This Author published in this journals
All Journal Diglossia
Trikaloka Handayani Putri
University of Pesantren Tinggi Darul

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DONGENG DAN BUDAYA DALAM CERITA BEAUTY AND THE BEAST DAN THE FAIRY SERPENT Trikaloka Handayani Putri
Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan Vol. 6 No. 1 (2014): September
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v6i1.346

Abstract

Abstrak Cerita rakyat sangat mudah ditemukan di negara mana saja. Beauty and the Beast merupakan salah satu cerita rakyat yang sangat dikenal tidak hanya di negaranya saja tetapi di seluruh dunia. Bahkan di beberapa negara mempunyai cerita rakyat yang serupa dengan alur cerita Beauty and the Beast. Artikel ini membahas persamaan atau archetype yang ada diantara Beauty and the Beast dan salah satu versinya The Fairy Serpent, sebuah cerita rakyat dari Cina. Persamaan antara tokoh dan penokohan, alur cerita merupakan hal yang menarik untuk dikaji lebih dalam. Selain itu, penggambaran sosok the Beast yang berbeda antara kedua cerita rakyat tersebut yang sangat erat kaitannya dengan budaya masing-masing juga merupakan isu yang akan digali di dalam artikel ini. Kata kunci: cerita rakyat, dongeng, archetype Abstract Folklore can be easily found in any country. There are many kinds of folklore like legends, folktales, fairytales, jokes, etc. Beauty and the Beast is one of folktales that not only well-known in the country the story made but also around the world. Furthermore, in some countries have a similar folklore with Beauty and the Beast story