Sutarno
Universitas Islam Malang, Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksploring Kearifan Lokal dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Madrasah Diniyah Takmiliyah Sutarno
Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah Vol. 6 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/al-thariqah.2021.vol6(2).8132

Abstract

Keberadaan madrasah diniyah seringkali dijadikan sebagai alasan untuk mengganti kebudayaan setempat atau yang biasa disebut kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan desain pengembangan kurikulum, menganalisis implementasi pengembangan kurikulum, dan mendeskripsikan hasil model pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis kearifan lokal di Madrasah Diniyah Takmiliyah Pelem Jati Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian studi kasus. Ditemukan bahwa pengembangan kurikulum yang dilakukan adalah dengan menambahkan muatan lokal Arab Pegon, Fasholatan, Barzanji Diba’, Yasin Tahlil dan Bahasa Jawa pada struktur kurikulum. Kurikulum juga memasukkan (a) seni hadrah, (b) kaligrafi, (c) bahasa Inggris, dan (d) muhadlarah sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Mulok dan ekstrakurikuler dipilih untuk melestarikan kearifan lokal tradisi nyadran (sedekah bumi), hajad sepekan kelahiran bayi, hajad khitanan dan pernikahan, kenduri orang meninggal saat hari ke-3, 7, 40, 100, setahun, dua tahun, dan seribu hari. Penelitian ini berimplikasi pada teori eksporing kearifan lokal dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam Madrasah Diniyah Takmiliyah. Diharapkan banyak madrasah diniyah takmiliyah yang mengeksplor kearifan lokal sebagai dasar pengembangan kurikulum