Irene Soetanto
Program Magister Psikologi Profesi Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYUSUNAN PERANGKAT BEHAVIOR INTERVENTION PLAN (BIP) BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Irene Soetanto
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku anak berkebutuhan khusus yang berpotensi menimbulkan masalah seperti berteriak-teriak, tertawa terus, bermain sendiri, dan perilaku rigid ternyatamemengaruhi pencapaian target pembelajaran yang tercatat dalam IEP. Selama ini penanganan guru pendamping masih lebih bersikap reaktif, bukan antisipatif sehingga masih belum ada usaha mencegah agar perilaku tersebut tidak muncul lagi. Hasil survei menunjukkan bahwa tidak adanya pencatatan definisi operasional mengenai perilaku bermasalah secara jelas serta monitoringyang berkala membuat guru tidak pernah menyusun perencanaan dan penanganan perilaku. Hal ini kemudian membuat guru kesulitan dalam mengatasi perubahan perilaku dan emosi anak yang berdampak pada pencapaian hasil belajar. Oleh karena itu IEP yang dimiliki sekarang perlu dilengkapi dengan BIP. Behavior Intervention Plan (BIP)adalah rencana intervensi perilaku tertulis yang terdiri dari berbagai strategi untuk membantu mengurangi masalah perilaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun perangkat BIP yang sesuai dengan kebutuhan ABK di sekolah “x”. Desain penelitian adalah research and development. Pengambilan data menggunakan angket dan observasi. Subjek penelitian adalah sepuluh orang guru pendamping anak berkebutuhan khusus. Hasil penelitian dari angket evaluasi yang diberikan menunjukkan bahwa intervensi perangkat BIP berupa buku panduan, flowchart, instruksi kerja, dan form-form dapat memberi manfaat. Guru pendamping tidak hanya bertambah secara pengetahuan dan idenyadalam mengembangkan BIP, namun juga merasa terdorong untuk menerapkan langkah-langkah, form, dan sistem evaluasi perilaku yang terstruktur mulai dari menyusun target perilaku, memonitor, hingga mengevaluasi keberhasilan program dari awal hingga akhir proses pembelajaran pada siswa berkebutuhan khusus.