Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis dan kepadatan gastropoda, kerapatan lamun, penutupan lamun. Selain itu juga mengetahui asosiasi gastropoda di ekosistem lamun di perairan Senggarang Besar. Penelitian ini di lakukan dengan metode random sampling sebanyak 31 titik menggunakan transek kuadrat berukuran 1x1 m untuk pengamatan gastropoda dan lamun. Hasil penelitian ditemukan 12 jenis gastropoda. Nilai kepadatan gastropoda berkisar antar 0,35-2,94 individu/m2. Hasil penelitian jenis lamun yang di temukan 4 jenis lamun yaitu, Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Halodule uninervis, dan Syringodium isoetifolium. Nilai kerapatan jenis lamun Enhalus acoides 14,32 individu/m2, Thalassia hemprichii 86,39 individu/m2, Halodule uninervis 21,58 individu/m2 dan Syringodium isoetifolium 3,87 individu/m2. Total kerapatan seluruh jenis lamun 126,16 individu/m2. Penutupan jenis lamun Enhalus acoides 12,63%, Thalassia hemprichii 50,96%, Halodule unnerves 13,40%, dan Syringodium isotifolium 0,29%. Penutupan total seluruh jenis lamun adalah 77,29%. Tingkat asosiasi gastropoda antar spesies sebanyak 11 spesies memiliki asosiasi negatif di antaranya adalah Leavistrombus turturela, Strombus urceus, Planaxis sulcatus, Cerithium nesioticum, Cerithium aluco, Cerithium zonatum, Pugilina cocholidium, Cronia margariticola, Muricodrupa fiscela, Pyrene epamella, Otopleura auriscati. Sedangkan 1 spesies memiliki tingkat asosiasi positif yaitu jenis Rhinoclavis aspera.