Selly Apriyanti
Fakultas Farmasi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI DRUG RELATED PROBLEMS PADA PENGOBATAN PASIEN DEMAM TIFOID ANAK RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT “X” DI SURABAYA Selly Apriyanti
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi demam tifoid pada usia 3-19 tahun menyumbang angka 91% dari kasus demam tifoid di Indonesia. Penyakit demam tifoid memerlukan terapi kausatif (antibiotik) dan terapi simptomatik (antipiretik dan antiemetik). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui DRP yang terjadi pada pengobatan demam tifoid pada anak. Sampel diambil dengan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu pasien anak berusia 3-12 tahun, dan didiagnosis menderita demam tifoid. Pada penelitian ini didapatkan Jumlah pasien yang mengalami DRP adalah sebanyak 12 orang dari 14 pasien (85,7%). Dalam penggunaan antibiotik, DRP yang paling banyak ditemukan adalah ketidaktepatan pemberian dosis obat sebanyak 11 pasien (78,6%), diikuti oleh ketidaktepatan frekuensi pemberian obat yang dialami pasien sebanyak 4 pasien (28,6%). Pemilihan obat antibiotik pada rumah sakit sudah sesuai, sehingga DRP dari segi ketidaktepatan pemilihan obat adalah 0%. Dalam penggunaan antipiretik dan antiemetik, DRP yang paling banyak ditemukan adalah ketidaktepatan pemberian dosis obat, sebanyak 4 pasien (28,6%), diikuti oleh ketidaktepatan frekuensi pemberian obat sebanyak 4 pasien (28,6%), lalu ketidaktepatan pemilihan obat, yang dialami sebanyak 1 pasien (7,1%).