Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Dasar Hukum Kontrak (Akad) dan Implementasinya Pada Perbankan Syariah di Indonesia Abdul Rachman
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol 8, No 1 (2022): JIEI : Vol. 8, No. 1, 2022
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v8i1.3616

Abstract

Abstrak Perbedaan bank syariah dengan bank konvensional adalah terletak pada landasan operasi yang digunakan. bank konvensional beroperasi berlandaskan bunga, bank syariah beroperasi berlandaskan sistem bagi hasil. Inilah yang mendasari perbedaan tersebut. Bank syariah memiliki dua aktivitas transaksi, yaitu transaksi untuk mencari keuntungan (tijarah) dan transaksi tidak untuk mencari keuntungan (tabarru). Transaksi untuk mencari keuntungan dapat dibagi menjadi dua, yaitu transaksi yang mengandung kepastian (natural certainty contracts/NCC) yaitu kontrak dengan prinsip non bagi hasil (jual beli dan sewa), dan transaksi yang mengandung ketidakpastian (natural uncertainty contracts/NUC), sehingga semua produk tersebut memiliki dasar-dasar hukum dalam mengoperasikannya sesuai dengan prinsip syariah. Dasar hukum akan suatu perjanjian/akad atau kontrak dalam produk tersebut memiliki implikasi hukum yang berbeda dalam mengimplementasikannya sehingga diperlukan pengetahuan mendasar tentang dasar hukum akad tersebut. Metode dalam penelitian ini menggunakan library research dengan jenis penelitian menggunakan yuridis normatif yakni memfokuskan pada norma-norma dalam hukum positif yaitu terkait dasar hukum kontrak pada perbankan syariah di Indonesia. Peneliti menganalisa keseluruhan peraturan hukum Islam serta beberapa karya ilmiah yang berkaitan dengan dasar-dasar hukum kontrak (akad) dan implementasinya pada perbankan syariah di Indonesia. Hasil penelitian ini adalah untuk mengindari terjadinya perselisihan dan sengketa pada kontrak yang disepakati, maka wajib untuk mengetahui dasar-dasar hukum kontrak/akad atau perjanjian dalam Perbankan Syariah sehingga tercipta kontrak yang dapat mengakomodir semua kepentingan nasabah dan bank syariah. Kata kunci: hukum, kontrak, bank, syariah Abstract The difference between Islamic banks and conventional banks lies in the operating basis used. Conventional banks operate on an interest basis, Islamic banks operate on a profit-sharing basis. This is what underlies the difference. Islamic banks have two transaction activities, namely transactions for profit (tijarah) and transactions not for profit (tabarru). Transactions for profit can be divided into two, namely transactions that contain natural certainty contracts (NCC), namely contracts with the principle of non-profit sharing (sales and purchases and leases), and transactions that contain natural uncertainty contracts (NUC). the product has legal basis in operating it in accordance with sharia principles. The legal basis for an agreement/contract or contract in the product has different legal implications in implementing it so that basic knowledge of the legal basis of the contract is needed. The method in this study uses library research with the type of research using normative juridical which focuses on norms in positive law, which are related to the legal basis of contracts in Islamic banking in Indonesia. The researcher analyzes the entire regulation of Islamic law as well as several scientific works related to the basics of contract law (akad) and its implementation in Islamic banking in Indonesia. The results of this study are to avoid disputes and disputes in the agreed contract, it is mandatory to know the legal basis of the contract/contract or agreement in Islamic Banking so as to create a contract that can accommodate all the interests of customers and Islamic banks.
Implementasi Manajemen Berbasis Syariah Pada Koperasi; Wujud Reformasi Koperasi Menuju Koperasi yang Berkualitas Abdul Rachman
At-Taradhi Jurnal Studi Ekonomi Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Islamic Economics and Business Faculty of UIN Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/at-taradhi.v7i2.1501

