This Author published in this journals
All Journal Shautut Tarbiyah
Laode Abdul Wahab
Dosen IAIN Kendari

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemerolehan Bahasa Arab Anak Usia 2-7 Tahun (Studi Kasus Beberapa Anak di Konawe Selatan) Laode Abdul Wahab
Shautut Tarbiyah Vol 20, No 2 (2014): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.304 KB) | DOI: 10.31332/str.v20i2.24

Abstract

Penelitian pemerolehan bahasa Arab anak menarik dan unik. Penelitian ini telah dilakukan dengan menyidik beberapa anak usia 2-7 tahun di Konawe Selatan. Data dihimpun melalui teknik rekam, simak, dan catat. Pengamatan juga dilakukan untuk penelisikan kehidupan nara sumber. Penelitian ini menemukan bahwa kalimat-kalimat bahasa Arab yang dituturkan oleh para nara sumber masih belum sempurna atau masih terdapat kesalahan-kesalahan pelafalan. Umumnya kesalahan nara sumber berupa penambahan, penggantian, dan penghilangan fonem. Dalam beberapa kasus tidak hanya terjadi penghilangan unsur fonem, tetapi juga unsur partikel dan kata. Apabila diamati secara sepintas kesalahan lebih disebabkan masih sulitnya nara sumber menyampaikan pikiran dan perasaannya secara lugas akibat pengetahuan mereka yang belum memadai tentang bahasa Arab. Kesalahan juga lebih diakibatkan oleh belum memadainya fungsi-fungsi artikulasi produksi bahasa mereka. Penelitian ini menemukan pola yang hampir sama terkait dengan pemerolehan bahasa Arab di kalangan anak pada umumnya. Penelitian merekomendasikan agar penelitian terkait sosiolinguistik dan antropolinguistik bahasa Arab pada usia dini perlu terus dilakukan khususnya kapada anak-anak di Konawe Selatan.Kata Kunci : pemerolehan bahasa, anak, bahasa arab, Konawe Selatan.
Pilihan Kode dalam Ranah Sosial pada Masyarakat Keturunan Arab Empang Laode Abdul Wahab
Shautut Tarbiyah Vol 19, No 1 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.12 KB) | DOI: 10.31332/str.v19i1.46

Abstract

Pilihan kode dalam masyarakat keturunan Arab di Empang merupakan fenomena yang menarik sebab fenomena ini bertemali bukan hanya dengan aspek kebahasaan semata, melainkan juga dengan aspek sosial budaya. Penelitian telah dilakukan dan difokuskan pada penggunaan kode komunikatif pada ranah sosial. Untuk mengungkap akar permasalahan digunakan pendekatan sosiolinguistik. Objek penelitian adalah tuturan pada masyarakat keturunan Arab di Empang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode pengamatan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, yang disertai dengan alat bantu perekaman dan pengkartuan data lingual. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui teknik padan referensial dan translasional. Sementara, penentuan maknanya dengan metode kontekstual. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pilihan kode dalam masyarakat tutur di Empang terpola berdasarkan ranah pemakaian bahasa dalam interaksi sosial utamanya pada ranah keluarga, keagamaan dan transaksional. Pola pilihan kode dalam masyarakat tutur ini ditentukan oleh hubungan antara latar, hubungan peran antar-peserta tutur, dan pokok pembicaraan.Kata Kunci: Pilihan Kode, Ranah Sosial, Masyarakat Keturunan Arab
Pemerolehan Pragmatik pada Anak Usia 2 Tahun (Studi pada Neilika Elen Elmaihira Warga Desa Cialam Jaya Konda) Laode Abdul Wahab
Shautut Tarbiyah Vol 19, No 2 (2013): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.475 KB) | DOI: 10.31332/str.v19i2.60

Abstract

Penelitian mengenai pemerolehan pragmatik pada anak usia dua tahun menarik. Penelitian ini telah dilakukan pada nara sumber Neilika Elen Elmaihira dipanggil Elen seorang anak perempuan usia dua tahun tinggal di Desa Cialam Jaya Konda pada tanggal 24-25 Mei 2013 dengan teknik rekam, simak, dan catat. Nara sumber sehari-harinya menggunakan bahasa Indonesia untuk berinteraksi dengan keluarga dan teman sepermainannya. Hasil penyimakan, pencatatan dan transkrip perekaman dijadikan data dialog. Data yang tersedia menunjukan bahwa pada setiap konteks dialog terdapat pelanggaran terhadap maksim-maksim dengan frekuensi tertentu. Sebagian jawaban nara sumber bersifat lugas dan sangat informatif atau sudah mematuhi maksim kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Pelanggaran maksim lebih disebabkan tidak memadainya pengetahuan nara sumber. Penggunaan bahasa tubuh seperti mengangguk dan menggelengkan kepala menandakan bahwa nara sumber berusaha untuk mematuhi maksim di tengah ketidaktahuannya.Kata Kunci: Pemerolehan Pragmatik, Anak 2 Tahun, Elen, Cialam Jaya