Desy Nurdila Sandy
Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SUBJECTIVE WELL BEING PADA REMAJA URBAN YANG TINGGAL DI RUMAH RUSUN Desy Nurdila Sandy
CALYPTRA Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subjective well being merupakan evaluasi terhadap kepuasan hidup individu secara umum (Diener et al., 2003). Salah satu faktor yang menentukan subjective well being adalah lingkungan yang kurang memadai bagi remaja urban di rumah susun. Urban adalah situasi perkotaan yang mencangkup tentang kepadata hingga orang-orang yang berada didalamnya (APA,2013). Pada rumah susun di area urban, remaja urban rumah susun membutuhkan subjective well being agar mampu menanggapi berbagai permasalahan yang dialami dengan baik, sehingga remaja rumah susun tetap dapat memiliki subjective well being yang tinggi pada setiap tahap perkembangannya. Berdasarkan kategori lingkungan yang kurang memadai bagi remaja rumah susun X, peneliti ingin mendeskripsikan subjective well being pada remaja urban rumah susun X. Penelitian ini adalah studi deskriptif yang bertujuan menggambarkan subjective well being remaja urban di rumah susun X. Subjek penelitian ini adalah remaja akhir 16-18 tahun perempuan dan laki-laki yang tinggal di rumah susun X sebanyak 72 orang. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling. Pengambilan data menggunakan angket satisfaction with Life Scale (SWLS) dari Diener et al (1985) dan Positive dan Negative Affect Scale (PANAS) dari Watson et al (1988). Analisis data menggunakan frekuensi dan tabulasi silang.Peneliti mendeskripsikan bahwa remaja rumah susun memiliki banyak teman sebagai upaya penyesuaian diri. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penyelesaian masalah dengan bermusyawarah dapat menentukan subjective well being yang tinggi pada remaja rumah susun X. Pada penelitian ini diketahui bahwa lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan remaja. Remaja tetap merasa puas dan nyaman meski tinggal dalam lingkungan yang kurang memadai. Akibatnya remaja urban rumah susun tetap dapat memiliki subjective well being yang tinggi meski tinggal dalam lingkungan rumah susun.