Abstract

Jumlah koperasi di Indonesia sebanyak 212.135 unit merupakan jumlah terbesar di dunia. Namun, angka Produk Domestik Bruto (PDB) koperasi Indonesia hanya 1,7 persen. Sungguh ironis, dengan jumlah terbesar di dunia namun angka Produk Domestik Bruto (PDB) kecil.Selain itu, menurut data Kementerian Koperasi dan UKM bahwa terdapat 62.000 koperasi dibekukan karena tidak aktif. Banyak faktor yang menyebabkan koperasi tidak aktif bahkan tidak mendapat respon positif dari masyarakat, diantaranya adalah terdapat penyalahgunaan Pengelolaan Bantuan Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (PDB-UMKM), penyalahgunaan dana mitra koperasi, menawarkan produk illegal dan tidak rasional serta melanggar UU Nomor 25 Tahun 1992 tentang perkoperasian. Hal inilah yang membuat banyak koperasi bangkrut karena ketidakjujuran dalam pengelolaan, struktur organisasi yang tidak sehat, monopoli kebijakan, produk yang tidak rasional dan illegal dan cenderung hanya berorientasi money oriented.Tujuan adanya penelitan ini adalah untuk dapat menciptakan pengelolaan koperasi dengan manajamen berbasis syariah yang akuntabel dan berkualitas.mengembangkan sumber daya manusia yang berbasis etika dan spiritual. menciptakan produk yang rasional dan legal, akad, kebijakan yang memiliki value positif dan bermanfaat. Hasilnya adalah penerapan manajemen berbasis syariah dapat dilakukan pada koperasi syariah dan koperasi konvensional dengan mengadopsi landasan moral manajemen berbasis syariah sehingga dapat mereformasi koperasi menuju koperasi yang berkualitas serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi sumber daya koperasi.Keyword: manajemen berbasis syariah, koperasi
STRATEGI PEMASARAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH TABUNGAN HAJI DAN UMRAH IB PADA BTN KCPS TANGERANG Abdul Rachman; Arie Haura; Dwi Puspita Sari; Mayang Ayu Faluthamia
Madani Syari'ah Vol 5 No 1 (2022): Madani Syari'ah : Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/madanisyari'ah.v5i1.372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Pemasaran Syariah yang dilakukan BTN KCPS Tangerang dalam meningkatkan jumlah nasabah Tabungan Haji & Umrah iB mengingat terjadi penurunan jumlah nasabah tabungan haji BTN KCPS Tangerang selama periode 2017-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan yang dipilih dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling, yakni dengan memilih narasumber yang dianggap paling mengetahui terkait topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, mengacu pada konsep Bauran Pemasaran (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) ditinjau dari Karakteristik Pemasaran Syariah (Teistis, Etis, Realistis, Humanistis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Strategi Pemasaran Syariah yang dilakukan oleh BTN KCPS Tangerang dapat meningkatkan jumlah nasabah Tabungan Haji & Umrah iB yaitu sebesar 27% dari jumlah sebelumnya sebanyak 43 nasabah pada tahun 2019 menjadi 55 nasabah pada tahun 2020. Kata Kunci: Strategi, Bauran Pemasaran, Tabungan Haji
SINERGITAS ORGANISASI PENGELOLA ZAKAT DAN WAKAF DALAM PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDONESIA Abdul Rachman; Ma'adul Yaqien Makkarateng
AL-KHARAJ Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : IAIN BONE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.112 KB) | DOI: 10.30863/alkharaj.v1i1.1400

Abstract

Tulisan ini mengangkat persoalan sinergitas lembaga pengelola zakat dan wakaf di Indonesia. Sinergitas ini diperlukan untuk mengurai ketidakefektifan pengelolaan dana zakat dan wakaf di Indonesia padahal potensi dana zakat sangat besar. Banyaknya lembaga pengelola zakat dan wakaf baik dari pemerintah maupun swasta memberikan dampak positif bagi manajemen zakat dan wakaf. Namun di sisi lain, banyak juga problematika yang muncul sehingga potensi zakat dan wakaf yang besar tidak terserap dengan baik. Beberapa permasalahan yang terjadi adalah pertama adanya egoisme kelembagaan dari setiap lembaga pengelola zakat yang ada di Indonesia baik Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat, dan Amil Zakat Tradisional dan Badan Wakaf Indonesia. Kedua lemahnya koordinasi dan komunikasi antara organisasi pengelola zakat membuat sistem data informasi menjadi lemah sehingga penentuan target zakat tidak dapat terpenuhi dengan baik. Ketiga antara pengelola zakat dan wakaf memiliki kecenderungan untuk saling bersaing dalam program-program pemberdayaan sehingga memunculkan ketidakseimbangan dalam informasi dan tingkat kepercayaan pada kalangan masyarakat. Keempat peran pemerintah menjadi mediator dan koordinator beberapa lembaga pengelola zakat dan wakaf dirasa kurang efektif karena tidak memiliki hak untuk regulator, koordinator, dan pengawas dalam pengelolaan dana ZISWAFdi Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif analitis yaitu dengan cara mengumpulkan data kemudian memaparkan apa adanya dan disusun serta dituangkan dalam bentuk narasi dan dianalisis. Hasil penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa diperlukan upaya untuk mengatasi ketidakefektifan tersebut adalah dengan mensinergikan semua lembaga pengelola zakat dan wakaf dalam satu lembaga, yaitu dengan membentuk Kementerian Zakat dan Wakaf sebagai regulator, otoritator, koordinator, pengawas, dan pengelola dana ZISWAF di Indonesia.
TANTANGAN PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA Abdul Rachman Abdul; Dewi Putri Mandiri; Widi Astuti; Siti Arkoyah
Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Tabarru' : Islamic Banking and Finance
Publisher : Department of Islamic Banking, Faculty of Islamic Studies, Islamic University of Riau (UIR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jtb.2022.vol5(2).9505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tantangan perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Perbankan syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan dan perkembangan dengan adanya merger tiga bank syariah di Indonesia menjadi kekuatan besar yaitu Bank Syariah Indonesia namun demikian tidak sedikit pula tantangan yang dihadapi dunia perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research yaitu dengan menggunakan data sekunder data-data Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini merumuskan beberapa tantangan yang harus diselesaikan guna untuk meningkatkan pertumbuhan perbankan syariah dan mempertahankan akselerasinya secara berkesinambungan, yaitu pertama, adalah terdapat gap sumber daya insani baik secara kuantitas maupun kualitas yang tidak terserap dengan baik dalam perbankan syariah di Indonesia. Kedua, pengembangan produk dan layanan perbankan syariah yang dinilai kurang inovatif dan kompetitif dibandingkan perbankan konvensional lainnya dan rendahnya tingkat literasi masyarakat terhadap lembaga keuangan syariah di Indonesia. Ketiga, tatanan peradilan agama untuk dapat menyelesaikan perselisihan transaksi keuangan syariah juga dinilai belum memadai. Keempat, perbedaan pemahaman mazhab dalam fiqh muamalah di beberapa negara menghadirkan perbedaan dan perselisihan dalam penyelarasan produk secara nasional dan global.
UPAYA PENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK RENGGINANG DESA RANCA KALAPA, KABUPATEN TANGERANG MELALUI INOVASI PRODUK BORING’S Abdul Rachman; Muhammad Fajar Ash Shidiqi; Sri Tamara Devy; Tresya meilina; Siti Nur Afifah; Widi Astuti; Silvi Octavani; Sari Wulandari; Vanny Nurhanifah; Muhammad Rizky Asrof; Ninis Meliyana Putri; Zahra Syafinatunnisa; Siti Nurmila Sari; Nila Hikma Karmelia
Jurnal Abdi Insani Vol 9 No 3 (2022): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v9i3.708

