Model pengembangan konsep Reinventing Local Government dan eGovernment, melalui konsep Local Economic Development atau Science dan Technology Park merupakan interaksi berbagai komponen kelembagaan yang saling mendukung sebagai pusat ilmu pengetahuan dan teknologi (R&D) pada kawasan industri yang mencakup produksi, produsen, pengolahan, distribusi, pemasaran, pembiayaan, merupakan kolaborasi, partisipasi, komunikasi antar aktor untuk membuat kerjasama memorandum of understanding antara peguruan tinggi (lemlitbang), pemerintah daerah (Bappeda), UMKM (industri kreaktif) dan koperasi (KUD, BUMDES) dengan harapan dapat meningkatkan, mempercepat pengembangan produk untuk memperoleh economic return mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi menjadi terintegrasi dan diterima oleh seluruh stakeholders. Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat dapat membentuk kawasan Science dan Technology Park Jatinangor-Cimanggung yang mempunyai enam perguruan tinggi, 22 desa, pusat riset & pegembangan IT, apartemen, pusat rekreasi, pendidikan, pelayanan bank (BRI, BNI, BPD Jabar, Bank Mandiri) pelayanan sosial, terminal, jasa, distribusi, pusat pemasaran barang dan jasa, hotel, restoran, fasilitas rekreasi hiburan berbasis ICT dan olah raga, pusat pelayanan kesehatan, kegiatan industri, permukiman, perkantoran namun pengembangannya harus memenuhi berbagai fasilitas seperti e-biz hub, Internet Data Center & Data Recovery Center, ICT Research & Development Center, ICT Training Center, ICT Convention & Exhibition Center, Software House Center, Office Center dan ICT Center. ICT Techno Park juga fasilitas penunjang lainnya