This Author published in this journals
All Journal Juke
Mukhlis Imanto
Bagian Ilmu Penyakit Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT-KL), Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Penatalaksanaan Abses Leher Dalam di Departemen THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung Periode Januari 2012–Desember 2012 Mukhlis Imanto
JUKE Unila Vol 5, No 9 (2015)
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.233 KB)

Abstract

Abses leher dalam didefinisikan sebagai kumpulan nanah setempat yang terbentuk dalam ruang potensial diantara fasia leher dalam akibat kerusakan jaringan yang berasal dari penjalaran infeksi gigi, mulut, tenggorok, sinus paranasal, telinga tengah, dan leher. Penatalaksanaan bertujuan menurunkan angka morbiditas dan terutama mortalitas, meliputi insisi dan drainase serta pemberian antibiotik yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penatalaksanaan abses leher dalam di Departemen THT-KL Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif  retrospektif pada penderita yang terdiagnosis abses leher dalam berdasarkan data rekam medik periode Januari-Desember 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan 28 pasien, laki–laki (68%) dan perempuan (32%), terjadi pada kelompok usia terbanyak  20-39 tahun (50%), dengan tingkat sosial ekonomi rendah (64%). Berdasarkan jenis atau lokasi abses didapatkan terbanyak abses peritonsiller (32%) dengan sumber infeksi terbanyak dari odontogenik (50%). Penatalaksanaan terbanyak, antibiotik disertai insisi drainase (43%). Lama perawatan diperoleh terbanyak <7 hari (39%) dengan kondisi saat pulang terdapat perbaikan (71%). Simpulan penatalaksanaan abses leher dalam di Departemen THT-KL RSHS Bandung periode Januari-Desember 2012 memperlihatkan kondisi pasien saat pulang dengan perbaikan. [JuKe Unila 2015; 5(9):33-37]