Abstract

This activity aims to assist UMK entrepreneurs in Ranca Kalapa Village in increasing the selling value of Rengginang products which are traditional foods so that they can upgrade these products. The role of UMK entrepreneurs is very important in improving the regional economy and the country's economy, so they are obliged to make many innovations and creations for their products in order to be able to compete well in the national and international arena. The method used in this activity is PAR (Participatory Action Research), which is a method that is part of research (Research) involving various stakeholders (relevant parties) in terms of assessing the actions to be carried out so that better changes are formed. Through this method, we innovate Rengginang products, in the form of Re-Branding, Re-Packing and Re-Promoting, so that existing products can meet the current market segment. The result of this activity is to produce a new product from rengginang innovation, namely Boring's (Bola Rengginang) served with chocolate wrap which can be a contemporary snack typical of Ranca Kalapa Village.
Persepsi Generasi Milenial tentang Keamanan Kosmetik Bersertifikat Halal dan Keputusannya dalam Menggunakan Kosmetik Wardah Abdul Rachman; Nur Jamaludin; Raihana Fairuza Amira
ISLAMINOMICS: JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS, BUSINESS AND FINANCE Vol 12, No 2 (2022): ISLAMINOMICS: JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS, BUSINESS AND FINANCE
Publisher : STES Islamic Village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47903/islaminomics.v12i2.216

Abstract

This study's objective is to investigate the factors of halal certification, such as comprehension, trust, and safety, and to determine the impact of each variable on purchasing decisions for halal cosmetics. This is a descriptive study in which understanding, trust, and safety are independent variables and purchasing decision is the dependent variable. This study employs a closed questionnaire for data collection, literature reviews, and other research-related references. This study's sample consisted of 103 Islamic Village College students selected using the method of purposive sampling with the inclusion of students who have ever purchased Wardah cosmetic products. The data are analyzed using the classic assumption test and statistical tests of multiple linear regression analysis (F test and T test) in SPSS 23. According to the study's findings, 1) comprension have a positive but insignificant effect on the buying decision of halal cosmetics, 2) trust have a positive and significant effect on the buying decision of halal cosmetics, 3) safety had a positive and significant effect on the buying decision, and 4) Halal certification have a positive and significant effect on the buying decision of halal cosmetics.
Implementasi Pembiayaan KUR dengan Akad Murabahah Bil Wakalah Pada Bank Syariah Indonesia Karawaci Tangerang: Tinjauan Fatwa DSN-MUI NO.04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah Abdul Rachman; Widi Astuti
ISLAMINOMICS: JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS, BUSINESS AND FINANCE Vol 13, No 1 (2023): ISLAMINOMICS: JOURNAL OF ISLAMIC ECONOMICS, BUSINESS AND FINANCE
Publisher : STES Islamic Village

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47903/islaminomics.v13i1.235

