleh adanya berbagai ketegangan. Umat Buddha sudah berada pada kondisi mengkhawatirkan karena terlibat dalam situasi intoleransi antarumat beragama. Mahasiswa diharapkan mempunyai kontribusi yang lebih besar dalam mengatasi masalah intoleransi antarumat beragama ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon mahasiswa Buddhis terhadap situasi intoleransi antarumat beragama di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa beragama Buddha di empat Sekolah Tinggi Agama Buddha. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan pemeriksaan kredibilitas yaitu melakukan pengamatan terus-menerus, triangulasi, dan membicarakan dengan rekan sejawat. Analisis data kualitatif menggunakan model Miles Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (a) mahasiswa Buddhis memahami adanya situasi intoleransi, sebab, dan dampaknya, (b) mahasiswa Buddhis bersikap menolak terhadap situasi intoleransi, (c) mahasiswa Buddhis mempunyai harapan terhadap berbagai pihak internal agama Buddha dalam mengatasi situasi intoleransi, (d) mahasiswa Buddhis mempunyai harapan terhadap berbagai pihak eksternal agama Buddha untuk mengatasi situasi intoleransi, dan (e) mahasiswa Buddhis telah berupaya dan memberikan kontribusi dalam menghadapi dan mengatasi situasi intoleransi antarumat beragama di Indonesia.
Potensi Pendayagunaan Perantau Buddhis untuk Pembinaan Umat Buddha di Desa Purwodadi Kabupaten Kebumen Sabar Sukarno
Jurnal Pelita Dharma Vol. 5 No. 1 Edisi Desember 2018
Publisher : STABN Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Villager migrate to cities with the aim of improving themselves in economics and education. Like other communities, many Buddhists in Purwodadi village also migrated. At present, many Buddhist migrants have been able to improve their quality of life by having good livelihoods and successfully taking higher education, spread at several regions in Indonesia. This is a great potential for the development of Buddhists in Purwodadi village.This article aims to describe the potential of Buddhist migrants from Purwodadi village, their contribution to the development of Buddhists in their hometown, and the program for involving Buddhist migrants in future. The data for this article is obtained by observation, interview, and documentation techniques. Interviews were conducted with religious leaders and Buddhists in Purwodadi village.When it was successful, migrants want to contribute to Buddhist development in their hometown. It was found that Buddhist migrants have supported the development of Buddhism, by providing material and non-material assistance. Buddhists in Purwodadi have been benefited from migrants. However, the involvement of migrants is considered not yet optimal, so more efforts are needed to manage Buddhist migrants. Buddhists in Purwodadi village along with Buddhist migrants have developed programs to increase the involvement of Buddhist migrants.Penduduk desa merantau ke kota dengan tujuan meningkatkan diri dalam bidang ekonomi dan pendidikan. Seperti halnya masyarakat lain, banyak umat Buddha di desa Purwodadi juga merantau. Saat ini, banyak perantau Buddhis yang sudah mampu meningkatkan kualitas hidup mereka dengan memiliki mata pencaharian yang baik dan berhasil menempuh pendidikantinggi, tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Ini adalah potensi besar bagi pembangunan umat Buddha di desa Purwodadi.Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan potensi perantau Buddhis dari desa Purwodadi, kontribusinya bagi pembangunan umat Buddha di daerah asal, dan program untuk meningkatkan keterlibatan perantau Buddhis di masa depan. Data untuk artikel ini diperoleh dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan para pembina dan umat Buddha di desa Purwodadi.Ketika berhasil, para perantau ingin berkontribusi bagi pembangunan umat Buddha di kampung halaman. Ditemukan bahwa para perantau Buddhis telah mendukung pembangunan umat Buddha, dengan memberikan bantuan materi dan non- materi. Umat Buddha di Purwodadi telah mendapatkan manfaaat dari para perantau. Namun, keterlibatan perantau dianggap belum optimal, sehingga dibutuhkan lebih banyak upaya  untuk mengelola perantau Buddhis. Umat Buddha di desa Purwodadi bersama dengan perantau Buddhis telah mengembangkan program untuk meningkatkan keterlibatan perantau Buddhis.