putri kusuma wardhani
STIKes Karya Husada Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Motivasi Bidan dalam Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di Wilayah Kerja Puskesmas Ambarawa Grace Esti Cahyani; putri kusuma wardhani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.719 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.63

Abstract

Latar Belakang: Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat Kesehatan masyarakat, 22% kematian bayi baru lahir yaitu kematian bayi yang terjadi dalam satu bulan pertama dapat dicegah melalui IMD. IMD diyakini mampu mengurangi risiko kematian balita hingga 22% namun pelaksanaan IMD di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa sudah dilaksanakan oleh para Bidan walaupun tidak dilakukan selama satu jam penuh (antara 30 menit sampai satu jam). Tujuan Penelitian: untuk mengeksplorasi motivasi bidan dalam pelaksanaan IMD di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (indeph interview). Teknik pengambilan sampling dengan teknik  purposive sampling. Jumlah partisipan sebanyak 3 orang bidan di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa. Hasil: Hasil wawancara mendalam pada partisipan didapatkan informasi tentang pengetahuan IMD, prinsip IMD, keuntungan IMD berfokus pada ibu dan bayi, adanya faktor pendukung IMD dari pelatihan dan sosialisasi serta dukungan keluarga, faktor penghambat sangat kecil karena budaya dan adat istiadat yang masih ada di suatu desa. Kesimpulannya motivasi Bidan tentang pelaksanaan IMD sudah baik, namun masih ada penghambat dari adat istiadat dan budaya. Kata kunci: Motivasi; Bidan; Pelaksanaan IMD.  MIDWIFE MOTIVATION IN THE IMPLEMENTATION OF EARLY INITIATION OF BREASTFEEDING IN THE WORKING AREA OF PUSKESMAS AMBARAWA Abstract Background: Infant Mortality rate (IMR) is one of important indicator in determining the level of public health, 22% of newborn deaths that occurred in the first month can be prevented through the EIB. EIB is believed to reduce the risk of infant mortality by 22%. The implementation of EIB in Puskesmas Ambarawa already carried out by the midwives although not conducted for one hour (between 30 minutes to one hour). Purpose: The purpose of this study was to explore the motivation of midwives in the implementation of the EIB in Puskesmas Ambarawa. Method: A qualitative method which uses indepth interview was conducted in this study. Sampling technique that uses was purposive sampling technique. The participants of the study were three midwives in Puskesmas Ambarawa..Result:  The result of the study based on indepth interviews in participants show that the knowledge of EIB, principle of EIB, the benefit of EIB are focused on mothers and babies. The supporting factors of EIB derived from training, sosialization and family suport. Several inhibitting factors occured because of culture and customs that still exist in the village. The conclusionis that midwives motivation about the implementation of EIB has been good, but there is an obstacle that derived from traditions and culture. Keyword : Motivation, Midwife, Implementation of the EIB
Persepsi Mahasiswa D Iii Kebidanan Tentang Pencegahan Anemia Di Stikes Karya Husada Semarang Nichlatur Rohmah; Putri Kusuma Wardhani
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.066 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i1.51

Abstract

Latar Belakang: Remaja adalah periode perkembangan selama di mana individu mengalami perubahan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa, terjadi antara usia 13-20 tahun. Istilah adolesens menunjukkan titik di mana reproduksi mungkin dapat terjadi. Perubahan hormonal pubertas mengakibatkan perubahan penampilan pada orang muda, dan perkembangan mental mengakibatkan kemampuan untuk menghipnotis dan berhadapan dengan abstraksi . Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam tentang gambaran Persepsi Mahasiswa D III  Kebidanan Tentang Pencegahan Anemia di STIKES Karya Husada Semarang Tahun 2016. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi, Penelitian ini menggunakan metode purpose sampling,jumlah partisipan dalam penelitian ini tidak ada batasnya tetapi memiliki karakteristik sesuai dengan tujuan penelitian dan kriteria yang sesuai. Hasil Penelitian: Semua mahasiswa di D III Kebidanan STIKES Karya Husada Semarang sudah tahu tentang cara pencegahan anemia dan sudah diterapkan. Semua mahasiswa di D III Kebidanan STIKES Karya Husada Semarang sudah tahu tentang cara meningkatkan pencegahan anemia dan sudah diterapkan dengan cara melakukan diet menu gizi seimbang dan mengkonsumsi buah-buahan yang berguna untuk mencegah terjadinya anemia. Kata Kunci : Persepsi; Mahasiswa; Pencegahan Anemia               PERCEPTION OF THE D III MIDWIFE STUDENTS ABOUT THE PREVENTION OF ANEMIA IN STIKES KARYA  HUSADA SEMARANG  Background: dolescent is a periode of development during which individuals experience the change from childhood to adulthood, occurs between the ages of 13-20 years. Adolesens term indicates the point at which, the reproduction may occur. Hormonal changes lead to changes in the appearance of puberty in young people, and mental development resulted in the ability to hypnotize and dealing with abstractions. Purpose: This study aims to explore in depth about the picture faculty perceptions about D III midwifery Students perception About The prevention of anemia at STIKES Karya Husada Semarang 2015. Method: The method used in this study is a qualitative study using a phenomenological approach, this study used purposive sampling method, number of partisipantsin this study there is no limit but have characteristics consistent with the research objectives and criteria. Result: All students in D III midwifery at STIKES Karya Husada Semarang already know about prevention of anemia, and have applied to students. All students in D III midwifery at STIKES Karya Husada Semarang already know how to prevent anemia and have already applied to students. Keywords : Student; Perception; Prevention of Anemia