Penyakit berbasis lingkungan masih menjadi permasalahan hingga saat ini.
Hal ini dikarenakan penyakit berbasis lingkungan selalu masuk dalam 10 besar
penyakt di hampir seluruh Puskesmas di Indonesia. Diare merupakan salah satu
penyakit yang berbasis lingkungan dengan faktor yang dominan yaitu sarana air
bersih dan tempat pembuangan tinja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
hubungan sarana penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga dengan kejadian
diare pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota
Barat Kota Gorontalo.
Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional analitik dengan
rancangan Cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh
jumlah balita yang berjumlah 734 anak balita, sedangkan sampel sebanyak 259
anak balita yang ditentukan dengan teknik Simple random sampling.
Analisis statisik menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian
menunjukkan ada hubungan antara sarana penyediaan air bersih (p=0,005) dan
jenis jamban keluarga (p=0,000) dengan kejadian diare pada anak balita di
wilayah kerja Puskesmas Pilolodaa Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo.
Diharapkan bagi Puskesmas Pilolodaa untuk dapat melakukan penyuluhan
untuk memotivasi masyarakat dalam pengadaan dan penggunaan sarana
penyediaan air bersih dan jenis jamban keluarga yang memenuhi syarat.
Kata Kunci : Diare, Anak Balita, Penyediaan Air Bersih, Jamban Keluarga