Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Proposed Repair to Minimize the Difference of Delivery Items Using Fishbone and 5W + 1H Somadi Somadi; Akhdan Ijlal Muzakki
Jurnal Logistik Indonesia Vol 5, No 2: Oktober 2021
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen Stiami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/logistik.v5i2.1889

Abstract

Bekasi post office 17000 is an UPT PT Pos Indonesia located in the Regional 4 working area of West Java. Based on data obtained from irregularity website PT Pos Indonesia in September-November 2019, various problems occurred in indoor process of Bekasi Post Office. The biggest problem is that the difference between the barangs shipped with 56 occurrences. The search process must be carried out to find these missing barangs, so that further investigation is needed which causes the delivery duration exceed the standard delivery time (SWP). This study aims to determine the factors that cause the difference between the manifest and the physical delivery of the consignment and provide suggestions for improvement. The research method used fishbone analysis techniques and 5W + 1H. Based on the results of the research, the difference in consignment barangs is less due to the barang being not scanned, x-ray failure, wrong bagging, and error scanning device. Proposals for improvements to minimize the difference in barangs being shipped are conducting briefings and socializing work SOPs to officers, imposing rewards and punishments for enforcing SOPs, checking empty bags, and coordinating with the facilities section so damaged scanner can be repaired.
PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA PENYADAPAN POHON AREN DI DESA WANGUNSARI: PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA PENYADAPAN POHON AREN DI DESA WANGUNSARI Somadi somadi
Competitive Vol. 13 No. 1 (2018): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v13i1.343

Abstract

Gula tebu menjadi isu sentral nasional saat ini. Hal ini disebabkan karena tingginya permintaan, namun penawaran terbatas. Gula aren yang merupakan hasil penyadapan dari pohon aren menjadi alternatif untuk memenuhi tingginya permintaan gula tebu. Desa Wangunsari merupakan daerah penghasil gula aren, namun penyadap memiliki berbagai permasalahan dalam pengembangan usaha sehingga berimplikasi terhadap rendahnya tingkat kesejahteraan penyadap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor yang menghambat dalam pengembangan usaha, dan merumuskan strategi pengembangan usaha penyadapan pohon aren di Desa Wangunsari. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan metode penarikan sampel menggunakan judgement sampling dan teknik analisis data menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis bahwa faktor-faktor yang menghambat usaha penyadapan pohon aren di Desa Wangunsari yakni kemasan, produksi, standarisasi produk, manajemen usaha, pendidikan penyadap, tempat produksi, teknologi pengolahan, saluran penjualan, bahan bakar, modal, bencana alam, infrastruktur, angkutan umum, aksebilitas menuju pasar, persaingan usaha, pendatang baru, daya tawar pembeli dan pemasok serta produk subtitusi. Sedangkan strategi pengembangan usaha meliputi perbaikan kualitas, kemasan, standarisasi dan pengembangan produk, tempat produksi, saluran penjualan, manajemen usaha, tekonologi pengolahan, optimalisasi bahan baku, perluasan pangsa pasar, peningkatan promosi, penambahan asset, efisiensi produksi, kerjasama dengan mitra, peninjauan harga jual, dan pembenahan sumberdaya perusahaan. Sugar cane becomes the current national central issue. This is caused by high demand but the supply is limited. Palm sugar that is the result of tapping of palm trees into an alternative to meet the high demand for sugar cane. Wangunsari village is a sugar palm producing area, but tappers have various problems in business development so that it implies the low level of welfare tappers. This study aims to analyze and determine the factors that hinder business development, and formulate strategies for the development of palm tree tapping business in Wangunsari Village. Data collection techniques in this study using observation techniques and interviews with sampling methods using judgment sampling and data analysis techniques using SWOT analysis. Based on the analysis, the factors that hinder the palm tree tapping business in Wangunsari Village are packaging, production, product standardization, business management, education of tappers, production site, processing technology, sales channel, fuel, capital, natural disaster, infrastructure, general, accessibility to markets, business competition, new entrants, bargaining power of buyers and suppliers and substitution products. While the business development strategy includes quality improvement, packaging, standardization and product development, production place, sales channel, business management, processing technology, raw material optimization, market share expansion, promotion promotion, asset addition, production efficiency, cooperation with partners, selling, and improving the company's resources
Cost-Benefit Analysis Pembangunan Pelabuhan Patimban Terhadap Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Subang Somadi Somadi
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : Politeknik Pos Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i2.607

