Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Maulina Iriyanti; Zulfikar Zulfikar; Mawadhah Yusran
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 9, No 1 (2021): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v9i1.2992

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu dapat di ukur salah satunya dengan mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Kepuasan pasien merupakan penilaian yang baik atau buruknya pelayanan kesehatan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2018. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 300 pasien rawat jalan pada bulan Maret di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah 97 sampel yang ditentukan menggunakan accindental sampling yaitu pengambilan sampel dengan menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data telah dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan 07 Agustus 2018 dengan menggunakan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh bahwa ada hubungan mutu pelayanan kefarmasian dimensi keandalan dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi jaminan dan kepastian dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi bukti fisik dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi empati dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi daya tanggap dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05). Disarankan kepada pihak Puskesmas agar lebih meningkatkan lagi mutu pelayanan dimensi empati dan dimensi daya tanggap terhadap pasien, menunjukan sikap yang ramah dan berkomunikasi dengan baik serta memberikan perhatian yang tulus agar pasien senang dan puas dengan pelayanan yang diberikan di Puskesmas Bebesen. Kata Kunci : Pelayanan Kefarmasian, Kepuasan Pasien, Puskesmas
Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Video Tentang Diet Sehat Dengan Pencegahan Obesitas Pada Siswa Di MAN I Bener Meriah Selly Susanti; Maulina Iriyanti; Zulfikar Zulfikar
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 10, No 1 (2022): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v10i1.4241

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin sering ditemukan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatantentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah tahun 2021.Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/I dengan status aktif bersekolah di MAN I Bener Meriah tahun 2021 sebanyak 159 responden. Sampel yang diperoleh sebanyak 61 sampel dari 159 siswa/I dengan status aktif bersekolah di MAN I Bener Meriah dengan menggunakan rumus slovin. Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 08 November 2021dengan menggunakan kuisioner.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan PengetahuanPenyuluhan Kesehatan tentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah mayoritas Siswa/i melakukan melakukan pencegahan obesitas sebanyak 14 responden (87,5%), dari 19 responden yang berpengetahuan cukup mayoritas Siswa/i tidak melakukan pencegahan obesitas sebanyak 14 responden (73,7%) dan dari 26 responden yang memiliki pengetahuan kurang Siswa/i tidak melakukan pencegahan obesitas sebanyak 23 responden (88,5%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square dan pada derajat kepercayaan 95% dilakukan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan tentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah, diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05). Hal ini menunjukkan secara statistis bahwa terdapat Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan tentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Diet Sehat, Video, Pencegahan Obesitas
Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Di Pesantren Ahlusunnah Wal Jama’ah Simpang Balek Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Ramadhani Ramadhani; Maulina Iriyanti; Mawadhah Yusran
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 10, No 2 (2022): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v10i2.4952

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes Scabiei varian hominis dan produknya pada tubuh (Djuanda, 2011). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan Sanitasi Lingkungan pada Santri Pesantren AhlussunnahWalJama’ah Simpang Balek Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah dengan kejadian skabies. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain crossectional. Respode diabil sebaak 222  responden. Sampel yang diperoleh sebanyak 69 sampel dari 222 santri dengan status aktif dengan menggunakan rumus slovin. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 sampai dengan 27 Oktober 2021 dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Pengetahuan Mengenai Penyuluhan Kesehatan hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies di pesantren ahlusunnah wal jama”ah mayoritas Santri  dari 69 responden  yang personal hygiene bersih yang mengalami kejadian skabies 12 responden (44,4%), yang personal hygiene bersih yang tidak mengalami kejadian skabies 15 (55,6%), yang  personal hygienecukupdari 69 responden yang mengalamikejadianskabies 25 (73,5%), yang personal hygienecukup yang tidakmengalamikejadianskabies 9 (26,5%), dan personal hygiene kurang dari 69 responden yang mengalami kejadian skabies 6 (75%), yang personal hygiene kurang tidak mengalami kejadian skabies 2 (25%).dari 69 responden  yang mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungan yang memenuhi syarat 0 (0%), yang tidak mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungan yang memenuhisyarat 6 (100%) danyang mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungantidak memenuhi syarat 43 (68,3%), yang tidak mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungantidak memenuhi syarat  berjumlah 20  (31,7%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square dan pada derajat kepercayaan 95% dilakukan untuk mengetahui Hubungan prsonalhygiene dan sanitasi lingkungan degan kejadian diare di pesantren Ahlusunnah wal jama”ah, . Hal ini menunjukkan secara statistis bahwaperoleh nilai P Value = 0,049 0,05.Hal ini menunjukan bahwa  ada hubungan antara personal hyigiene  dengan kejadian skabies di Pesantren Ahlusunnah wal Jamaa”ah.Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Chi-Square di peroleh nilai P Value = 0,001 0,05. Hal ini menunjukan bahwa  ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies di Pesantren Ahlusunnah Waljama”ah.Kata Kunci      : personal hygiene, sanitasi lingkungan, scabies, pesantren Ahlusunnah Wal jamaa”ah
HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP REMAJA PUTRI MENGENAI PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMAN 1 BANDAR Mawadhah Yusran; Maulina Iriyanti
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 2 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i2.8402

