Siti Mustafidah
SMPLB-A TPA JEMBER

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENCEGAH PERILAKU SEKS BEBAS PADA SISWA TUNANETRA JENJANG SMPLB-A TPA JEMBER Siti Mustafidah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol 2 No 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa IKIP PGRI Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.193 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan data yang berhubungan dengan Implementasi Pembelajaran Kesehatan Reproduksi untuk Mencegah Perilaku Seks Bebas pada SiswaTunanetra Jenjang SMPLB-A TPA Jember Tahun Ajaran 2017/ 2018 serta mendeskripsikan data mengenai kendala dan solusi dalam mengimplementasikan pembelajaran kesehatan reproduksi kepada siswa tunanetra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Data yang diperoleh berupa silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata pelajaran kesehatan reproduksi. Selain itu, adanya media pembelajaran dapat membantu guru dan siswa-siswi tunanetra dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.Serta adapun kendala guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran kesehatan reproduksi yaitu seperti penggunaan bahasa ilmiah dalam penyampaian materi, kesulitan visual siswa tunanetra dalam mendeskripsikan suatu benda sehingga membuat setiap siswa mempunyai salah persepsi, serta dengan sedikitnya jumlah siswa membuat guru sulit untuk memberikan tugas kelompok. Berdasarkan kendala yang ada dalam kegiatan pembelajaran, maka tentunya ada solusi untuk kendala atau hambatan tersebut, yaitu dengan memberikan media atau alat bantu untuk pembelajaran kesehatan reproduksi dan tetap menggunakan bahasa ilmiah dalam menjelaskan nama alat reproduksi laki-laki maupun perempuan, maka siswa tunanetra tidak akan salah persepsi dalam memahami materi yang telah disampaikan serta dengan guru memberikan tugas kelompok kecil dan ujian lisan dapat membantu siswa tunanetra untuk melatih kemampuan berpendapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa-siswi tunanetra di SMPLB-A TPA Jember lebih faham dengan bahaya dari perilaku seks bebas serta mengetahui cara menghindarinya melalui kegiatan pembelajaran kesehatan reproduksi yang telah dilaksanakan di SMPLB-A TPA Jember.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK MENCEGAH PERILAKU SEKS BEBAS PADA SISWA TUNANETRA JENJANG SMPLB-A TPA JEMBER Siti Mustafidah
SPEED Journal : Journal of Special Education Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Biasa Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan data yang berhubungan dengan Implementasi Pembelajaran Kesehatan Reproduksi untuk Mencegah Perilaku Seks Bebas pada SiswaTunanetra Jenjang SMPLB-A TPA Jember Tahun Ajaran 2017/ 2018 serta mendeskripsikan data mengenai kendala dan solusi dalam mengimplementasikan pembelajaran kesehatan reproduksi kepada siswa tunanetra. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.Data yang diperoleh berupa silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) mata pelajaran kesehatan reproduksi. Selain itu, adanya media pembelajaran dapat membantu guru dan siswa-siswi tunanetra dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.Serta adapun kendala guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran kesehatan reproduksi yaitu seperti penggunaan bahasa ilmiah dalam penyampaian materi, kesulitan visual siswa tunanetra dalam mendeskripsikan suatu benda sehingga membuat setiap siswa mempunyai salah persepsi, serta dengan sedikitnya jumlah siswa membuat guru sulit untuk memberikan tugas kelompok. Berdasarkan kendala yang ada dalam kegiatan pembelajaran, maka tentunya ada solusi untuk kendala atau hambatan tersebut, yaitu dengan memberikan media atau alat bantu untuk pembelajaran kesehatan reproduksi dan tetap menggunakan bahasa ilmiah dalam menjelaskan nama alat reproduksi laki-laki maupun perempuan, maka siswa tunanetra tidak akan salah persepsi dalam memahami materi yang telah disampaikan serta dengan guru memberikan tugas kelompok kecil dan ujian lisan dapat membantu siswa tunanetra untuk melatih kemampuan berpendapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa-siswi tunanetra di SMPLB-A TPA Jember lebih faham dengan bahaya dari perilaku seks bebas serta mengetahui cara menghindarinya melalui kegiatan pembelajaran kesehatan reproduksi yang telah dilaksanakan di SMPLB-A TPA Jember.