Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGUATAN JIWA ENTERPRENEUR PADA PENGUSAHA MUDA DALAM MENJAGA KEBERLANJUTAN USAHA Moh. Ubaidillah; Anny Widiasmara; Juli Murwani; Abd. Rohman Taufiq
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 3, No 02 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v3i02.20586

Abstract

Pengusaha di Indonesia tergolong belum memenuhi standar karena pendapatan perkapita masih rendah jika di bandingkan dengan negara maju. Salah satu contoh pengusaha muda di kota Madiun, berdasarkan hasil survey menunjukkan bahwa entrepreneur belum memebuh standar. Hal ini dikarenakan pengetahuan jiwa entrepreneur dan manajemen usaha masih belum memahami. Oleh karena itu, perlu adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan materi tersebut. Tujaun pengabdian kepada masyarakat ini adalah memahami jiwa entrepreneur dan manajemen usaha. Metode yang dilakukan dalam Pengabdian Kepada Masayarat ini melalui beberapa tahap, yaitu persiapan, penyusunan materi, perencanaan dan pelaksanaan kegiatan (Identifikasi masalah, survey lapangan, tinjauan pustaka, penyusunan materi, pelaksanaan kegiatan dan laporan pelaksanaan. Peserta kegiatan ini adalah pengusaha muda di kota Madiun. Berdasarkan pengamatan, wawancara dan melakukan tanya jawab kepada perserta selama kegiatan berlangsung, kegiatan ini memberikan hasil yaitu memberi motivasi dan semangat kepada para pengusaha muda untuk menjalan usahanya, meningkatkan kreativitas dan inovasi khususna memberi pengatahuan tentang pentingnya keberlanjutan usaha.Kata Kunci: Jiwa Entrepreneur, Manajemen Usaha Keberlanjutan Usaha.
Pelatihan Strategi Pemasaran UMKM di Era Industri 4.0 Moh. Ubaidillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 1, No 01 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v1i01.11797

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh tenaga ahli akademik perguruan tinggi yang menjadi salah satu dari tuntutan Tri Dharma Perguruan tinggi. Sasaran dari kegiatan ini adalah Para pelaku UMKM karena usahanya yang lebih mengutamakan padat karya dapat membantu mengatasi permasalahan negara dalam hal pengangguran. Di Era Industri 4.0 semua aktivitas produksi dan transaksi sudah menggunakan teknologi yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Pelaku UMKM harus beradaptasi di era industri 4.0 agar tetap eksis terutama di sektor pemasaran karena berpengaruh pada pendapatan. Sebagai akademisi, punya tanggung jawab profesi untuk berperan aktif dalam membantu pelaku UMKM berbagai masalah yang dihadapinya.Metode palaksanaan pengabdian masyarakat ini diawali dengan survey kepada pelaku UMKM dan kepala DAPM dikecamatan Padas kebupaten Ngawi. Selanjutnya, koordinasi dengan kepala DAPM untuk menentukan jadwal dan lokasi kegiatan. Acara kegiatan pengabdian masyarakat ini diisi dengan materi tentang era industri 4.0, macam-macam medias sosial, e-commerce, strategi pemasaran dan praktek. Hasil pengabdian masyarakat ini pelaku UMKM dapat memahami materi apa itu era industri, macam-macam media sosial, e-commerce dan strategi pemasaranan. Pelaku UMKM juga punya akun dan dapat mengoperasikan baik itu media sosial maupun e-commerce. Pelaku UMKM diharapkan mempunyai blogger dan WEB untuk memudahkan pelanggan mencari informasi.Kata Kunci: UMKM, Era Industri 4.0, e-Commerce.
Pelatihan Manajemen Persediaan pada Industri Kecil dan Menengah di Dinas Indakop Kabupaten Ponorogo Moh. Ubaidillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 2, No 01 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v2i01.15381

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh tenaga ahli akademik perguruan tinggi yang menjadi salah satu dari tuntutan Tri Dharma Perguruan tinggi. Sasaran dari kegiatan ini adalah Para pelaku IKM karena usahanya yang lebih mengutamakan padat karya dapat membantu mengatasi permasalahan negara dalam hal pengangguran. Industri besar seringkali dianggap sebagai penggerak pembangunan perekonomian. Namun, industri besar bukan merupakan satu-satunya cara yang efektif untuk membangun perekonomian negara berkembang. Sektor informal seperti indutri kecil dan menengah (IKM). Usahanya yang lebih mengutamakan padat karya dapat membantu mengatasi permasalahan negara dalam hal pengangguran. Sebagai akademisi, punya tanggung jawab profesi untuk berperan aktif dalam membantu pelaku UMKM berbagai masalah yang dihadapinya. Metode palaksanaan pengabdian masyarakat ini diawali dengan survey kepada pelaku IKM dan Dinas INDAKOP Kabupaten Ponorogo. Selanjutnya, koordinasi dengan kepala Dinas INDAKOP untuk menentukan jadwal dan lokasi kegiatan. Acara kegiatan pengabdian masyarakat ini diisi dengan materi tentang manajemen persediaan secara umum, just in timen dan tradisional. Hasil pengabdian masyarakat ini pelaku IKM dapat memahami materi manajemen persediaan, just in time, tradisional. Pelaku IKM juga mempraktekkan manajemen persediaan. Kata Kunci: Just in Time, Tradisiona.
Berbagi dan Berbakti di SMKN 1 Sine Ngawi Moh. Ubaidillah; Richo Diana Aviyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat "Wiryakarya" Vol 2, No 02 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/wjpm.v2i02.17232

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan suatu kegiatan yang dilakukan oleh tenaga ahli akademik perguruan tinggi yang menjadi salah satu dari tuntutan Tri Dharma Perguruan tinggi. Sasaran dari kegiatan ini adalah Siswa SMKN 1 Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi. kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa akuntansi yang dibimbing oleh dosen pengampu mata kuliah Akuntansi Keuangan Lanjutan. Dimana kegiatan ini sebagai bentuk berbagi ilmu pengetahuan kepada siswa dan berbakti sebagai warga negara Indonesia dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini diawali memberikan materi dan dilanjutkan dengan memberikan soal pilihan ganda kepada siswa SMKN 1 Sine. Selajutnya, pemberitan doorprize bagi siswa yang nilai tinggi. Manfaat dari pengabdian masyarakat ini dirasakan besar sekali baik oleh para Siswa. Berdasarkan wawancara yang dilakukan kepada siswa didapatkan masukan yang menyampaikan kebermanfaatan program pengabdian masyarakat tersebut. Selain Siswa, Mahasiswa juga merasakan manfaat dari program pengabdian kapada masyarakat ini adalah pengalaman mengajar kepada siswa.Kata Kunci: Berbagi, Berbakti.