Stephanie Inggrid Gejali
Jurusan Magister Manajemen Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MOTIVASI DAN MOTIF KONSUMEN MEMBELI DAN INVESTASI LM ANTAM DI SURABAYA Stephanie Inggrid Gejali
CALYPTRA Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.183 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pembentukan motivasi dan motif dalam diri seseorang dalam membeli dan investasi emas batangan yakni LM ANTAM. Sampel yang digunakan dengan karakteristik pria dan wanita yang membeli logam mulia ‘ANTAM’ di toko emas ‘ASLI’ dalam waktu 3 tahun terakhir dan lebih memilih merk ‘ANTAM’ dari pada merk emas murni lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh secara langsung melalui depth interview (wawancara mendalam) dengan 10 informan langganan tetap toko emas ‘ASLI’. Dalam penelitian ini pengolahan data menggunakan analisis kualitatif yaitu dengan melakukan : (1)Open coding, (2) Axial Coding, (3) Selective Coding. Dari hasil analisis selective coding, motif yang mendominasi ialah motif objectification dan motif utilitarian. Selain itu motif yang juga muncul ialah motif reinforcement, identification serta expressive. Sedangkan untuk proses pembentukan motivasi keinginan untuk memiliki simpanan sebagai jaminan di masa depan. Kekhawatiran yang dominan yakni uang tunai yang sangat mudah dibelanjakan. Sedangkan untuk hal-hal yang mendorong mereka memilih emas yakni karena liquiditas emas yang tinggi dan harga yang meningkat di masa depan. Sebagai pembelajaran dan proses kognitif yang mendominasi ialah pengalaman dari orang tua, teman juga informasi di internet. Perilaku yang menonjol ialah banyak yang mulai melakukan pembelian emas secara rutin dari uang tunai yang mereka tabung. Banyak yang merasa bahwa sampai saat ini jumlah emas yang dikumpulkan masih jauh dari target yang diinginkan, akan tetapi mereka juga merasa puas apabila dibandingkan dengan kondisi terdahulu dimana mereka sama sekali belum memiliki emas.