Nur Fitriani Zainal
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran, Assessment dan Evaluasi dalam Pembelajaran Matematika Nur Fitriani Zainal
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.961 KB) | DOI: 10.31537/laplace.v3i1.310

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu komponen penting dan tahap yang harus ditempuh oleh guru untuk mengetahui keefektifan pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari evaluasi dapat dijadikan pertimbangan bagi guru dalam memperbaiki dan menyempurnakan program dan kegiatan pembelajaran. Istilah-istilah yang digunakan dalam sistem evaluasi, yaitu pengukuran, penilaian, dan evaluasi. Penelitian ini merupakan library research yang mengkaji referensi tentang pengukuran, assessment, dan evaluasi dalam pembelajaran matematika. Dalam kegiatan pembelajaran, evaluasi didahului oleh penilaian (assessment), sedangkan penilaian didahului oleh pengukuran. Dalam pengukuran, dilakukan kegiatan membandingkan hasil pengamatan dengan kriteria. Kemudian, hasil pengukuran ditafsirkan dan dideskripsikan dalam proses penilaian. Selanjutnya, evaluasi, yaitu menetapkan nilai atau implikasi perilaku. Jenis instrumen yang digunakan pada penilaian adalah tes dan non-tes. Langkah dalam menganalisis hasil non-tes, yaitu: a) mentransfer data kualitatif hasil angket menjadi data kuantitatif dan b) membandingkan total skor (rerata skor) tiap siswa dengan total skor netral (rerata skor netral). Di sisi lain, langkah yang digunakan untuk menganalisis hasil tes, yaitu: a) menskor dan b) penafsiran skor tes.
Problem Based Learning pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah Nur Fitriani Zainal
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2650

Abstract

Pemerintah menerapkan pembelajaran yang berorientasi higher-order thinking skill (HOTS) pada mata pelajaran matematika, literasi dan IPA dalam mendukung ketercapaian keterampilan abad 21. Upaya yang dapat dilakukan guru dalam mendukung ketercapaian pembelajaran berorientasi HOTS, yaitu dengan merancang dan mengimplementasikan pembelajaran yang mampu membentuk rasa ingin tahu, perilaku saintifik dan sosial peserta didik. Salah satu rujukan model pembelajaran berorientasi HOTS berdasar Permendikbud No. 22 Tahun 2016 adalah Problem Based Learning (Model Pembelajaran Berbasis Masalah). Penelitian ini merupakan penelitian pustaka yang mendeskripsikan tentang: definisi, sifat dan karakteristik, sintaks/langkah-langkah pembelajaran, teknik penilaian, kelebihan & kekurangan model pembelajaran dan rancangan pelaksanaan Problem Based Learning khususnya pada materi pelajaran Matematika SD/MI. Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang direkomendasikan dalam pembelajaran Matematika di tingkat SD/MI karena dapat mendukung peningkatan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik melalui penyelidikan dan pemecahan masalah yang berimplikasi pada perkembangan konstruksi pengetahuan peserta didik.