Suharjo Thalib
Lakidende University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN TEKNOLOGI INTENSIFIKASI PADI AEROB TERKENDALI BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO) (KAJIAN ANALISA BIAYA USAHATANI) Suharjo Thalib
Jurnal Agrokompleks Vol 9 No 1 (2020): Juni
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX Sulawesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.532 KB)

Abstract

Beberapa negara termasuk Madagaskar telah mengembangkan suatu model intensifikasi, dengan sistem ini maka kemungkinan besar produktivitas padi sawah irigasi mampu meningkat yang pada saat yang bersamaan sumberdaya dapat dilestarikan. Melalui model ini petani petani mampu memperoleh produksi lebih jauh dari biasanya yaitu sampai dua kali lipat. Pengguaan model tersebut yang berbasis pada pemanfaatan bahan organik sebagai kendali utama meningkatkan produktivitas padi sawah irigasi disebakan karena adanya keterpaduan tanaman itu sendiri dengan sumberdaya lingkungan yang cukup baik. Sehingga melalui teknologi ini dapat dan mampu memberikan produksi yang lebih maksimal. Dengan berbagai macam varietas yang ada dimasyarakat dengan produktivitas yang bervariasi tentu menjadi strategi tersendiri yang harus diperhatikan dalam pengembangan teknologi budidaya sehingga mengelola lahan seperti teknologi berbasis organik ini sangat diperlukan.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji biaya yang dipergunakan dalam penerapan teknologi IPAT-BO di Kabupaten Konawe. Hasil kajian menunjukkan bahwa Komponen biaya terbesar berasal dari biaya variabel yaitu 96,82% dari total biaya yang digunakan. Biaya Tenaga Kerja memberikan kontribusi terbesar dari biaya variabel yang digunakan yaitu 73,78% dari total biaya variabel dalam penerapan teknologi IPAT-BO
Pengaruh sumber dan lama simpan batang atas terhapa pertumbuhan hasil grafting tanaman durian Suharjo Thalib
Jurnal Agro Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Agroteknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/6254

Abstract

Pertumbuhan bibit setelah penyambungan dipengaruhi oleh sumber batang atas yang digunakan. Selama ini penggunaan batang atas sebagai bahan grafting masih besifat umum yaitu penggunaan sumber batang atas belum spesifik berasal dari cabang tertentu sehingga belum jelas sumber batang atas yang dapat meningkatkan keberhasilan sambungan. Penelitian ini ingin mengkaji keberhasilan penyambungan dengan menggunakan entres dari berbagai cabang dan lama penyimpanannya. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial dengan tiga ulangan. Faktor pertama menggunakan berbagai jenis sumber cabang (primer, sekunder, tersier). Perlakuan kedua yaitu lamanya waktu penyimpanan cabang (0 hari, 2 hari, 4 hari, 6 hari). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa interaksi sumber dan lama penyimpanan batang atas tidak mempengaruhi jumlah tunas, panjang tunas, diameter tunas dan luas daun total tanaman durian hasil grafting. Sumber batang hanya mempengaruhi diameter batang saja.AbstractSeedling growth after grafting is effected by the source of the upper stem. Currently, the stem used as grafting material is not in particular source and part of the branch, so it is unclear to determine the success of this activity. This study wanted to examine the success of the interaction between entres upper stem from various branches and the duration of storage. The study used factorial randomized block design with two factors and three replications. The first factor was various types of branch sources (primary branch, secondary branch, tertiary branch). The second factor was the storage time periode (0 day, 2 days, 4 days, 6 days). The results showed that the interaction of the branch source and duration of storage of the upper stem did not affect the number of shoots, shoot length, shoot diameter and total leaf area of durian grafting plants. The source of the stem only affected the diameter of the stem.