Tifani Tristandi
Fakultas Hukum Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERIAN SUAKA TERHADAP JULIAN ASSANGE OLEH PEMERINTAH EQUADOR BERDASARKAN CONVENTION OF DIPLOMATIC ASYLUM, 1954 DAN DEKLARASI TENTANG SUAKA TERITORIAL TAHUN 1967 Tifani Tristandi
CALYPTRA Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.643 KB)

Abstract

Penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia menjadi suatu fenomena yang selalu hadir dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu apabila terjadi pengabaian, penelantaran, tindakan sewenang-wenang yang sampai sekarang ini masih terjadi di masyarakat dunia. Salah satu hal yang juga perlu mendapatkan perhatian khusus ialah tentang perlindungan dan perlakuan pemerintah suatu negara terhadap seseorang atau lebih yang bukan warga negaranya atau warga negara asing yang berada di wilayahnya, yang pada umumnya dikenal dengan pemberian suaka. Terdapat kasus tentang Pemberian Suaka terhadap Julian Assange oleh Pemerintah Equador. Setiap negara berhak untuk memberikan suaka berdasarkan Convention of Diplomatic Asylum, 1954 dan Deklarasi tentang Suaka Teritorial tahun 1967. Suaka dapat diberikan kepada Julian Assange karena diberikan di Gedung Kedutaan Pemerintah Equador, Ia dalam bahaya dirampas kehidupan atau kebebasan karena penyiksaan yang berkaitan dengan politik dengan pembocoran dokumen penting Negara Amerika Serikat, dan pemberian suaka oleh Pemerintah Equador kepada Julian Assange merupakan pelaksanaan kedaulatan dari kewenangan yang dimiliki oleh Pemerintah Equador, sehingga semua negara termasuk Inggris, Swedia dan Amerika Serikat seharusnya menghormati hal tersebut.