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri merupakan deteksi dini kanker payudara yang paling banyak di anjurkan bagi setiap wanita, tindakan ini sangat penting karena hampir 85% benjolan di payudara wanita ditemukan oleh penderita sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan dengan  pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai SADARI (periksa payudara sendiri) di SMAN 1 Bandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan desain Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 215 responden. Analisa data dalam penelitian menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisa promosi kesehatan dengan pengetahuan diperoleh nilai P Value = 0,000. Dan analisa data promosi kesehatan dengan sikap diperoleh nilai P Value =  0,003. Hasil dari penelitian ini adalah, ada hubungan promosi kesehatan dengan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai SADARI di SMAN 1 Bandar
Optimalisasi Pangan Lokal Berbasis Kearifan Lokal sebagai Strategi Penanggulangan Wasting di Kecamatan Permata mawadhah yusran; maulina iriyanti
Dedikasi:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/dedikasi.v6i2.457

Abstract

Wasting merupakan salah satu permasalahan gizi serius pada balita di Indonesia, termasuk di Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Kegiatan pengabdian ocalakat ini bertujuan mengoptimalkan pangan ocal berbasis kearifan ocal sebagai strategi penanggulangan wasting pada balita di Kecamatan Permata. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, pengorganisasian komunitas, peningkatan kapasitas melalui penyuluhan gizi, pelatihan pengolahan pangan ocal, serta monitoring dan evaluasi. Program melibatkan ibu balita, kader, dan tenaga ocalaka Puskesmas. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu balita tentang gizi anak dan pemanfaatan pangan ocal yang beragam seperti kelor, labu, dan sagu dalam makanan pendamping ASI (PMT). Terjadi penurunan prevalensi wasting dari 18,4% menjadi 11,2% setelah intervensi program, serta peningkatan keragaman pangan bergizi yang dikonsumsi balita. Partisipasi ocalakat tinggi dengan kehadiran lebih dari 85% pada setiap kegiatan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis pangan ocal yang mengintegrasikan kearifan ocal efektif dalam menanggulangi wasting dan dapat direplikasi di daerah lain. Keywords : kearifan lokal, pangan lokal, wasting, gizi anak
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMPAHAN KABUPATEN BENER MERIAH Maria Santiwi; Maulina Iriyanti; Nurlaely HS
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v7i2.227

Abstract

ABSTRACT Background: Hypertension is a complex condition where blood pressure is persistently above normal. Hypertension is called the silent killer because its symptoms are often without complaints. Treatment adherence of hypertensive patients is important because hypertension is a disease that cannot be cured but must always be controlled. Objective: This study aims to analyze the relationship between the level of knowledge and family support with adherence to hypertension treatment in the working area of the lampahan health center, bener meriah district. Methods: The research design used quantitative methods with cross sectional research type. Data were collected using a knowledge and family support questionnaire, while for compliance using the MMAS-8 (Morisky Medication 8-item Adherence Scale) questionnaire. The sample in this study was 80 people who were taken using purposive sampling technique. Data were analyzed using chi-square test. Results: Based on the results of the study, it was found that most respondents had sufficient knowledge about antihypertensive drugs, namely 35 people (43.8%), most respondents did not have family support in undergoing treatment, namely 43 people (53.7%). The statistical results of the square test test obtained (p value = 0.000). between the level of knowledge and treatment compliance, and also (p value = 0.000). This shows statistically that there is a significant relationship between the level of knowledge and family support with adherence to treatment of hypertensive patients in the working area of the lampahan health center, bener meriah district. Conclusion: The level of knowledge and family support has a relationship with adherence to treatment of hypertensive patients in the working area of the lampahan health center, Bener Meriah district. Keywords : Knowledge, Family Support, Adherence, Hypertension
HUBUNGAN SIKAP, PERILAKU DAN PARTISIPASI KADER POSBINDU PTM TERHADAP KEPATUHAN PASIEN DALAM UPAYA PEMERIKSAAN PENYAKIT HIPERTENSI DI KECAMATAN KETOL Ica Nabila; Maulina Iriyanti; Nurlaely HS
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v7i2.230

Abstract

ABSTRACT Hypertension or also known as high blood pressure is a condition in which blood vessels continuously increase pressure. Blood is carried from the heart to all parts of the body through the blood vessels. Blood pressure is created from the pressure of blood pushing against the walls of blood vessels (arteries) as it is pumped by the heart. Research methodology: quantitative research using cross sectional method, as well as data collection carried out jointly by using questionnaires. The total population of 534 hypertensive patients and samples in this study amounted to 84 respondents, the independent variable in this study (attitude, behavior and cadre participation) the dependent variable (patient compliance in the examination of hypertension). Results: 0.000<0.05. So, Ha was accepted and Ho was rejected. It can be concluded that there is a significant relationship between the attitude of Posbindu PTM cadres to the compliance of hypertensive patients in the examination of hypertension in Ketol. Based on The Chi-Square test results obtained a significant value of 0.005<0.05. So, Ha was accepted and Ho was rejected. It can be concluded that there is a significant relationship between the behavior of Posbindu PTM cadres to the compliance of hypertensive patients in the examination of hypertension in Ketol. Based on The Chi-Square test results obtained a significant value of 0.002<0.05. So, Ha was accepted and Ho was rejected. It can be concluded that there is a significant relationship between the participation of Posbindu PTM cadres to the compliance of hypertensive patients in the examination of hypertension in Ketol. Initiation and suggestion: the response to the study of attitude variables negative category as much as 51 (60.7%) positive 33 (39.3%). Responses to behavioral variables positive category as much as 39 (46.4%) negative 45 (53.6.8%). Responses to the variable participation with the category "yes" as much as 36 (42.9%) category "No" 48 (57.1%). Suggestions that for health workers to increase direct participation, for researchers in the future in order to increase visits. Keywords : Attitude, Behavior, Participation, Compliance