Jabal Nur
Dosen STAIN Kendari

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Konflik : Solusi Alternatif Jabal Nur
Shautut Tarbiyah Vol 15, No 2 (2009): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4461.221 KB) | DOI: 10.31332/str.v15i2.108

Abstract

Konflik merupakan bagian alamiah dari proses-proses sosial dan terjadi pada setiap organisasi, Konflik selalu muncul ketika ada benturan kepentingan. Ada beberapa teori yang berbicara tentng konflik. Pertama, pandangan tradisional menganggap bahwa konflik merupakan suatu hal yang buruk, disamakan dengan kekerasan dan melakukan kerusakan. kedua, pandangan hubungan masyarakat mengatakan bahwa konflik merupakan suatu hal alamiah, pasti terjadi dalam setiap kelompok karena memiliki manfaat. Ketiga, pandangan penengah menyatakan bahwa konflik dapat memberikan banyak manfaat kepada sebuah kelompok supaya dapat bekerja dengan efektif dan memang keniscayaan. Dengan demikian, manajemen konflik dapat berhasil jika seseorang mampu mengembangkan dan mengimplementasikan strategi konflik dengan hati hati.Kata Kunci : Kepemimpinan, konflik, organisasi, manajemen konflik
KONFLIK PERADABAN DAN KERUKUNAN ANTAR AGAMA Jabal Nur
Shautut Tarbiyah Vol 16, No 2 (2010): Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Keagamaan
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.839 KB) | DOI: 10.31332/str.v16i2.125

Abstract

Pertentangan antara peradaban, merupakan faktor dominan, yang menjadi landasan terjadinya konflik politik global pada masa –masa mendatang konflik ini akan menjadi fase pamungkas dari evolusi konflik dalam dunia modern, Konfllik juga semakin meningkat ketika agama menjadi sumber langsung kekerasan. Ada tiga mekanisme yang berperan dalam kaitanya dengan hubungan antar agama dan kekerasan dalam fungsi masyarakat yaitu: Pembacaan agama mengenai hubungan sosial, Agama sebagai faktor budaya identitas, Agama sebagai legitimasi etis, atau delegitimasi dari hubungan sosial tertentu.Terjadinya konflik sosial yang berlindung di bawah payung agama atau mengatas namakan kepentingan agama bukan merupakan justifikasi dari doktrin agama. Karena, banyak orang yang mempertuhankan agama, pada hal agama hanyalah sarana untuk menyembah Allah. Kerukunan antar umat beragama, pengamalan dan pengembanganya harus dijalankan oleh umat beragama itu sendiri dengan mengedepankan pendekatan kultural dan juga teologis yang terarah. Kata Kunci : Toleransi, peradaban, agama
QAWA’ID AL-TAFSIR HUBUNGANNYA DENGAN BAHASA ARAB (Kaidah-Kaidah Dasar yang Harus Dikuasai Dalam Pembelajaran Tafsir) Jabal Nur
Al-TA'DIB: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan No 2 (2013): VOL 6. NO. 2 JULI-DESEMBER 2013
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v6i2.302

Abstract

Qawaid al-Tafsir merupakan salah alat bantu untuk memahamimakna firman Allah swt. Menurut Imam al-Zarwaniy dikutip oleh Al-Zarqaniy mengatakan bahwa bagi seorang mufassir yang tidakmemenuhi syarat-syarat seorang mufassir (memahami ( قواعد التفسيرproduk tafsirnya dikategorikan kepada produk tafsir terendah, bahkanbelum bisa disebut tafsir.Qawaid al-tafsir sangat berkaitan erat dengan beberapakaidah bahasa Arab yang dapat membantu penafsiran al-Quran. Olehsebab itu penguasaan terhadap kaidah-kaidah kebahasaan itu harusdikuasai, sehingga penafsiran al-Quran mendekati makna yang akuratdan dapat dipertanggungjawabkan.Kata Kunci: Qawaid al-tafsir, bahasa Arab.