Zsa Zsa Besty Oematan
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERBEDAAN SUHU DAN WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP KANDUNGAN TANIN PADA EKSTRAK DAUN JAMBU METE (Anacardium occidentale L.) Zsa Zsa Besty Oematan
CALYPTRA Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.149 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu (60, 70, dan 80ºC) dan waktu ekstraksi (10,20, dan 30 menit) terhadap kandungan tanin pada ekstrak daun jambu mete (Anacardium occidentale L.). Parameter yang diukur untuk mengetahui pengaruh perbedaan suhu dan waktu ekstraksi adalah kadar tanin yang diperoleh. Penetapan kadar tanin ditentukan dengan metode titrasi permanganometri. Hasil penelitian didapatkan kadar tanin pada suhu ekstraksi 60ºC selama 10,20, dan 30 menit adalah 8,7%, 10,12%, dan 6,6%. Kadar tanin pada suhu ekstraksi 70ºC selama 10,20, dan 30 menit adalah 9,84%, 10,66%, dan 7,26%. Kadar tanin pada suhu ekstraksi 80ºC selama 10,20, dan 30 menit adalah 10,12%, 11,28%, dan 9,26%. Kadar tanin terbesar diperoleh pada suhu 80ºC selama 20 menit sebesar 11,28%. Dari hasil analisis statistika Anova Factorial (α = 0,05) menunjukkan adanya perbedaan bermakna persentase kadar tanin pada masing-masing suhu dan waktu ekstraksi serta adanya perbedaan bermakna persentase kadar tanin dari interaksi antara suhu dan waktu ekstraksi.