Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KONSEP DASAR PENGELOLAAN PENGAJARAN Samrin Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 16, No 1 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.333 KB) | DOI: 10.31332/str.v16i1.121

Abstract

Proses interaksi belajar mengajar (pengajaran) merupakan inti darikegiatan pendidikan. Keberhasilan dalam proses belajar mengajartersebut mempunyai dampak positif kepada peserta didik, yaitumeningkatkan kemampuan, keterampilan, pengetahuan, dan nilai yangdimiliki oleh peserta didik. Keberhasilan tersebut salah satudiantaranya dapat diketahui dari prestasi yang dicapai oleh pesertadidik dalam proses belajar. Dalam mencapai prestasi belajar yangbaik, terdapat dua hal yang mempengaruhi keberhasilannya, yaitukarakteristik individu dan kualitas pengajaran, di antaranyapengelolaan pengajaran. Karakteristik individu yang mempengaruhihasil belajar siswa merupakan faktor yang bersumber dari dalam dirisiswa yang terdiri dari usia, kematangan, kesehatan, kelelahan,suasana hati, motivasi, minat dan kebiasaan belajar. Sedangkankualitas pengajaran merupakan faktor yang bersumber dari luar siswayang berkaitan dengan kualitas dari pengelolaan pengajaran yang baik,dan komponen-komponen pengajaran. Komponen-komponen yangberhubungan langsung dengan proses belajar mengajar adalah guru,kurikulum, metode, sarana dan prasarana. Sebagai salah satukomponen pengajaran, guru mempunyai peran yang sangat penting,utamanya dalam menentukan keberhasilan belajar siswa.Kata Kunci : Pengelolaan, Pengajaran
PENDIDIKAN DAN HAK ASASI MANUSIA Samrin Samrin
Shautut Tarbiyah Vol 17, No 1 (2011): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2805.794 KB) | DOI: 10.31332/str.v17i1.138

Abstract

Dalam Undang-Undang Dasar 1945 pendidikan merupakan hak yangmutlak bagi setiap warga negara Indonesia. Dengan demikian,pendidikan dapat menjadi media pembelajaran dan pembudayaanpenegakan hak asasi manusia. Tulisan ini mencoba menelaah tentangketerkaitan antara pendidikan sebagai proses memanusiakan manusiadan hak asasi manusia sebagai upaya menempatkan pada posisisebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial. Pendidikandan Hak Asasi Manusia pada prinsipnya dapat diletakkan dalamhubungan yang saling mempengaruhi atau saling menguntungkan,pola hubungan yang dimaksud dapat dilihat dari dua aspek yaknihubungan fungsional dan hubungan simbiotikKata kunci: Pendidikan, Hak, manusia.
KONSEP ILMU PENGETAHUAN MENURUT AL-GAZALI Analisis Epistimologi Islam Samrin Samrin
Al-MUNZIR No 2 (2013): Vol. 6 No. 2 November 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.293 KB) | DOI: 10.31332/am.v6i2.261

Abstract

Abstrak: Dalam dekade terakhir ini, usaha pengkajiandan pengembangan ilmu pengetahuan dari waktu kewaktu semakin bertambah meningkat, terutama karenaadanya kaitan dengan kecenderungan yang semakintumbuh terhadap pemahaman dan penafsiran ajaranIslam secara rasional. Selain itu juga karena adanyakeinginan untuk lebih memperkenalkan khazanahinteketual dan spiritual para cendekawan muslim masalampau sebagai suatu sisi lain dari pusaka budaya yangmereka wariskan. Salah satu di antaranya adalah Imamal-Gazali yang dikenal dengan gelar hujjatul Islam,seorang ulama dan pemikir besar dalam dunia Islamyang sangat produktif dalam menulis. Kitab-kitab yangditulis oleh al-Gazali meliputi berbagai bidang ilmu padazaman itu, seperti al-Qur’an, akidah, ilmu kalam usulfikh, fikh, tasawuf mantik, falsafah, kebatinan(bathiniyyah) dan lain-lain. Adapun Karya yang sangatmonumental dan sekaligus membuatnya sangat dominanpengaruhnya dalam pemikiran umat adalah Tahafut al-Falasifah, Ihya’ ‘Ulumu ad-Diin dan al-Munqidz mina’Dh-dhalal.Kata Kunci : Ilmu Pengetahuan, al-Gazali.
KONSEP PENDIDIKAN MULTIKULTURAL Samrin Samrin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan No 2 (2014): VOL 7. NO. 2 JULI-DESEMBER 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v7i2.321

