Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 1 Lumbi-Lumbia melalui metode latihan terbimbing. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus dengan subyek penelitian berjumlah 20 siswa. Rancangan penelitian mengikuti tahap penelitian yang mengacu pada modifikasi diagram Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu 1) Perencanaan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi guru dan siswa, serta tes untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan membaca, dari siklus I ke siklus II. Peningkatan tersebut dibuktikan dengan hasil analisis penilaian kemampuan membaca pemahaman siswa yang diperoleh pada siklus I, yakni siswa yang tuntas 10 dari 20 siswa atau persentase ketuntasan klasikal sebesar 50% dan rata-rata yang diperoleh adalah 73, serta aktivitas siswa dalam kategori cukup. Pada siklus II siswa yang tuntas 18 dari 20 siswa atau ketuntasan klasikal 90% dan rata-rata yang diperoleh 92, serta aktivitas siswa berada dalam kategori baik. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa metode latihan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 1 Lumbi-Lumbia. Kata kunci:Â Kemampuan Membaca Pemahaman; Latihan Terbimbing