Abstract

Pelabuhan merupakan salah satu prasarana transportasi yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri, perdagangan dan jasa serta memberikan kontribusi bagi perekonomian. Selama ini aktivitas pelabuhan di Indonesia masih didominasi di Pelabuhan Tanjung Priuk, sehingga lalu lintas di Pelabuhan Tanjung Priuk sering mengalami kepadatan dan arus lalu lintas kendaraan selalu mengalami kemacetan sehingga membuat biaya logistik menjadi tinggi. Untuk itu diperlukan pembangunan Pelabuhan Patimban. Namun dalam pembangunan Pelabuhan Patimban terdapat pro dan kontra khususnya dari masyarakat pesisir, karena akan memberikan dampak positif dan negatif bagi perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian yaitu ingin mengetahui kelayakan pembangunan Pelabuhan Patimban dari segi ekonomi bagi masyarakat pesisir. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cost-benefit analysis. Berdasarkan hasil analisis jika dampak pembangunan Pelabuhan Patimban hanya berfokus pada masyarakat pesisir dan hanya bekerja menjadi TKBM, maka pembangunan tidak layak untuk dilaksanakan karena keuntungan yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan dengan kerugian yang ditimbulkan adanya pembangunan Pelabuhan Patimban. Sedangkan kerugian adanya pembangunan Pelabuhan Patimban yaitu hilangnya penghasilan masyarakat akibat adanya penggunaan lahan darat dan reklamasi. Namun secara menyeluruh bahwa pembangunan Pelabuhan Patimban memberikan dampak besar bagi perkembangan ekonomi baik masyarakat pesisir, dan perekonomian daerah, daerah tetangga dan Indonesia
PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA PENYADAPAN POHON AREN DI DESA WANGUNSARI: PENERAPAN ANALISIS SWOT DALAM UPAYA PENGEMBANGAN USAHA PENYADAPAN POHON AREN DI DESA WANGUNSARI Somadi somadi
Competitive Vol. 13 No. 1 (2018): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v13i1.343

Abstract

Gula tebu menjadi isu sentral nasional saat ini. Hal ini disebabkan karena tingginya permintaan, namun penawaran terbatas. Gula aren yang merupakan hasil penyadapan dari pohon aren menjadi alternatif untuk memenuhi tingginya permintaan gula tebu. Desa Wangunsari merupakan daerah penghasil gula aren, namun penyadap memiliki berbagai permasalahan dalam pengembangan usaha sehingga berimplikasi terhadap rendahnya tingkat kesejahteraan penyadap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui faktor-faktor yang menghambat dalam pengembangan usaha, dan merumuskan strategi pengembangan usaha penyadapan pohon aren di Desa Wangunsari. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara dengan metode penarikan sampel menggunakan judgement sampling dan teknik analisis data menggunakan analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis bahwa faktor-faktor yang menghambat usaha penyadapan pohon aren di Desa Wangunsari yakni kemasan, produksi, standarisasi produk, manajemen usaha, pendidikan penyadap, tempat produksi, teknologi pengolahan, saluran penjualan, bahan bakar, modal, bencana alam, infrastruktur, angkutan umum, aksebilitas menuju pasar, persaingan usaha, pendatang baru, daya tawar pembeli dan pemasok serta produk subtitusi. Sedangkan strategi pengembangan usaha meliputi perbaikan kualitas, kemasan, standarisasi dan pengembangan produk, tempat produksi, saluran penjualan, manajemen usaha, tekonologi pengolahan, optimalisasi bahan baku, perluasan pangsa pasar, peningkatan promosi, penambahan asset, efisiensi produksi, kerjasama dengan mitra, peninjauan harga jual, dan pembenahan sumberdaya perusahaan. Sugar cane becomes the current national central issue. This is caused by high demand but the supply is limited. Palm sugar that is the result of tapping of palm trees into an alternative to meet the high demand for sugar cane. Wangunsari village is a sugar palm producing area, but tappers have various problems in business development so that it implies the low level of welfare tappers. This study aims to analyze and determine the factors that hinder business development, and formulate strategies for the development of palm tree tapping business in Wangunsari Village. Data collection techniques in this study using observation techniques and interviews with sampling methods using judgment sampling and data analysis techniques using SWOT analysis. Based on the analysis, the factors that hinder the palm tree tapping business in Wangunsari Village are packaging, production, product standardization, business management, education of tappers, production site, processing technology, sales channel, fuel, capital, natural disaster, infrastructure, general, accessibility to markets, business competition, new entrants, bargaining power of buyers and suppliers and substitution products. While the business development strategy includes quality improvement, packaging, standardization and product development, production place, sales channel, business management, processing technology, raw material optimization, market share expansion, promotion promotion, asset addition, production efficiency, cooperation with partners, selling, and improving the company's resources
Cost-Benefit Analysis Pembangunan Pelabuhan Patimban Terhadap Masyarakat Pesisir Di Kabupaten Subang Somadi Somadi
Competitive Vol. 14 No. 2 (2019): Jurnal Competitive
Publisher : PPM Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36618/competitive.v14i2.607

