Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISIS SCP KOMODITAS PANGAN KOTA TARAKAN Retno Dwi Arini; Sulistya Rini Pratiwi
JURNAL EKONOMIKA Volume 12, Nomor 01, Januari 2021
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jek.v12i1.1664

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis struktur pasar komoditas pangan yang dihasilkan Kota Tarakan sehingga diperoleh gambaran pola distribusi dari komoditas pangan. Alat analisis yang digunakan adalah Concentration ratio (CR), Minimum Efficiency Scale (MES) dan Price Cost Margin (PCM). Hasil analisis menunjukkan bahwa pasar komoditi pangan yang dihasilkan Kota Tarakan, dalam hal ini adalah cabe rawit, cabe merah, daging ayam ras segar, ikan bandeng dan telur ayam ras, menunjukkan pada stuktur pasar persaingan tidak sempurna. Hal ini mengindikasikan bahwa harga-harga komoditas relatif mahal.
NILAI EKONOMI TRANSPORTASI UMUM BAGI MASYARAKAT PERKOTAAN Sulistya Rini Pratiwi; Meylin Rahmawati; Yohanna Thresia Nainggolan; M Tharmizi Junaid; Aan Digita Malik
JURNAL EKONOMIKA Volume 12, Nomor 01, Januari 2021
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jek.v12i1.1643

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis nilai kemampuan membayar (Ability To Pay/ ATP) dan kesedian membayar (Willingness To Pay/WTP) masyarakat dalam hal ini pengguna untuk membayar jasa layanan angkutan umum, dengan menggunakan contingent valuation method. Dan mengidentifikasi variable yang berpengaruh terhadap ATP, WTP dan Pendapatan penyedia angkutan umum, menggunakan ordinary least square method. Hasil menunjukkan WTP atau tingkat kemauan membayar rata-rata tertinggi adalah responden yang mempunyai jenis pekerjaan PNS/TNI/POLRI, yaitu Rp.6.834,-. Selain itu juga memiliki wtp rata-rata yang lebih tinggi (Rp.6.834,-) daripada wtp total (Rp. 5.540,39). Sedangkan nilai wtp terendah ada pada responden yang memiliki jenis pekerjaan sebagai pelajar/mahasiswa, yaitu Rp.4.250,-. Sedangkan ATP atau tingkat kemampuan membayar rata-rata tertinggi adalah responden yang telah pensiun, yaitu Rp.5.834,-. Dan yang paling rendah adalah Rp.2.262,- ada pada responden yang memiliki jenis pekerjaan sebagai wiraswasta. Pendapatan (INC) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap WTP, sedangkan Biaya Transportasi (COST) untuk angkutan umum berpengaruh negative signifikan terhadap WTP. Untuk model ATP, Pendapatan dan Biaya Transportasi berpengaruh positif tidak signifikan. Banyaknya penumpang dan jumlah jam kerja pengemudi berpengaruh positif terhadap tingkat pendapatan pengemudi. Namun hanya jumlah jam kerja yang signifikan, sedangkan jumlah penumpang tidak signifikan.
Penerapan Internet Marketing Dalam Meningkatkan Pendapatan Pada UMKM Dedy Harto; Sulistya Rini Pratiwi; Mohamad Nur Utomo; Meylin Rahmawati
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 3 NOMOR 1 MARET 2019 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.433 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v3i1.3033

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah mempunyai peranan yang cukup besar bagi kesejahteraan masyarakat. Sector ini mampu menyerap tenaga kerja  cukup besar dan memberi peluang bagi UMKM untuk berkembang dan bersaing dengan perusahaan yang lebih cenderung menggunakan modal besar (capital intensive). Tujuan kegiatan ini adalah memperbaiki aspek manajemen pemasaran yang berdampak pada peningkatan penjualan. Mitra kegiatan ini adalah Kelompok Usaha Makanan Ringan Di Kota Tarakan meliputi Usaha Mikro Bude Ramdan Usaha Mikro Ar-Raihan. Permasalahan utama kedua mitra adalah mitra tidak terlalu fokus pada pengelolaan pemasaran lebih mengandalkan system pemasaran yang masih konvensional  seperti system pemesanan barang, penitipan pada toko terdekat, serta penjualan di toko sendiri yang posisinya tidak terlalu strategis sehingga menyebabkan penjualan produk yang stagnan. Permasalahan mitra diatasi melalui penerapan manajemen dan teknik pemasaran produk mitra dengan menggunakan media internet (online). Berdasarkan hasil kegiatan diperoleh: 1) terdapat peningkatan pemahaman pentingnya teknologi terhadap usaha; 2) meningkatnya kemampuan dalam pengelolaan teknologi internet; 3) peningkatan dalam penyerapan pasar; 4) Peningkatan kemampuan komunikasi bagi mitra dalam mengelola website dan Social Media Marketing, yaitu kemampuan mitra mengkomunikasikan produk dan merk produk sehingga memiliki daftar pelanggan tetap pada website yang berpotensi melakukan pembelian produk secara berkelanjutan.
ECOTOURISM ATTRACTIVENESS AND THE NEED TO REVIEW THE COMPETITIVENESS POTENTIAL OF ECOTOURISM DEVELOPMENT Sulistya Rini Pratiwi; Meylin Rahmawati; Kartini Kartini
Journal of Applied Economics in Developing Countries Vol 6, No 2 (2021): Journal of Applied Economics in Developing Countries
Publisher : MESP–FEB UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jaedc.v6i2.79412

Abstract

Community-based potential development in an area helps in supporting the development of a region. This research aims to analyze community-based ecotourism development strategies in Tarakan City. This study uses a qualitative method. The analytical method used is SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). The study results explain the strategy to be used in developing tourism Objects of the Persemaian in Tarakan City. is to be in quadrant II, using the strengths to take advantage of long-term opportunities to cover existing weaknesses. From the results of the SWOT analysis, it is known that the management of the area is good in improving the maintenance of infrastructure and the importance of increasing the marketing strategy to encourage the Tourism Object of the Persemaian in Tarakan City.Keywords: SWOT; Community-based ecotourism
ECONOMIC VALUE OF CRITICAL LAND IN SEMPAYANG VILLAGE, NORTH KALIMANTAN Sulistya Rini Pratiwi; Yohanna Thresia Nainggolan; Meylin Rahmawati
Journal of Applied Economics in Developing Countries Vol 8, No 2 (2023): Journal of Applied Economics in Developing Countries
Publisher : MESP–FEB UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/aedc.v8i2.79832

Abstract

Land resources play an important role in supporting agricultural development. Land is a habitat of the growth of various kinds of vegetation as the provider for various food sources, so it is very important to do conservation for some critical land. Therefore some disasters such as floods, erosion and drought can be suppressed. One of negative impacts of the critical land disaster is a productivity decrease in farm. This study aims to identify the location of vulnerable areas of critical land and to examine the economic value of mitigation of vulnerable agricultural land in critical lands. Based on the results of the GIS analysis, the largest critical land area is in Malinau District. Almost all regions in Malinau Regency are vulnerable area of the critical land. The majority of respondents could pay between 26,000 - 30,000 IDR, which is 33.3%. Consumer surplus value is 2,520,000 IDR per person per year where farmers can produce 1-2 times a month or approximately 18 times a year. While the total economic value of farmers whose land is not critical land is 45,360,000 IDR.Keywords: Mitigation, dry land agriculture, contingent valuation method, agroeconomiec, border area.