Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH KINESIO TAPING TERHADAP PENINGKATAN FLEKSIBILITAS PADA ORANG LANJUT USIA (LANSIA) Eko Prabowo
Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Fisioterapi dan Rehabilitasi
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.963 KB) | DOI: 10.33660/jfrwhs.v4i1.96

Abstract

Pendahuluan : Peningkatan jumlah lansia merupakan salah satu indikator keberhasilan pencapaian pembangunan secara global dan nasional. Peningkatana jumlah lansia menyebabakan peningkatan beban pada usia produktif (15 -59 tahun). Pada tahun 2012, di jakarta jumlah lansia sekitar 5,24% dari jumlah penduduk Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkajiPengaruh Kinesio Taping terhadap Peningkatan Fleksibilitas Orang Lansia Metode :Penelitian ini adalah penelitian Penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimental dengan pengukuran dilakukan pada saat sebelum dan sesudah perlakuan dengan rancangan pre test and post test tanpa control groupyang dirancang untuk mengetahui pengaruhKinesio Taping dapat meningkatkan fleksibilitas pada orang lanjut usia.Penelitian dilakukan di PSTW Budi Mulia 3 Jakarta. Sampel yang digunakan yang sesuai kriteria inklusi dan eksklusi Hasil :Sampel yang diperoleh berjumlah 23 orang. Dilakukan uji analisis univariat dan bivariat. Data berdistribusi normal. Hasil uji pada kelompok perlakuan dengan nilai p = 0,000 berarti p<0,005 maka terjadi pengaruh Kinesio Taping terhadap peningkatan fleksibilitas lansia Kesimpulan : Penelitian ini disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Kinesio Taping terhadap peningkatan fleksibilitas lansia.
Hubungan Lama Bed Rest terhadap Fungsi Kognitif Pada Pasien Lanjut Usia Eko Prabowo; Agustiyawan Agustiyawan
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol. 3 No. 1 (2020): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.864 KB) | DOI: 10.36341/jif.v3i1.1085

Abstract

Pendahuluan : Berdasarkan data proyeksi penduduk, diperkirakan tahun (2017) terdapat 23,66 juta jiwa penduduk lansia di Indonesia (9,03%). Suatu negara dikatakan berstruktur tua jika mempunyai populasi lansia di atas tujuh persen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan bed rest terhadap fungsi kognitif lansia Metode : Penelitian ini adalah penelitian menggunakan metode penelitian cross sectional yang dirancangan untunk mengetahui hubungan bed rest terhadap fungsi kognitif pada lanjut usia. Penelitian ini dilakukakn di PSTW Budi Mulia 4 Jakarta . Sampel yang digunakan sesuai kriteria inklusi dan ekslusi Hasil : sampel yang diperoleh berjumlah 18 orang. Dilakukan uji analisis univariat dan bivariat. Data berdistribusi tidak normal. Hasil uji spearmen dengan nilai p = 0,000 berarti p<0,005 maka ada hubungan bed rest terhadap fungsi kogniti lansia Kesimpulan : Penelitian ini disimpulkan bahwa ada hubungan Bed Rest terhadap fungsi kognitif lansia.
HUBUNGAN KEKUATAN CORE STABILITY DENGAN FLEKSIBILITAS LOWER LIMB PADA LANSIA DI PANTI WERDHA BUDI MULIA 3 JAKARTA Eko Prabowo; Putri Laila Syahlaa
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Vol. 6 No. 01 (2023): Februari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.641 KB) | DOI: 10.36341/jif.v6i01.2860

Abstract

Old age is often associated with an age that is no longer productive, it is even said to be a burden for those of productive age. These changes will affect balance, flexibility and strength in posture. Core stability is an important aspect ofposture. Flexibility can be defined as the ability to move freely and comfortably within the maximum expected range of motion. The purpose of this study was to determine the relationship between core stability strength and lower limb flexibility in the elderly. This study uses a descriptive correlation research with a cross sectional model. The measuringinstrument used in this study is flexibility using the Chair Sit and Reach Test and for core stability using the Sit Up Test, and a large sample of 31 elderly people in the Budi Mulia nursing home. The data analysis used is univariate and bivariate analysis. The results of research that has been carried out using the Spearman Rho correlation test method can be concluded that there is no relationship between core stability strength and lower limb flexibility in the elderly. The conclusion is suggested with a larger sample size and a more precise research screening, to be able to find the characteristics of a wider range of respondents which is expected to be wider.