Ratu Kharisma Prahartiwi
Jurusan Akuntansi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLIKASI GENDER PEMIMPIN TERHADAP SISTEM PENILAIAN KINERJA DI FAMILY BUSINESS (STUDI KASUS PADA PT. X DI GERSIK) Ratu Kharisma Prahartiwi
CALYPTRA Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.68 KB)

Abstract

Dari sudut pandang gender, terdapat dua karakter yang berbeda. Karakter tersebut dapat membentuk sikap dan perilaku pemimpin terhadap bawahannya. Sikap dan perilaku tersebut kemudian membentuk budaya dan menciptakan lingkungan kerja yang berbeda. Lingkungan kerja juga akan menentukan hasil kinerja bawahan. maka dari itu, penelitian ini akan mengulas mengenai karakter yang diterapkan oleh pimpinan perempuan PT. X. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif studi kasus. Objek dari penelitian ini ditekankan pada gender pemimpin family business tersebut, penilaian kinerja yang diterapkan di perusahaan, dan karakter family business yang berbeda dengan karakter perusahaan biasa lainnya. Kemudian data diuji keabsahannya dengan menggunakan metode triangulasi sumber. Penelitian ini berjudul “Implikasi Gender Pemimpin Terhadap Sistem Penilaian Kinerja Di Family Business (Studi Kasus Pada Pt. X Di Gersik)”. data diuji keabsahannya dengan menggunakan metode triangulasi sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gender pemimpin PT. X cenderung feminim sehingga penetapan penilaian kinerja perusahaan lebih terfokus pada terjalinnya hubungan kekeluargaan yang lebih erat antara atasan dan bawahan. Namun, perusahaan dengan karakter family business di mana posisi-posisi penting kebanyakan di.duduki oleh anggota keluarga memberikan efek kepercayaan yang lebih tinggi. Dampak positif dari karakter feminim pemimpin dalam menetapkan penilaian kinerja karyawan akan membuka peluang kepada karyawan untuk lebih kreatif dan terbuka. Sedangkan dampak negatifnya yaitu dengan adanya koordinasi dan hubungan pendekatan pribadi maka akan lebih membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk memutuskan sesuatu.