Deisy Christiani Maukar
Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KONFORMITAS REMAJA DAN IDENTITAS SOSIAL DENGAN BRAND LOYALTYPADA MEREK ST ARBUCKS COFFEE SURABAYA Deisy Christiani Maukar
CALYPTRA Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.786 KB)

Abstract

Budaya minum kopi sudah merupakan suatu hal yang biasa. Salah satu brand coffee shop yang cukup dikenal di banyak kalangan usia dari usia dewasa. hingga usia remaja yaitu brand Starbuck. Selain dikenal dengan ketenaran brand nya sendiri dan kualitas kopi yang dimiliki namun brand ini juga dikenal memiliki harga yang tergolong mahal. Meskipun begitu tetap saja tidak menghalangi remaja untuk kembali lagi membeli produk di Starbuclcs. Berdasarkan fenomena di atas, peneliti bermaksud untuk meneliti variabel-variabel yang melatar belakangi perilaku brand loyalty pada kalangan remaja tersebut. Tujuanya, peneliti ingin menguji apakah ada hubungan antara konformitas dan identitas sosial baik secara bersama-sama maupun parsial, dengan brand loyalty merk Starbuck coffee pada remaja di Surabaya. Subjek penelitian ini adalah remaja yang berusia 12-18 tahun dan harus pernah mengunjungi Starbucks coffee. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan uji hipotesis minor. Pada uji hipotesis menior ditemukan hasil (a). terdapat hubungan yang signifikan antara identitas sosial dengan brand loyalty r = 0.234 dengan p = 0.019). (b). Terdapat hubungan yang signifikan antara konformitas dengan brand loyalty (r = 0,207 dengan p = 0 .039). Namun pada penelitian ini identitas sosial memiliki pengaruh lebih dominan pada brand loyalty dengan sumbangan efektif 10,9%