Abstract

Pendidikan adalah salah satu bidang yang sangat menentukandalan kemajuan suatu negara, Indonesia merupakan negara kesatuanyang terdiri dari berbagai macam suku, adat, agama, bahasa dan lainlain.Kesatuan ini yang akan menjadi bentuk negara ini secara pluralmelalui pendidikan, perbedaaan ini dapat disatukan agar tidak terjadidiskriminasi yang menyudutkan pada satu golongan. Indonesiamerupakan salah satu negara yang multikultural terbesar di dunia,kebenaran dari pernyataan ini dapat dilihat dari sosio kultur maupungeografis yang begitu beragam dan luas. Keragaman ini diakui atautidak, akan dapat menimbulkan berbagai macam persoalan seperti yangsekarang dihadapi bangsa ini. Seperti korupsi, kolusi, nepotisme,premanisme, perseteruan politik, kemiskinan, kekerasan, separatisme,perusakan lingkunghan dan hilangnya rasa kemanusiaan untuk selalumenghargai hak-hak orang lain adalah bentuk nyata darimultikulturalisme.Pendidikan multikultural seyogyanya memfasilitasi prosespembelajaran yang mengubah perspektif monokultural yang esensial,penuh prasangka dan diskriminatif ke perspektif multikulturalis yangmenghargai keragaman dan perbedaan, toleransi, dan sikap terbuka(inklusif). Perubahan paradigma semacam ini menuntut transformasiyang tidak hanya terbatas pada dimensi kognitif belaka. lebih dari itu,juga menuntut perubahan pada dimensi afektif dan psikomotorik.Kata Kunci : Pendidikan dan Multikultural.
DIKOTOMI ILMU DAN DUALISME PENDIDIKAN Samrin Samrin
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan 2013: Vol. 6 No. 1 Januari - Juli 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v6i1.300

