Falikhatun Falikhatun
Universitas Sebelas Maret

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi Multiparadigma

REALITAS PENGAWASAN DI TUBUH PEMERINTAHAN DESA TERHADAP KORUPSI Helmi Nur Anisah; Falikhatun Falikhatun
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (April 2021 - Agustus 2021)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.1.09

Abstract

Abstrak - Realitas Pengawasan di Tubuh Pemerintahan Desa terhadap KorupsiTujuan Utama - Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengawasan realisasi anggaran desa menghadapi korupsi.Metode – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Beberapa pihak yang terkait dalam proses realiasai anggaran desa menjadi informan dalam penelitian ini.Temuan Utama – Penelitian ini menemukan bahwa secara menyeluruh pengawasan yang terjadi di tingkat desa sudah berjalan dengan baik dan pengendalian korupsi bisa berjalan. Hanya saja masih terdapat kelemahan yang berkaitan dengan pengawasan yaitu sumber daya manusia yang kurang mampu. Selain itu, korupsi pemerintah desa dalam realisasi penganggaran desa memang ada walaupun tidak banyakImplikasi Teori dan Kebijakan – Pelatihan peningkatan kapasitas perlu dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam mengkawal keuangan desa. Pada sisi lainnya, sosialisasi kepada masyarakat mengenai seluruh rencana dan realisasi program desa diperlukan supaya pengawasan berjalan secara maksimal.Kebaruan Penelitian - Penelitian ini mengevaluasi pengawasan desa yang sudah berjalan dalam menghadapi korupsi. Abstract - The Reality of Supervision in the Village Government against CorruptionMain Purpose - This study aims to determine the supervision of realizing the village budget against corruption.Method - This study uses a qualitative descriptive method. Several parties involved in the village budget realization process become the informants.Main Findings - This study finds that overall supervision at the village level was running well and corruption control was working. It is just that there are still weaknesses related to supervision, namely inadequate human resources. In addition, village government corruption in the village budget realization does exist, although not much.Theory and Practical Implications - Capacity building training needs to be carried out to increase the capacity of village officials in guarding village finances. On the other hand, socialization to the community regarding all plans and realization of village programs is needed so that supervision runs optimally.Novelty - This study evaluates existing village surveillance in the face of corruption.
LOCAL WISDOM AS THE SOUL OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DISCLOSURE Kamalah Saadah; Falikhatun Falikhatun
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 12, No 3 (2021): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2021 - April 2022)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2021.12.3.33

Abstract

Abstrak = Kearifan Lokal sebagai Jiwa Pengungkapan Corporate Social ResponsibilityTujuan Utama - Tulisan ini bertujuan untuk menginterpretasikan praktik dan pengungkapan CSR terkait dengan budaya kearifan lokal.Metode - Tulisan ini menggunakan metode studi kasus. Penulis melakukan wawancara dan penelusuran mendalam terhadap bentuk CSR pada sebuah perusahaan.Temuan Utama - Internalisasi budaya dapat menjadi pijakan dalam banyak kegiatan. Internalisasi ini dikhususkan dalam pelaksanaan kegiatan dan pengungkapan CSR. Hal ini dapat diasumsikan sebagai bentuk corporate ibadah.Implikasi Teori dan Praktis - Budaya petatah-petitih Sunan Gunung Jati dilakukan sebagai wujud pelaksanaan praktik dan pengungkapan CSR. Hal ini digunakan untuk menjaga hubungan baik antara entitas dan pemangku kepentingan.Kebaruan - Tulisan ini mengisi gap mengenai praktik dan pengungkapan CSR terkait kearifan lokal yang dimiliki suatu daerah. Abstract - Local Wisdom as the Soul of Corporate Social Responsibility DisclosureMain Purpose – This paper aims to interpret the CSR practice and disclosure associated with the local wisdom.Method - This paper uses a case study method. The author conducts interviews and in-depth searches on CSR in a company.Main Findings – Internalization culture can be a foothold in many activities. This internalization is focused on the implementation of CSR activities and disclosures. It can be assumed as a form of corporate ibadah.Theory and Practical Implications – The culture of oral lore of Sunan Gunung Jati is carried out as a form of CSR practices and disclosures. It is used to maintain good relations between entities and stakeholders.Novelty - This paper fills the gaps related to CSR practices and disclosures associated with local wisdom owned by an area.