Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH COUNTRY OF ORIGIN DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE DI UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN) Yugi Pratama; Nurjannatul Hasanah
JURNAL EKONOMIKA Volume 08, Nomor 2, Juni 2017
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jek.v8i2.1540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh: Country of Origin dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Smartphone di Universitas Borneo Tarakan (Studi Kasus Pada Mahasiswa Universitas Borneo Tarakan) Dimana diajukan dua variabel bebas dan satu variabel terikat, yaitu Country of Origin dan Brand Image berperan sebagai variabel bebas dan Keputusan Pembelian sebagai variabel terikat. Metode sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Nonprobability Sampling dengan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan Purposive Sampling. Data diperoleh dari hasil penyebaran Kuesioner dengan jumlah Kuesioner 100 buah Kuesioner. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Pengujian statistik dalam penelitian ini menggunakan uji t. Hasil penelitian ini adalah dalam pengujian secara parsial variabel Country of Origin tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Keputusan Pembelian.Varibel Country of Origin t hitung = -1.230 t tabel = 1,661, t hitung lebih rendah dari t tabel. Sedangkan Brand Image t hitung 6,152 t tabel 1,661, berpengarus secara signifikan karena t hitung lebih tinggi dari pada t tabel yang di persyaratkan. Dari hasil pengolahan data secara pasrial dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dari ke dua variabel bebas hanya satu variabel bebas yang berpengaruh secara positif dan signifikan yaitu variabel Brand Image terhadap variabel terikat Keputusan pembelian.
Optimalisasi Pengembangan Desa Sebidai Menuju Desa Mandiri Melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nurjannatul Hasanah; Rahmi Nur Islami; Ahmad Fuad Hasim
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Januari: Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v3i1.704

Abstract

One of the mandatory programs for students of Borneo Tarakan University is the Real Work Lecture (KKN) by combining students from various departments into one group placed in a village to carry out community service. Group 19 was placed in Sebidai Village, Tana Tidung with the aim of "Optimizing Village Development towards Independent Villages". The problems were the lack of public understanding about proper agricultural land clearing, the low knowledge in managing agricultural products (taro) into superior products, and the lack of village understanding regarding fair and reasonable retribution. The activities included socialization on the dangers of illegal land clearing, entrepreneurship training on processing taro into marketable chips and cakes, as well as the proposal of village regulations regarding retribution. The results of the activities had a positive impact, with the community being more vigilant in land clearing, taro-based products being able to be marketed, and village regulations on retribution being completed as requested by the Village Head.