Perencana Keuangan adalah sebuah profesi yang membantu keluarga untuk merencanakan keuangan keluarga dengan cara mengidentifikasi, menganalisa tujuan keuangan dan permasalahan keluarga serta dapat memberikan solusi perencanaan keuangan yang tepat sehingga tujuan-tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang dapat tercapai. Perencanaan keuangan ini dilakukan kepada klien yang bernama Bapak âXâ yang bekerja karyawan perusahaan swasta. Profil resiko klien adalah moderat agresif yang artinya klien menginginkan hasil investasi yang cukup tinggi walaupun didalamnya mengandung resiko dan fluktuasi yang cukup tinggi juga. Persentase aset yang dimiliki adalah aset investasi 25,2 persen, aset lancar 11,5 persen dan aset penggunaan pribadi 63,3 persen. Tujuan-tujuan keuangan klien adalah dana darurat, dana pernikahan anak pertama, dana pernikahan anak kedua, dana pensiun, dan dana liburan.Perencanaan keuangan ini dilakukan dengan beberapa tahap. Pertemuan awal adalahpengisian Data Gathering Questionaire (DGQ) dan interview/ collect data. Sedangkan metode untuk menyusun perencanaan keuangan ini dilakukan dengan beberapa tahap diantaranya mengidentifikasi hubungan dengan klien, menentukan tujuan dan mendapatkan data, analisa dan evaluasi status keuangan klien, menyajikan rekomendasi perencanaan keuangan.Setelah melakukan analisa dan pembahasan terhadap tujuan keuangan klien, bisa diambil kesimpulan bahwa untuk mencapai tujuan tersebut perencana keuangan merekomendasikan produk-produk yang sesuai yaitu: pada Tabungan Britama, TRIM Kas 2, Panin Dana Utama Plus 2, Panin Dana Unggulan, Panin Dana Maksima