Panca Oktavia Abristiana
IKIP PGRI Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengenalan Angka Menggunakan Permainan Puzzle dan Pengaruhnya Terhadap Perkembangan Emosi dan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini di Play Group Se-Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Panca Oktavia Abristiana; Anik Kristanti; Afifiy Aisyatul W.
Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.415 KB) | DOI: 10.31537/laplace.v3i1.314

Abstract

Permainan puzzle merupakan media sederhana yang dimainkan dengan cara bongkar pasang. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari permainan puzzle adalah perkembangan emosi dan kemampuan motorik halus terhadap anak usia dini. Perkembangan emosi dan kemampuan motorik halus anak usia dini merupakan faktor penting untuk menunjang rasa percaya diri anak baik untuk lingkungan sekolah maupun rumah. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa dari 64 Play Group yang ada di Kecamatan Sumbersari menunjukkan bahwa kurang maksimalnya penggunaan media puzzle baik untuk kegiatan di sekolah maupun dirumah. Untuk meningkatkan perkembangan emosi dan kemampuan motorik halus anak usia dini perlu dioptimalkan dalam permainan puzzle. Rumusan masalah dalam penelitian ini meliputi: “Adakah pengaruh permainan puzzle secara bersama-sama terhadap perkembangan emosi dan kemampuan motoric halus anak usia dini di Play Group Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Tahun Ajaran 2018-2019?. Subjek penelitian ini adalah 72 siswa dari 64 sekolah di Play Group Kecamatan Sumbersari, dengan menggunakan observasi, angket, dokumentasi dan wawancara sebagai teknik pengumpulan datanya. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan terhadap perkembangan emosi dan kemampuan motoric halus anak usia dini dengan menerapkan permainan puzzle. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diberikan kepada peneliti bagi kepala sekolah, pembimbing maupun orang tua agar dapat menerapkan permainan puzzle baik untuk meningkatkan perkembangan emosi dan kemampuan motorik halus anak.