Nur Rochmah Dyah P.A
Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Informasi Geografis Tempat Praktek Dokter Spesialis Di Provinsi D.I. Yogyakarta Berbasis Web Nur Rochmah Dyah P.A; Efawan Retza Arsandy
Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2015): Informatika Mulawarman : Jurnal Ilmiah Ilmu Komputer
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.986 KB) | DOI: 10.30872/jim.v10i1.22

Abstract

Kebutuhan akan mendapatkan suatu informasi secara cepat dan tepat, telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat apalagi berhubungan dengan keputusan untuk memilih tempat layanan kesehatan. Penganan pasien dengan cepat dan tepat sangat berpengaruh terhadap dampak dari penyakit yang diderita pasien. kondisi saat ini tidak semua klinik atau rumah sakit mempunyai dokter spesialis dan peralatan yang cukup lengkap. Dokter Spesialis adalah dokter yang mengkhususkan diri dalam bidang ilmu kedokteran tertentu. Terdapat 45 pembagian dokter spesialis berdasar keahliannya. Dokter spesialis inilah yang nantinya akan menangani penyakit yang tidak bisa ditangani oleh dokter umum, atau yang bersifat kronis. Dari 65 rumah sakit yang ada di provinsi D.I. Yogyakarta , tidak semua dari tempat layanan kesehatan memiliki dokter spesialis tertentu, dikarenakan diperlukan alat-alat pemeriksaan khusus, sedangkan tidak semua rumah sakit memiliki alat-alat tersebut. Masalah ini menyebabkan, masyarakat di provinsi D.I. Yogyakarta sulit untuk memutuskan tempat yang akan dipilih untuk berobat. Hal ini juga berkaitan dengan suatu kondisi, ketika penderita suatu penyakit yang sebenarnya tidak berbahaya, namun karena penanganannya lambat, maka bisa berdampak lebih buruk. Keputusan untuk memilih tempat layanan kesehatan yang tepat dan cepat adalah suatu keputusan yang kritis dan kemungkinan terburuk bisa berdampak lebih parahnya penyakit yang diderita bahkan hilangnya nyawa seseorang . Subjek penelitian ini adalah website Sistem Informasi Gerografis Tempat Praktik Dokter Spesialis di Provinsi D.I. Yogyakarta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan melakukan pengumpulan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Yogyakarta, studi pustaka, wawancara langsung terhadap Ketua Bagian Informasi Dinas Kesehatan Yogyakarta. Perancangan sistem ini menggunakan DFD dan ERD, Implementasi menggunakan bahasa pemrograman PHP yang berbasis Framework Codeigniter dan MySQL sebagai manajemen database. Sistem yang dihasilkan diuji dengan dua metode, yaitu Black Box Test dan Alpha Test. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem informasi geografis yang dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat tentang berita kesehatan, tips kesehatan, profil dokter, dan lokasi praktik dokter spesialis yang ada di kawasan Yogyakarta. Hasil dari pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem informasi geografis ini layak dan dapat dipergunakan dengan hasil pengujian sistem menggunakan metode Alpha Test yang ditujukan kepada masyarakat dan dokter spesialis, menunjukkan persentase sangat setuju dan setuju mencapai 96,67 % dan kurang setuju mencapai 3,33 %.
Implementasi Metode Waterfall Pada Sistem Informasi Geografis Tata Ruang Redho Harli Saputra; Nur Rochmah Dyah P.A
Journal of Information System Research (JOSH) Vol 4 No 4 (2023): Juli 2023
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi (FKPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47065/josh.v4i4.3686

Abstract

This research aims to develop a web-based Geographic Information System (GIS) using the waterfall method to overcome the limited information available to the public regarding building and spatial licensing in Bengkulu City. The development method used is the waterfall method, which includes the stages of analysis, design, implementation, testing, and maintenance. The test results show that this system provides easy access to accurate and timely information to the community. Black box testing showed high reliability and stability, with no failures or errors in system functionality. In addition, usability testing involved 42 respondents from the Bengkulu city community, who gave a high level of satisfaction with the user interface, ease of use, and quality of information presented by the system. Thus, this research contributes to the efficient and transparent management of building and spatial licensing in Bengkulu City, and can be a reference for relevant agencies in providing information that is easily accessible and meets the needs of the community.