Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Blended Learning-Based Self-directed Learning on Classroom Action Research Training to Improve Teacher Competency Research Gunawan Setiadi Sunardi; Soetarno Joyoatmojo; Sajidan Sajidan; Soeharto Soeharto
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 10, No 4: November 2016
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.635 KB) | DOI: 10.11591/edulearn.v10i4.4516

Abstract

Abstract: Although classroom action research (CAR) is considered useful for teacher development but this activity has not been implanted yet effectively in Indonesia. In this paper, we report the alternative way to overcome this problem. It addresses how blended learning support self-directed learning and enhance teacher competency research. Through questionnaire, interview and document analysis, the result showed that blended learning-based self-learning can improve teachers performance in conducting classroom action research (CAR) and enhance their ability in compiling the research report. 
EFEK PEMBELAJARAN YANG MENYENANGKAN (FUN LEARNING) TERHADAP KEMAMPUAN MEMORI Bertha Wikara; Sutarno Sutarno; Suranto Suranto; Sajidan Sajidan
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 2 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i2.164

Abstract

Pembelajaran yang menyenangkan diyakini mampu meningkatkan kemampuan kognitif serta prestasi belajar. Salah satu alasannya yaitu pembelajaran semacam itu mempunyai kemungkinan untuk meningkatkan kemampuan memori siswa. Kajian ini bertujuan untuk menemukan kebenaran mengenai hal tersebut secara teoritis. Metode yang digunakan adalah penalaran deduktif atas teori – teori psikologi kognitif dan pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui perantaraan atensi dan emosi efek positif pembelajaran yang menyenangkan terhadap kemampuan memori akan timbul. Atensi dan emosi memengaruhi alur pemrosesan informasi. Atensi berperan dalam menentukan jumlah informasi yang diterima sensory receptor, sedang emosi memengaruhi penyimpanan informasi di long-term memory. Disimpulkan bahwa pembelajaran yang menyenangkan mampu meningkatkan kemampuan memori karena menarik atensi (menambah jumlah informasi yang diterima sensory receptor) serta membangkitkan emosi (menyebabkan materi pembelajaran diprioritaskan oleh amygdala untuk disimpan dan menjalani konsolidasi di long-term memory).