Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Intellectual Capital dan Karakteristik Dewan Pengawas Syariah Terhadap Kinerja Sosial Pada Perbankan Syariah Adhitia Nur Fatah; Bima Cinintya Pratama; Azmi Fitriati; Ira Hapsari
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2022): JIEI : Vol. 8, No. 1, 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v8i1.3749

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh intellectual capital, jumlah rapat dewan pengawas syariah, keanggotaan lintas dewan pengawas syariah, dan gender dewan pengawas syariah terhadap kinerja sosial. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Bank Umum Syariah tahun 2008-2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 131 perusahaan yang telah memenuhi kriteria. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel intellectual capital dan gender dewan pengawas syariah tidak berpengaruh terhadap kinerja sosial, sedangkan variabel jumlah rapat dewan pengawas syariah berpengaruh positif terhadap kinerja sosial dan variabel keanggotaan lintas dewan pengawas syariah berpengaruh negatif terhadap kinerja sosial. Kata kunci : Intellectual Capital, Jumlah Rapat DPS, Keanggotaan Lintas DPS, Gender DPS dan Kinerja Sosial
ROLE OF KNOWLEDGE SHARING IN INTELLECTUAL CAPITAL AND COMPANY PERFORMANCE: CHALLENGES IN INDUSTRY 4.0 ERA Ira Hapsari; Annisa Ilma Hartikasari
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Kontemporer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Bisnis Kontemporer Vol 5 No. 1 Januari 2019
Publisher : Universitas Pandanaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to examine the effect of intellectual capital toward financial and operationalperformance with knowledge sharing as mediating variable in industry 4.0 era. Populations inthis research were commercial banks listed in Indonesia Stock Exchange during 2016-2018periods. Samples were taken by purposive sampling technique and obtained 60 data from 20commercial banks with certain criteria. This research used both secondary data from annualfinancial reports and questionnaires were also developed to gather information fromrespondents. Data were analyzed using path analysis with SmartPLS 3.00. The result showedthat intellectual capital has positive effect toward both financial performance and operationalperformance. Tacit knowledge sharing and explicit knowledge sharing fully mediating theeffect of Intellectual capital toward financial performance. While, tacit knowledge sharing andexplicit knowledge sharing partially mediating the effect of intellectual capital towardoperational performance.Keywords: Industry 4.0, intellectual capital, knowledge sharing, performance
Ukuran Perusahaan Sebagai Pemoderasi Faktor Determinan Kualitas Laba Dyah Ayu Mutiara Kusumawati; Ani Kusbandiyah; Sri Wahyuni; Ira Hapsari
Jurnal Proaksi Vol. 10 No. 4 (2023): Oktober - Desember
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jpk.v10i4.5030

Abstract

Informasi laba adalah komponen penting dari laporan keuangan yang harus diperhatikan investor. Bagi investor, salah satu faktor untuk memutuskan cara terbaik untuk mengalokasikan modal mereka adalah kualitas labanya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kualitas laba yaitu struktur modal, pertumbuhan laba, dan likuiditas dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan metode penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah perusahaan sektor Consumer Cylicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2022. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan kriteria yang telah ditentukan maka berhasil memperoleh sampel sebanyak 30 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode 4 tahun sehingga diperoleh sebanyak 120 sampel. Metode analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan Moderating Regression Analysis (MRA). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal, pertumbuhan laba, likuiditas, dan ukuran perusahaan memiliki dampak negatif terhadap kualitas laba. Selanjutnya, ukuran perusahaan mampu memperkuat hubungan antara struktur modal, pertumbuhan laba, dan likuiditas dengan kualitas laba.
Pengaruh Likuiditas dan Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai Variabel Moderasi Amelia Nabila Afra; Ira Hapsari; Fitriati, Azmi; Wibowo, Hariyanto
AKUA: Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/akua.v5i1.6733

Abstract

This study aims to analyze the effect of liquidity and capital structure on firm value, with profitability serving as a moderating variable, in conventional banking institutions in Indonesia. The study employs secondary data obtained from the financial statements of 47 conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2021–2024 period, resulting in a total of 168 observations. Panel data regression analysis is applied, supported by the Chow test and the Hausman test to determine the most appropriate estimation model. Based on the test results, the Fixed Effect Model (FEM) is selected and adjusted using robust standard errors to address heteroskedasticity and autocorrelation issues. The moderating role of profitability is examined using Moderated Regression Analysis (MRA). The findings indicate that liquidity and capital structure have a positive effect on firm value. However, profitability is found to weaken the relationship between liquidity and capital structure and firm value. These results suggest that as profitability increases, firms tend to rely more on internal financing, thereby reducing the sensitivity of firm value to liquidity and capital structure.