Abstract

Pelabuhan merupakan salah satu prasarana transportasi yang memiliki peran penting dalam perkembangan industri, perdagangan dan jasa serta memberikan kontribusi bagi perekonomian. Selama ini aktivitas pelabuhan di Indonesia masih didominasi di Pelabuhan Tanjung Priuk, sehingga lalu lintas di Pelabuhan Tanjung Priuk sering mengalami kepadatan dan arus lalu lintas kendaraan selalu mengalami kemacetan sehingga membuat biaya logistik menjadi tinggi. Untuk itu diperlukan pembangunan Pelabuhan Patimban. Namun dalam pembangunan Pelabuhan Patimban terdapat pro dan kontra khususnya dari masyarakat pesisir, karena akan memberikan dampak positif dan negatif bagi perekonomian masyarakat. Tujuan penelitian yaitu ingin mengetahui kelayakan pembangunan Pelabuhan Patimban dari segi ekonomi bagi masyarakat pesisir. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan cost-benefit analysis. Berdasarkan hasil analisis jika dampak pembangunan Pelabuhan Patimban hanya berfokus pada masyarakat pesisir dan hanya bekerja menjadi TKBM, maka pembangunan tidak layak untuk dilaksanakan karena keuntungan yang dihasilkan lebih kecil dibandingkan dengan kerugian yang ditimbulkan adanya pembangunan Pelabuhan Patimban. Sedangkan kerugian adanya pembangunan Pelabuhan Patimban yaitu hilangnya penghasilan masyarakat akibat adanya penggunaan lahan darat dan reklamasi. Namun secara menyeluruh bahwa pembangunan Pelabuhan Patimban memberikan dampak besar bagi perkembangan ekonomi baik masyarakat pesisir, dan perekonomian daerah, daerah tetangga dan Indonesia
OPTIMALISASI KINERJA KARYAWAN MENGGUNAKAN ANALISIS PENUGASAN Rizal Umar Nugroho; Rikjan Rohmatul Malik; Rofi Muhammad Ardiansyah; Somadi Somadi
JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 4 No. 2 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jiem.v4i2.8868

Abstract

Optimizing employee allocation is a crucial element in increasing the productivity of the manufacturing industry, especially in the garment production process. In an effort to compile optimal assignments at CV.Russ&Co Bandung, the Hungarian method is used. The Hungarian method is a method for determining resource allocation to a particular task one by one. Assignment of 4 employees to 4 work stations (cutting, screen printing, sewing, packing) at CV. Russ&Co Bandung demonstrated significant inefficiencies with a total initial production time of 1,970 minutes. The research approach used is a descriptive quantitative approach with data collection through observation and interviews regarding performance data and employee assignments in several CV operational divisions. Russ&Co Bandung. This research aims to determine optimal assignments based on an individual working time matrix using the Hungarian Method. Data collection was carried out through direct observation during 5 effective working days (Monday-Friday) during peak production periods to capture variations in daily workload. The selection of this period ensures a representation of the company's real operational conditions. The Hungarian method was applied manually and verified with POM-QM for Windows software for computational validation. The results of the analysis produced optimal allocations of Wibowo-cutting (165 minutes), Rizal-screen printing (90 minutes), Kevin-tailoring (95 minutes), Fikri-packing (85 minutes) with a total time of 435 minutes, achieving a reduction of 1,535 minutes or 78% efficiency. This improvement proves the effectiveness of the Hungarian method in solving small-medium scale assignment problems in local manufacturing.
PENERAPAN PROGRAM LINIER METODE SIMPLEKS DENGAN POM-QM DALAM MEMAKSIMALKAN PROFIT PT CIPTA BUSANA UTAMA Syiva Sulistiawati Khatiyah; Umu Salwa Nurfadilah; Somadi Somadi
JURNAL ILMIAH EKONOMI, MANAJEMEN, BISNIS DAN AKUNTANSI Vol. 3 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : CV. KAMPUSA AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jemba.v3i2.2170