Abstract

This research undertakes an in-depth investigation into the implementation of People's Business Credit (KUR) financing and the suitability of the Murabahah bil Wakalah contract applied to KUR financing products at Bank BSI KCP Tangerang Karawaci Mutiara. The study aims to assess the adherence to the principles laid out in DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000 on Murabahah. Employing a qualitative descriptive methodology, with a field research approach and juridical-normative analysis, the research scrutinizes the relevant fatwa and regulatory provisions related to the examined matter. Data collection is facilitated through interviews, observations, and documentation of pertinent literature, including books, journals, and official documents pertaining to the research subject. The findings reveal that during the execution of the Murabahah bil Wakalah contract in KUR financing, the goods involved were not yet under the ownership of Bank BSI KCP Tangerang Karawaci Mutiara. Instead, the customers, acting as agents for the bank, completed the purchase of the goods only after simultaneous signing of both the Murabahah and Wakalah contracts. Consequently, the goods were not under the bank's ownership at the time of contract execution. Moreover, the research demonstrates overall compliance with DSN-MUI Fatwa No. 04/DSN-MUI/IV/2000 on Murabahah in the application of the Murabahah bil Wakalah contract in KUR financing products. Nevertheless, certain inconsistencies were identified in the execution of the first provision, specifically point nine, wherein the Murabahah and Wakalah contracts were conducted jointly before the customers made their purchases as agents for the bank. This practice was justified to optimize time efficiency and enhance convenience for the customers. This research suggests to the successful implementation of KUR financing utilizing the Murabahah bil Wakalah contract at Bank BSI KCP Tangerang Karawaci Mutiara necessitates more robust control measures regarding the ownership status of goods at the time of contract execution
STRATEGI MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK KULIT KEMBANG TAHU TAWAR DESA RANCA KALAPA TANGERANG MELALUI DIGITALISASI MARKETING Abdul Rachman Abdul; Muhammad Fajar Ash Shidiqi; Sri Tamara Devy; Tresya Meilina; Siti Nur Afifah; Widi Astuti; Silvi Octavani; Sari Wulandari; Vanny Nurhanifah; Muhammad Rizky Asrof; Ninis Meliyana Putri; Zahra Syafinatunnisa; Siti Nurmila Sari; Nila Hikma Karmelia
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 3 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i3.971

Abstract

The role of MSE business actors is very important in increasing regional economic growth so they are obliged to make many creations and innovations for their products so that they can compete regionally and globally. One of the MSME actors who need to innovate and be creative is the Kulit Kembang Tahu Tawar business actor in Ranca Kalapa Village, Panongan, Tangerang Regency. These business actors still produce, package, and market products in a traditional way so that they cannot compete globally. This service activity aims to assist business actors living in Ranca Kalapa, Tangerang, in increasing the selling value of Kulit Kembang Tahu Tawar Products, which are traditional foods, so that they can provide added value to the product and become one of the strategies to increase good sales offline or online. The method used in this activity is PAR (Participatory Action Research). Through this method, the researchers carried out creations and innovations on the skin of fresh tofu cassava by re-branding, re-packing, and re-promoting (digital marketing) so that the resulting product has added value compared to the previous product. The results of this community service activity are new logo designs, new packaging designs, more innovative product packaging, and digital marketing through the Shopee marketplace for Kulit Kembang Tahu Tawar Products so that businesses can increase product sales online.
STRATEGI PEMASARAN SYARIAH DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH TABUNGAN HAJI DAN UMRAH IB PADA BTN KCPS TANGERANG Abdul Rachman; Arie Haura; Dwi Puspita Sari; Mayang Ayu Faluthamia
Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah Vol 5 No 1 (2022): Madani Syari'ah : Jurnal Pemikiran Perbankan Syari'ah
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Strategi Pemasaran Syariah yang dilakukan BTN KCPS Tangerang dalam meningkatkan jumlah nasabah Tabungan Haji & Umrah iB mengingat terjadi penurunan jumlah nasabah tabungan haji BTN KCPS Tangerang selama periode 2017-2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Informan yang dipilih dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik purposive sampling, yakni dengan memilih narasumber yang dianggap paling mengetahui terkait topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, mengacu pada konsep Bauran Pemasaran (Product, Price, Place, Promotion, People, Process, Physical Evidence) ditinjau dari Karakteristik Pemasaran Syariah (Teistis, Etis, Realistis, Humanistis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Strategi Pemasaran Syariah yang dilakukan oleh BTN KCPS Tangerang dapat meningkatkan jumlah nasabah Tabungan Haji & Umrah iB yaitu sebesar 27% dari jumlah sebelumnya sebanyak 43 nasabah pada tahun 2019 menjadi 55 nasabah pada tahun 2020. Kata Kunci: Strategi, Bauran Pemasaran, Tabungan Haji