Thre Rosita Dewi
Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI DESKRIPTIF: PERILAKU MAKAN PADA MAHASISWA UNIVSERSITAS SURABAYA Thre Rosita Dewi
CALYPTRA Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.319 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku makan pada mahasiswa Universitas Surabaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan angket. Sebanyak 316 mahasiswa yang berusia 18 sampai dengan 25 tahun terlibat dalam penelitian ini. Teknik pengambilan data menggunakan incidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku makan mahasiswa Universitas Surabaya dapat digolongkan cukup seimbang, yaitu terdiri dari karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Alasan utama yang mendasari pemilihan jenis makanan yang dikonsumsi dikarenakan sudah terbiasa dan kemudahan dalam mencari jenis-jenis makanan tersebut. Terdapat juga alasan yang mendorong mahasiswa melakukan perilaku makan atau pun berhenti makan yaitu adanya dorongan biologis berupa rasa lapar dan rasa kenyang serta pengaruh psikososial seperti keinginan mencapai efek setelah makan, keberadaan makanan dan adanya sosialisasi yang dilakukan mahasiswa. Sebanyak 49.1% mahasiswa memiliki indikasi kecenderungan food addict dengan tiga sampai tujuh gejala yang dialami. Adapun gejala yang paling sering dialami yaitu gejala toleransi sedangkan gejala yang paling sedikit dialami yaitu makan secara berlebihan dari yang direncanakan. Alasan psikososial sangat memengaruhi mahasiswa yang mengalami kecenderungan food addict dalam mengonsumsi makanan. Selain itu, dampak dari perilaku makan juga memberikan perubahan psikologis bagi mahasiswa seperti mengalami cemas dan stres sehingga mereka akan kembali makan untuk menghilangkan perasaan tidak nyaman tersebut. This study aims to describe the eating behavior in collage students at the University of Surabaya. The method used in this research is descriptive quantitative method using a questionnaire. A total of 316 collage students were aged 18 to 25 years. The technique of sampling was incidental sampling. The results showed that the eating behavior at the University of Surabaya can be classified fairly balanced, which is composed of carbohydrates, fats, proteins, vitamins, and minerals. The main reason underlying the selection of the type of food consumed is due to the familiar and ease in finding these types of foods. There are also reasons that encourage collage students to do the eating behavior or even stop eating namely the existence of a biological drive hunger and satiety as well as psychosocial influences such as the desire to achieve the effect after eating, the presence of food and the presence of student socialization. A total of 49.1 % of the collage students have indicated a tendency food addict with three to seven symptoms experienced. The most commonly experienced symptom is tolerance and the least experienced is overeating than planned. Psychosocial reasons greatly affects students who have a tendency to consume food in a food addict. In addition, the impact of eating behavior also provide psychological change for collage students as experiencing anxiety and stress so they will come back to eat to relieve the uncomfortable feeling.