eni kusyati
STIKES KARYA HUSADA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aloe Verae efektif sebagai Terapi Pendamping Nyeri Gastritis eni kusyati; Ni'matul Fauzi'ah
Jurnal Smart Keperawatan Vol 5, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.699 KB) | DOI: 10.34310/jskp.v5i1.158

Abstract

Latar Belakang: Profil kesehatan Indonesia tahun 2011, gastritis merupakan salah satu penyakit dari 10 penyakit terbanyak pada pasien inap di rumah sakit di Indonesia dengan jumlah 30.154 kasus (4,9%). Data dari dinas kesehatan kota Semarang tahun 2015 gastritis menempati 10 besar penyakit rawat inap sebanyak 1950. Penyakit  gastritis (maag) ditimbulkan karena adanya peningkatan asam lambung yang berlebihan. Nyeri pada gastritis timbul karena pengikisan mukosa yang dapat menyebabkan kenaikan mediator kimia seperti prostaglandin dan histamine pada lambung yang ikut berperan dalam merangsang reseptor nyeri Lidah buaya memiliki peran dalam proses penyembuhan gastritis, dapat membantu proses metabolisme, mengurangi mikroorganisme dalam perut, menetralkan keasaman perut. Tujuan: efektifitas penggunaan terapi pendamping Aloe Vera terhadap nyeri lambung pada pasien gastritis. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan quasy eksperiment design. Rancangan penelitian ini menggunakan one group pretest postest,.Jumlah sampel 20 pasien gastritis di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang.Hasil Penelitian: nilai rata-rata tingkat nyeri 1,24. Hasil uji Pairet t test dengan p-value sebesar 0,00< 0,05. Kesimpulan :aloe vera efektif sebagai terapi pendamping nyeri gastritis.Kata kunci : aloe vera; gastritis; nyeri
Status Menopause Terhadap Angka Massa Tulang di Puskesmas Kedungmundu eni kusyati
Jurnal Smart Keperawatan Vol 4, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.816 KB) | DOI: 10.34310/jskp.v4i2.128

Abstract

Pada masamenopause kehilangan hormoneesterogen disebabkan karenatubuh tidak lagi memproduksi yang berfungsi untuk pembentukan tulang dan mempertahankan masa tulang. Pengeroposan yang terjadi dalam jangka panjang akan menyebabkan timbulnya Osteoporosis pada wanita menopause. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar respon den mempunyai tingkat resiko tinggi osteoporosis usia 50-60 tahun sebanyak 16 (25,8%) dari 62 responden.Tujuan Penelitian untuk mengetahui perbedaan status menopause terhadap angka massa tulang di Puskesmas Kedungmundu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif komparasi dengan pendekatan cross section. Pengambilan data menggunakan Alat Ukur Massa Tulang (BIA).Jumlah responden sebanyak 62 orang dengan teknik Probabiliti sampling. Data yang diperoleh diolah secara statistic menggunakan rumus Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan angka massa tulang pada responden menopause di Puskesmas Kedungmundu rata-rata sebesar 2,21kg. Angka massa tulang pada responden premenopause di Puskesmas Kedungmundu rata-rata sebesar 2,09 kg. Perbedaan rata-rata massa tulang pada ibu dengan status Menopause dengan status PreMenopause adalah 0,12 kg. Beda Minimal Angka Massa Tulang pada ibu status Menopause dengan ibu status Pre Menopause tidak ada. Beda Maksimal Angka Massa Tulang pada ibu status Menopause dengan ibu status Pre Menopause adalah 0,3 kg. Ada perbedaan Angka Masa Tulang pada ibu menopause dan pre menpause Di Puskesmas Kedungmundu. Kata Kunci: Massa Tulang; Menopause; Pre Menopause