Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS TAFSIR AL-QURAN DAN HADIS TENTANG AKAD DAN URGENSINYA DALAM KONTEKS PERBANKAN SYARIAH FITRI SUSANTI SIREGAR; YENNI SAMRI JULIATI NASUTION
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 5 No 03 (2023): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI NOVEMBER - DESEMBER 2
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan suatu kegiatan muamalah (transaksi), islam mengatur ketentuan-ketentuan akad. Dengan akad akan diketahui motivasi seseorang dalam melaksanakan transaksi bisnis. Ketentuan akad ini berlaku pada kegiatan lembaga keuangan syariah, seperti perbankan syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implikasi dan urgensi dari pelaksanaan akad sesuai ketentuan syariat dalam konteks operasional Perbankan Syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur kualitatif/ kepustakaan. Penelitian kepustakaan adalah kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan informasi berbagai bahan pustaka, seperti buku referensi, penelitian sejenis sebelumnya, artikel, catatan dan berbagai majalah yang berkaitan dengan masalah yang akan dipecahkan. Hasil penelitian menunjukkan Akad (perjanjian) merupakan elemen yang paling penting untuk diperhatikan dalam suatu transaksi. Akad menentukan sah atau tidaknya suatu transaksi menurut syariat. Peneliti meyakini bahwa akad yang menjadi dasar seluruh transaksi komersial menentukan motif orang yang melakukan transaksi komersial, dan akan menentukan sejauh mana transaksi komersial dilakukan berdasarkan syariat dan bagaimana akad dilaksanakan di perbankan syariah. Untuk itu perlu dilakukan edukasi yang intens terkait pemahaman akad transaksi khususnya di perbankan syariah. Sehingga masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama islam memahami urgensi dan dampak dari sebuah akad. Pada akhirnya mayoritas ummat akan lebih memilih untuk berbank di perbankan syariah dibandingkan pada bank konvensional.
ANALISIS PRAKTIK AKAD MURABAHAH BIL WAKALAH DI BANK SUMUT SYARIAH KCP MARELAN RAYA DAN KETERKAITANNYA DENGAN KAIDAH FIKIH EKONOMI ISLAM VIDAIROTUL HAMDIAH; YENNI SAMRI JULIATI NASUTION
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 5 No 03 (2023): INTELEKTIVA : JURNAL EKONOMI, SOSIAL DAN HUMANIORA - EDISI NOVEMBER - DESEMBER 2
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik akad Murabahah bil Wakalah di Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya dan keterkaitannya dengan kaidah fikih ekonomi Islam. Murabahah, sebagai bentuk transaksi jual beli dalam ekonomi Islam, melibatkan bank sebagai penjual yang mewakilkan pembelian barang kepada nasabah. Meskipun praktik ini umum, terdapat permasalahan terkait penggabungan akad Murabahah dan Wakalah, yang menciptakan kontroversi terkait kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan wawancara dan observasi di Bank Sumut Syariah KCP Marelan Raya. Hasil penelitian menunjukkan ketidaksesuaian antara praktik lapangan dengan prinsip Murabahah, seperti penggabungan akad dan ketidakjelasan niat. Keterkaitan dengan kaidah fikih ekonomi Islam, seperti niat yang jelas, hukum asal muamalah yang halal, dan kesepakatan saling ridha, menjadi fokus evaluasi terhadap praktik tersebut. Studi ini memberikan pemahaman mendalam mengenai implementasi Murabahah bil Wakalah di bank syariah serta implikasinya terhadap kepatuhan terhadap prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Implementation of Sharia Accounting and Compliance with PSAK 409 in the Management of Zakat, Infaq, and Sedekah (ZIS) at Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) of North Sumatra Province Saydhina Alif; Yenni Samri Juliati Nasution; Nurwani Nurwani
Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ijief.v6i1.9612

Abstract

This study aims to analyze the implementation of sharia accounting and compliance with PSAK 409 in the management of zakat, infaq, and sedekah (ZIS) funds at BAZNAS, North Sumatra Province. The study used a qualitative approach with descriptive methods to gain an in-depth understanding of the practices of recognizing, measuring, presenting, and disclosing ZIS funds. Research data were obtained through interviews, observations, and review of financial statements and other supporting documents. The results of the study indicate that, in general, BAZNAS, North Sumatra Province has implemented sharia accounting and refers to the provisions of PSAK 409 in managing ZIS funds. This implementation is supported by the use of the BAZNAS Management System (SIMBA) and the implementation of periodic internal and external audits to improve transparency and accountability in fund management. However, the implementation of PSAK 409 has not been fully optimized due to obstacles in human resource competency, limited training, and inconsistent application of internal regulations. This study concludes that increasing human resource capacity and strengthening regulations are needed to support a more optimal and sustainable implementation of PSAK 409.
Implementasi Model Akuntansi Syariah berbasis Amanah dan Fund Accounting dalam Meningkatkan Transparansi, Akuntabilitas, dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Zakat pada BASNAZ Medan Supranto Prinajaya Siagian; Yenni Samri Juliati Nasution; Nurul Jannah
Jurnal Simki Economic Vol 9 No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jse.v9i2.1576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model akuntansi syariah berbasis amanah dan fund accounting, serta menganalisis sejauh mana peran model tersebut dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi pengelolaan keuangan zakat di BAZNAS Kota Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan data sekunder berupa dokumen terkait pengelolaan keuangan zakat. Informan penelitian berjumlah 5 orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari satu pengelola keuangan (bendahara), satu bagian manajemen, satu auditor internal, serta satu muzakki dan satu mustahik sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat oleh BAZNAS Kota Medan telah dilakukan secara transparan dan profesional. Penerapan fund accounting menjadi bentuk nyata penguatan akuntansi syariah berbasis nilai amanah dan profesionalisme. Selain itu, pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA) terbukti mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, transparansi pelaporan, serta akuntabilitas lembaga.