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh PT Cipta Busana Utama dalam menentukan strategi produksi yang optimal mengingat adanya keterbatasan sumber daya. Dengan dua lini produk utama yakni hoodie dan t-shirt, perusahaan ini menghadapi kesulitan dalam mendistribusikan waktu produksi yang tersedia secara terbatas. Penelitian ini bertujuan mencari keuntungan maksimum dan jumlah produk yang harus diproduksi secara optimal antara hoodie dan t-shirt melalui penerapan metode simpleks dalam kerangka pemrograman linier. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. data pimer diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan Chief Operating Officer (COO), sedangkan data sekuder dikumpulkan melalui studi literatur dari buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Variabel keputusan dalam penelitian ini mencakup jumlah produksi hoodie dan t-shirt dengan fokus pada maksimalisasi profit, sementara kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu pada tahap pengobrasan dan penjahitan. Penyelesaian model dilakukan melalui perhitungan metode simpleks yang kemudian divalidasi menggunakan perangkat lunak POM-QM for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai profit maksimal sebesar Rp11.952 (dalam ribuan), PT Cipta Busana Utama sebaiknya memproduksi 48 unit Hoodie per hari tanpa memproduksi T-Shirt. Dengan kapasitas waktu penjahitan 240 menit dan pengobrasan 420 menit, alokasi sumber daya pada Hoodie terbukti memberikan kontribusi keuntungan yang paling optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan metode Simpleks, baik secara manual maupun melalui software POM-QM, sangat efektif dan valid sebagai landasan manajemen dalam merencanakan strategi produksi yang efisien.  
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kompensasi, dan Sarana Prasarana terhadap Kepuasan Kerja Guru yang Berimplikasi pada Kinerja Guru (Survei pada Guru di Sekolah Swasta Kecamatan Legonkulon Kabupaten Subang) Apriyani Iswatun Nisa; Somadi Somadi
ALSYS Vol 5 No 4 (2025): ALSYS: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i4.6527

Abstract

Teacher performance is a key factor in improving educational quality, particularly in private schools, which often face challenges related to leadership, compensation, and the availability of facilities and infrastructure. Low job satisfaction among teachers can negatively impact motivation and work productivity, ultimately affecting the quality of instruction. This study aims to analyze the influence of transformational leadership, compensation, and facilities and infrastructure on job satisfaction and their implications for teacher performance in private schools in Legonkulon District, Subang Regency. A quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires distributed to 133 teachers and analyzed using SmartPLS 4. The analysis involved both outer and inner model testing, presented through descriptive and verification techniques. The findings reveal that: (1) transformational leadership, (2) compensation, and (3) facilities and infrastructure each have a positive and significant effect on teacher performance; (4) job satisfaction also has a positive and significant effect on teacher performance; and (5) all four variables simultaneously exert a positive and significant influence on teacher performance, as indicated by the F-value exceeding the critical value (7.1 > 6.09). These results affirm that strengthening leadership, ensuring fair compensation systems, and providing adequate facilities and infrastructure enhance job satisfaction and directly improve teacher performance. The study’s implications serve as a reference for private school administrators in designing management policies that prioritize educator welfare and professionalism.
Pengaruh Promosi dan Harga terhadap Keputusan Pembelian yang Berimplikasi pada Kepuasan Pelanggan: Studi pada Produk Gamis UMKM Shofy Collection dan Endomoda di Bandung Yayah Sopiah; Somadi Somadi
ALSYS Vol 5 No 4 (2025): ALSYS: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/alsys.v5i4.6654

Abstract

The gamis industry, as part of the Muslim fashion sector, has experienced rapid growth over the past decade but has faced significant pressure due to the pandemic and shifting consumer behavior. Amid increasing competition and declining revenue, business actors are required to develop effective promotional and pricing strategies to influence purchasing decisions and enhance customer satisfaction. This study aims to analyze the effects of promotion and price on purchasing decisions, as well as the effect of purchasing decisions on customer satisfaction for gamis products from two local MSMEs: Shofy Collection and Endomoda. A quantitative research method was employed using a survey approach, with 96 purposively selected respondents. Data were analyzed using SmartPLS version 4. The results show that promotion (β = 0.523) and price (β = 0.406) have a positive and significant influence on purchasing decisions, while purchasing decisions significantly affect customer satisfaction (β = 0.886). The research model demonstrates high predictive power, with R² values of 0.579 for purchasing decisions and 0.823 for customer satisfaction. These findings highlight the importance of optimizing digital promotional strategies, adaptively adjusting pricing, and enhancing post-purchase services as strategic efforts to build customer loyalty in the Muslim fashion market.