Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Uang Kas Bebas, Profitabilitas, Likuiditas dan Hutang Usaha Terhadap Kebijakan Deviden pada Saham Sektor Properti Rishi Septa Saputra
JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Online Insan Akuntan (Desember 2016)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.057 KB)

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh sektor konsumsi menjadikan Indonesia menarik dimata investor, baik yang berasal dari dalam negeri Indonesia, maupun yang berasal dari dunia internasional. Motif investor melakukan investasi didorong oleh keinginan untuk mendapat selisih jual-beli (capital gain) dan deviden. Kondisi politik yang kondusif dan potensi pasar yang besar, menjadikan Indonesia memiliki daya tarik maksimal bagi dunia investor, banyak investor yang memiliki harapan jangka panjang terhadap Indonesia, mereka melakukan investasi pada semua sektor, keuangan, produksi, distribusi, infrastruktur dan properti. Sektor properti pada sat kondisi ekonomi bagus, memberikan potensi laba yang maksimal dan investasi dipasar modal, khususnya sektor properti memperlihatkan pertumbuhan maksimal, baik secara nilai kapitalisasi pasar, nilai perusahaan dan nilai dividen yang dibagikan ke pemegang saham. Kata kunci: free cash income, leverage, dividend. Abstract: Economic growth in in Indonesia support by consumption sector it will interact by local and international investor. Their motif to get capital gain and dividend. Politics condition in control and Indonesia have a huge market is make Indonesia more interactive to international investor, in long view investment, their hope a lot from Indonesia, they invest in finance, production, distribution, infrastructure and property. Property sector gave a maximum profit in great economical condition. Keywords: free cash income, leverage, dividend
Analisis Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Perusahaan Telekomunikasi Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2012–2014) Rizqi Aning Tyas; Rishi Septa Saputra
JURNAL ONLINE INSAN AKUNTAN Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Online Insan Akuntan (Juni 2016)
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.572 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio profitabilitas yang meliputi Net Profit Margin (NPM), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) secara parsial dan simultan terhadap harga saham perusahaan telekomunikasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda melalui uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel NPM dan ROI memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap harga saham. Sedangkan variabel ROE dan EPS secara parsial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, variabel NPM, ROI, ROE,dan EPS tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Kata kunci: EPS, Harga Saham, NPM, ROA, ROE Abstract: The purpose of this research is to find out the influence of ratio profitability which includes Net Profit Margin (NPM), Return On Investment (ROI), Return On Equity (ROE), and Earning Per Share (EPS) partially and simultaneously to the telecoms company’s stock price. The analysis methods used is multiple linear regression analysis through the clasical assumption test and hypothesis test. The result of this research showed that NPM and ROI variable have significant effect partially to stock price. While ROE and EPS partially haven’t significant effect to stock price. Simultaneously, NPM, ROI, ROE, and EPS haven’t significant effect to stock price. Keywords: NPM, ROA, ROE, EPS, Stock Price
Analisa Lindung Nilai (hedging) Terhadap Transaksi Pembelian Bahan Baku dalam Mata Uang Asing USD (Studi Kasus PT.TD Automotive Compressor Indonesia periode Oktober 2014 – Januari 2015) Rinny R; Rishi Septa Saputra
JURNAL MAHASISWA BINA INSANI Vol 1 No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Bina Insani (Agustus 2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.536 KB)

Abstract

Abstrak: Transaksi pembelian bahan baku dengan menggunakan mata uang asing akan terpengaruh dengan fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang mengakibatkan ketidak pastian akan nilai mata uang yang selalu berubah-ubah setiap waktunya. Perusahaan dapat melakukan metode hedging untuk melindungi nilai transaksi pembelian bahan baku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keuntungan dan kerugian dengan menggunakan metode hedging forward dan metode normal.Penelitian ini menggunakan empat transaksi pembelian bahan baku PT. TD Automotive Compressor Indonesia selama periode Oktober 2014 – Januari 2015. Metode analisis yang digunakan adalah metode hedging forward. Dari analisis ini diperoleh hasil bahwa adanya keuntungan dan kerugian nilai transaksi pembelian bahan baku perusahaan, ketika menggunakan metode hedging forward dan spot. Kata Kunci: Hedging, Hedging Forward, Spot Abstract: Raw material purchase transactions use foreign currency will be affected by fluctuations in foreign currency exchange rates resulting uncertainty of the value of a currency that is always changing any time. The company can undertake hedging method to hedge raw material purchase transactions. The purpose of this study was determine the advantages and disadvantages of using hedging forward and normal methods. This study uses four raw material purchase transactions in PT. TD Automotive Compressor Indonesia during the period October 2014 – January 2015. The analytical method used is a method of hedging forward. From this analysis result that the profit and loss transaction value of raw materials companies, when using the method of hedging forward and spot. Keywords: Hedging, Hedging Forward, Spot