Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Maulina Iriyanti; Zulfikar Zulfikar; Mawadhah Yusran
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 9, No 1 (2021): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v9i1.2992

Abstract

Pelayanan kesehatan yang bermutu dapat di ukur salah satunya dengan mengetahui kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diberikan. Kepuasan pasien merupakan penilaian yang baik atau buruknya pelayanan kesehatan yang diterimanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Mutu Pelayanan Kefarmasian Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2018. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 300 pasien rawat jalan pada bulan Maret di Puskesmas Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Sampel dalam penelitian ini adalah 97 sampel yang ditentukan menggunakan accindental sampling yaitu pengambilan sampel dengan menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data telah dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan 07 Agustus 2018 dengan menggunakan kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh bahwa ada hubungan mutu pelayanan kefarmasian dimensi keandalan dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi jaminan dan kepastian dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi bukti fisik dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi empati dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05), ada hubungan antara dimensi daya tanggap dengan kepuasan pasien rawat jalan diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05). Disarankan kepada pihak Puskesmas agar lebih meningkatkan lagi mutu pelayanan dimensi empati dan dimensi daya tanggap terhadap pasien, menunjukan sikap yang ramah dan berkomunikasi dengan baik serta memberikan perhatian yang tulus agar pasien senang dan puas dengan pelayanan yang diberikan di Puskesmas Bebesen. Kata Kunci : Pelayanan Kefarmasian, Kepuasan Pasien, Puskesmas
Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Video Tentang Diet Sehat Dengan Pencegahan Obesitas Pada Siswa Di MAN I Bener Meriah Selly Susanti; Maulina Iriyanti; Zulfikar Zulfikar
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 10, No 1 (2022): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v10i1.4241

Abstract

Obesitas merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin sering ditemukan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatantentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah tahun 2021.Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/I dengan status aktif bersekolah di MAN I Bener Meriah tahun 2021 sebanyak 159 responden. Sampel yang diperoleh sebanyak 61 sampel dari 159 siswa/I dengan status aktif bersekolah di MAN I Bener Meriah dengan menggunakan rumus slovin. Penelitian dilakukan pada tanggal 28 Oktober sampai dengan 08 November 2021dengan menggunakan kuisioner.Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan PengetahuanPenyuluhan Kesehatan tentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah mayoritas Siswa/i melakukan melakukan pencegahan obesitas sebanyak 14 responden (87,5%), dari 19 responden yang berpengetahuan cukup mayoritas Siswa/i tidak melakukan pencegahan obesitas sebanyak 14 responden (73,7%) dan dari 26 responden yang memiliki pengetahuan kurang Siswa/i tidak melakukan pencegahan obesitas sebanyak 23 responden (88,5%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square dan pada derajat kepercayaan 95% dilakukan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan tentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah, diperoleh nilai P Value 0,000 (P ≤ 0,05). Hal ini menunjukkan secara statistis bahwa terdapat Hubungan Pengetahuan Penyuluhan Kesehatan tentang Diet SehatMenggunakan Video dengan Pencegahan Obesitas pada Siswa/i di MAN I Bener Meriah. Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatan, Diet Sehat, Video, Pencegahan Obesitas
Hubungan Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Kejadian Skabies Pada Santri Di Pesantren Ahlusunnah Wal Jama’ah Simpang Balek Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah Ramadhani Ramadhani; Maulina Iriyanti; Mawadhah Yusran
Serambi Saintia : Jurnal Sains dan Aplikasi Vol 10, No 2 (2022): Serambi Saintia
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jss.v10i2.4952

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infestasi dan sensitisasi tungau Sarcoptes Scabiei varian hominis dan produknya pada tubuh (Djuanda, 2011). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan Sanitasi Lingkungan pada Santri Pesantren AhlussunnahWalJama’ah Simpang Balek Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah dengan kejadian skabies. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain crossectional. Respode diabil sebaak 222  responden. Sampel yang diperoleh sebanyak 69 sampel dari 222 santri dengan status aktif dengan menggunakan rumus slovin. Penelitian dilakukan pada tanggal 13 sampai dengan 27 Oktober 2021 dengan menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Pengetahuan Mengenai Penyuluhan Kesehatan hubungan personal hygiene dan sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies di pesantren ahlusunnah wal jama”ah mayoritas Santri  dari 69 responden  yang personal hygiene bersih yang mengalami kejadian skabies 12 responden (44,4%), yang personal hygiene bersih yang tidak mengalami kejadian skabies 15 (55,6%), yang  personal hygienecukupdari 69 responden yang mengalamikejadianskabies 25 (73,5%), yang personal hygienecukup yang tidakmengalamikejadianskabies 9 (26,5%), dan personal hygiene kurang dari 69 responden yang mengalami kejadian skabies 6 (75%), yang personal hygiene kurang tidak mengalami kejadian skabies 2 (25%).dari 69 responden  yang mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungan yang memenuhi syarat 0 (0%), yang tidak mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungan yang memenuhisyarat 6 (100%) danyang mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungantidak memenuhi syarat 43 (68,3%), yang tidak mengalami kejadian skabies dengan sanitasi lingkungantidak memenuhi syarat  berjumlah 20  (31,7%). Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square dan pada derajat kepercayaan 95% dilakukan untuk mengetahui Hubungan prsonalhygiene dan sanitasi lingkungan degan kejadian diare di pesantren Ahlusunnah wal jama”ah, . Hal ini menunjukkan secara statistis bahwaperoleh nilai P Value = 0,049 0,05.Hal ini menunjukan bahwa  ada hubungan antara personal hyigiene  dengan kejadian skabies di Pesantren Ahlusunnah wal Jamaa”ah.Hasil analisis statistik dengan menggunakan uji Chi-Square di peroleh nilai P Value = 0,001 0,05. Hal ini menunjukan bahwa  ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan kejadian skabies di Pesantren Ahlusunnah Waljama”ah.Kata Kunci      : personal hygiene, sanitasi lingkungan, scabies, pesantren Ahlusunnah Wal jamaa”ah
HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN DENGAN PENGETAHUAN, SIKAP REMAJA PUTRI MENGENAI PERIKSA PAYUDARA SENDIRI (SADARI) DI SMAN 1 BANDAR Mawadhah Yusran; Maulina Iriyanti
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 9, No 2 (2022): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v9i2.8402

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri merupakan deteksi dini kanker payudara yang paling banyak di anjurkan bagi setiap wanita, tindakan ini sangat penting karena hampir 85% benjolan di payudara wanita ditemukan oleh penderita sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan promosi kesehatan dengan  pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai SADARI (periksa payudara sendiri) di SMAN 1 Bandar. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan desain Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan tehnik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 215 responden. Analisa data dalam penelitian menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil analisa promosi kesehatan dengan pengetahuan diperoleh nilai P Value = 0,000. Dan analisa data promosi kesehatan dengan sikap diperoleh nilai P Value =  0,003. Hasil dari penelitian ini adalah, ada hubungan promosi kesehatan dengan pengetahuan dan sikap remaja putri mengenai SADARI di SMAN 1 Bandar