Jonathan Evan
Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

APLIKASI TEORI PERILAKU TERENCANA: NIAT BEROLAHRAGA FUTSAL PADA PEREMPUAN Jonathan Evan
CALYPTRA Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.377 KB)

Abstract

Banyak perempuan yang menghabiskan waktu luangnya dengan melakukan olahraga futsal. Fenomena ini juga dapat dilihat melalui pertumbuhan bangunan-bangunan lapangan futsal yang semakin tersebar pada beberapa kota besar di Indonesia, khususnya di Surabaya. Berdasarkan fenomena diatas, penulis bermaksud untuk meneliti variabel-variabel yang melatarbelakangi perilaku berolahraga futsal yang dilakukan perempuan. Tujuannya, peneliti ingin menguji apakah ada hubungan antara attitude towards behavior (ATB), subjective norm (SN), dan perceived behavioral control (PBC), baik secara bersama-sama maupun secara parsial, dengan niat berolahraga futsal pada perempuan. Subjek penelitian ini (N = 98) adalah perempuan yang pernah berolahraga futsal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik incidental sampling (mayor hipotesis penelitian dianalisis dengan korelasi ganda, dan hipotesis penelitian dengan korelasi parsial). Hasil uji hipotesis menujukkan bahwa : (a). terdapat hubungan yang signifikan antara ATB, SN, dan PBC, secara bersama-sama terhadap niat berolahraga futsal pada perempuan (F = 7.158; p = 0,000 di mana p < 0,05). (b). terdapat hubungan yang signfikan antara ATB dengan niat berolahraga futsal pada perempuan (t = -2.789; p = 0.006 di mana p < 0,05). (c). terdapat hubungan yang tidak signfikan antara SN terhadap niat berolahraga futsal pada perempuan (t = -0.948; p = 0.345 di mana p > 0,05). (d). Terdapat hubungan yang signfikan antara PBC terhadap niat berolahraga futsal pada perempuan (t = -2.876; p = 0.005 di mana p < 0,05). Kesimpulan secara umum, niat untuk berolahraga futsal tidak dipengaruhi oleh faktor sosial, lingkungan di sekitarnya (subjective norm), lebih pada faktor sulit atau mudahnya (perceived behavioral control) seseorang dan faktor personal individual, bagaimana seseorang tersebut memandang, meyakini dan menyikapi perilaku tersebut (attitude toward behavior).