Galih Sekar Jati Nagari
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KAWASAN “PUSAT KOTA” KLATEN PADA MASA KOLONIAL HINDIA BELANDA Galih Sekar Jati Nagari
Berkala Arkeologi Sangkhakala Vol 23 No 1 (2020)
Publisher : Balai Arkeologi Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21327.978 KB) | DOI: 10.24832/bas.v23i1.420

Abstract

Klaten pada akhir abad XIX hingga awal abad XX memiliki peran penting dalam perkembangan perekonomian di Hindia Belanda karena hasil perkebunannya yang baik. Kondisi tersebut juga mendukung perkembangan kawasan “pusat kota” Klaten yang sebelumnya hanya digunakan sebagai pusat pemerintahan, kemudian berkembang menjadi lebih kompleks dengan dibangunnya fasilitas-fasilitas modern. Tulisan ini memaparkan interpretasi perkembangan kawasan “pusat kota” Klaten dari awal Klaten menjadi kabupaten di bawah Kasunanan Surakarta hingga sebagai afdeeling perkebunan di Karesidenan Surakarta. Metode penelitian yang digunakan bersifat historis, dengan menelusuri komponen-komponen kota menggunakan sumber-sumber lama seperti peta dan catatan, juga dibandingkan dengan keletakan komponen kota di lapangan. Melalui penelusuran tersebut, dapat diinterpretasikan bahwa kawasan “pusat kota” Klaten mencirikan tata kota Indis, yang memiliki perpaduan antara komponen kota tradisional dan komponen kota modern Eropa.