Abstract

Polemik di sekitar dikotomi dan dualisme pendidikandikalangan para ahli masih terus berlangsung. Diterimanya prinsipdikotomi antara ilmu-ilmu agama dan ilmu-ilmu umum adalah diantara indikasi kerapuhan dasar filosofis pendidikan Islam itu.Dikotomi terlihat dengan jelas pada dualisme sistem pendidikan dinegeri-negeri muslim, sistem pesantren dengan segala variasi danimplikasinya dalam pembentukan wawasan intektual keIslamanumat, dan sistem pendidikan sekuler dengan segala dampak danakibatnya dalam persepsi keagamaan. Dualisme dikotomi inidiperkuat oleh sistem penjajahan Barat atas dunia Islam yangberlangsung lama.Dengan adanya usaha Islamisasi pengetahuan yang marakdiperbincangkan, dianggap sebagai usaha untukmengspritualisasikan atau pemberian nilai-nilai rohaniah padaupaya penggalian dan pengamalan ilmu pengetahuan, sehinggamelahirkan ilmu pengetahuan yang tidak dikotomi dan tidaksekuler ( ilmu atau pengetahuan yang terpadu).Kata Kunci : Dikotomi, Dualisme, dan Pendidikan
PENINGKATAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA BIDANG STUDI PAI MELALUI STRATEGI INDEKS CARD MATCH (MENCARI PASANGAN) DI KELAS V SD NEGERI RAPAMBINOPOKA DESA LALOMBONDA KEC. LALONGGASUMEETO KAB. KONAWE Samrin Samrin
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol 8, No. 1 Mei 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.749 KB) | DOI: 10.31332/ai.v8i1.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas belajar siswa padabidang studi pendidikan agama Islam melalui strategi indeks card match(mencari pasangan). Rumusan masalah dalam penelitian ini yakni apakahstrategi indeks card match dapat meningkatkan aktivitas belajar siswapada bidang studi pendidikan agama Islam di kelas V SD NegeriRapambinopoka Desa Lalomboda Kec.Lalonggasumeeto Kab. Konawe.Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukandengan dua siklus, dimana masing-masing siklus terdiri dari dua kali tatap mukaPeneliti berperan sebagai pengamat terhadap proses pembelajaran bidang studipendidikan agama Islam di kelas V dalam penerapan strategi indeks card match,yang dilaksanakan oleh guru pendidikan agama Islam.Hasil penelitin menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus Ipertemuan pertama persentase aktivitas siswa yang masuk dalam kategorisangat aktif dan aktif sebesar 58% dan siswa yang berada pada kategoricukup aktif dan kurang aktif sebesar 42%. kemudian pad pertemuan ke duamengalami peningkatan dimana siswa yang sangat aktif dan aktif sebesar76% sedangkan untuk siswa yang masuk dalam ketegori cukup aktif dankurang aktif sebesar 24%. Pada siklus II pertemuan pertama siswa yangberada pada kategori sangat aktif dan aktif sebesar 82% dan siswa yangberada pada karegori cukup aktif dan kurang aktif sebesar 18%. Kemudianpada pertemuan ke dua kategori siswa yang sangat aktif dan aktifmeningkat menjadi 94% dan siswa yang berada pada karegori cukup aktifhanya 6%. Sedangkan hasil belajar siswa manunjukkan bahwa siswa yangtuntas kegiatan pembelajarannya pada siklus I sebanyak 12 orang atau 71%dan siswa yang tidak tuntas kegiatan pembelajarannya sebanyak 5 orangatau 29%. Kemudian hasil evaluasi yang dilakukan oleh guru mengalamipeningkatan pada siklus II dimana siswa yang tuntas kegiatanpembelajarannya sebanyak 15 orang atau 88% dan siswa yang tidak tuntaskegiatan pembelajarannya sebanyak 2 orang atau 12%.Kata Kunci : Aktivitas Belajar, Strategi, Indeks Card Match.
Pengaruh Profesionalisme Guru dan Kinerja Guru Terhadap Prestasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa MAS Al-Irsyad Kecamatan Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Samrin Samrin
Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian Vol. 9, No. 2 November 2014
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.635 KB) | DOI: 10.31332/ai.v9i2.162

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pengaruh profesionalisme guru dan kinerja guruterhadap prestasi belajar siswa MAS. Al-Irsyad Lalonggasumeeto khususnyapada bidang studi pendidikan agama Islam. Penelitian ini untuk: 1) mengetahuitingkat profesionalisme guru dan kinerja guru pendidikan agama Islam di MASAl-Irsyad Kec. Lalonggasumeeto Kab. Konawe; 2) memperoleh gambarantentang prestasi belajar siswa MAS Al-Irsyad pada bidang studi pendidikanagama Islam; 3) mengetahui pengaruh profesionalisme guru dan kinerja guruterhadap prestasi belajar siswa dalam bidang studi pendidikan agama Islam. Jenispenelitian ini kuantitatif dengan menggunakan observasi, questioner dandokumentasi untuk mendapatkan data. Penelitian ini menggunakan metodekuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) prestasi belajar siswa MASAl-Irsyad pada bidang studi PAI memiliki nilai rata-rata 78 dan dikategorikansedang, 2) Tidak ada pengaruh profesionalisme dan kinerja guru terhadap prestasibelajar PAI siswa MAS Al-Irsyad.Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Kinerja Guru, Prestasi Belajar Siswa