Lestari Puji Astutti
STIKes Karya Husada Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya terhadap Kecukupan ASI pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Gondang, Kabupaten Sragen Hesty Winda Hapsari; Lestari Puji Astutti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/sjkb.v3i1.55

Abstract

Latar Belakang : Laktasi merupakan masa dimana terjadi perubahan payudara ibu, sehingga mampu memproduksi ASI. Banyak ibu nifas yang pengeluaran ASInya kurang lancar. Penyebabnya antara lain karena kurang asupan makanan yang bergizi seimbang, sehingga ibu berhenti menyusui. Pemberian ASI yang masih rendah ini memerlukan upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI. Salah satu alternatifnya dengan pemberian ekstrak daun papaya. Daun pepaya mengandung protein dan kalori tinggi sehingga mempengaruhi volume ASI yang diproduksi. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap kecukupan ASI pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Gondang, Kabupaten Sragen. Metode Penelitian :  Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2016 dengan jenis penelitian eksperimental dengan desain penelitian static group comparassion/posttest only control group desain. Sampel penelitian diperoleh dengan cara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan sampel 32 responden, masing-masing 16 responden untuk kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kecukupan ASI adalah lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan sendiri oleh peneliti dan data yang diperoleh dianalisa secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann Whitney. Hasil Penelitian : Ada pengaruh ekstrak daun papaya terhadap kecukupan ASI (p=0,038, α=0,05). Kesimpulan : Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi layanan kebidanan dan perkembangan ilmu kebidanan dalam menggunakan ekstrak daun papaya sebagai salah satu alternatif untuk memperlancar ASI agar pemberian ASI cukup. Direkomendasikan untuk ibu nifas, agar mendapatkan pengeluaran ASI yang cukup, maka dapat menggunakan alternatif mengkonsumsi ekstrak daun pepaya selama masa menyusui. Kata Kunci : Ekstrak Daun Pepaya; Kecukupan ASI; Ibu Nifas Extract Papaya Leafves Effect Against Postpartums Breast Milk In Puskesmas Gondang Sragen Abstract Background : Lactation is a changing period of mothers breast as to produce milk.  Many after birth woman are produced less amount of  breast milk than needed. The reason  is due to lack of nutrition balanced. Small breastfeeding achievement requires some effort to increase its quality and quantity, high calories and protein papaya leaves extract is an alternative. Purpose : The purpose of this research to know the influence of extract leaves papaya to sufficiency breastfeeding on the parturition in the work area of puskesmas gondang , sragen regency.  Method :The study is done in march 2016 with the kind of research experimental with the design research static group comparassion / posttest only control group design. The study sample obtained by means of sampling purposive. This research using sample 32 respondents , each 16 respondents for the intervention and control groups. An instrument used to measure sufficiency breastfeeding is sheets of observation. Data collection is done by researchers and the data obtained were analysed in univariat and bivariat use the mann  whitney.Result : The results of the study showed is influence extract leaves papaya to sufficiency breastfeeding (p=0,038, α=0,05). Conclusion : Research is expected to benefit services obstetrics and development of the science of obstetrics in using extract leaves papaya as one alternative to facilitate breastfeeding that the provision of breastfeeding enough. Suggestion for mother parturition , in order to obtain expenditure breastfeeding enough , so can use alternative consume extract leaves pepaya during the nursing Keywords : Adequacy of Breast milk; Papaya Leaves Extract; Postpartum
Pengaruh Permen Jahe terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Kendal Ainul Maghfiroh; Lestari Puji Astutti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 3, No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.572 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v3i2.65

Abstract

Latar Belakang : Mual dan muntah(emesis gravidarum) adalah gejala yang sering muncul pada kehamilan trimester 1.mual biasanya terjadi di pagi hari,tetapi dapat pula terjadi setiap hari dan malam hari, ini terjadi karena relaksasi pada otot-otot pencernaan antara lain peristaltik dilambung sehingga pencernaan makanan oleh lambung menjadi lebih lama dan mudah terjadi peristaltic balik ke esophagus, selain itu juga karena pengaruh dari homon HCG, Di Wilayah Puskesmas Kaliwungu sebanyak 87,9 % ibu hamil trimester 1 mengalami mual muntah, berbagai macam cara yang dilakukan untuk mengatasi mual muntah salah satunya adalah pemberian permen jahe.. Menurut Dr.Borelli dari University of  Naples Frederica di Itali mengatakan  bahwa jahe bisa menjadi terapi yang efektif untuk mengatasi mual dan muntah dalam kehamilan. Tujuan : untuk menganalisa pengaruh permen jahe terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Kendal. Metode Penelitian : metode penelitiahan ini adalah penelitian pre eksperimen dengan desain static group comparison/ posttest only controlgroup design, menggunakan sampel 38 responden, masing-masing 19 responden untuk kelompok perlakuan dan 19 responden untuk kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengukur mual muntah adalah lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan sendiri oleh peneliti dan data dianalisa secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji test mann whitney. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh permen jahe terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 dengan nilai p value (p=0,022, α = 0,05). Kesimpulan :  Ada pengaruh permen jahe terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester 1 di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Kabupaten Kendal. Diharapkan permen jahe bisa menjadi alternatif pilihan dalam mengatasi emesis gravidarum pada ibu hamil. Kata Kunci: Permen Jahe;  emesi;  gravidarum Trimester 1 THE EFECT OF GINGER CANDY TO REDUCING EMESIS GRAVIDARUM IN FIRST TRIMESTER OF PREGNANT IN KENDAL KALIWUNGU PUBLIC HEALTH DISTRICT 2016 AbstractBackground : Nausea and vomitus(emesis gravidarum) are symptoms that often arises in first trimester pregnancy, ussually occurs in the morning, but can also occurs everyday and night. This occurs due to the relaxztion of the muscles of the digestive include gastric peristaltis so digestion by the stomach longer and forth easily occur peristalsis to esophagus, and also efect from HCG hormone, Kaliwungu Public Health Distric in the region as much as 87,9% of the first trimester pregnant experience nausea and vomitus. Dr.Borelli dari University of Naples Frederica di Itali say that ginger may be an effective therapi to treat emesis gravidarum. Purpose : to identify the efect ginger candy to reducing emesis gravidarum in first trimester pregnant in Kaliwungu Public Health Kabupaten Kendal. .  Method : This reseach used pre eksperiment with static group comparison/ posttest only controlgroup design.each 19 respondent for intervention and control groups. Instrument used to measure emesis gravidarum is cheklist. Collected of the data was carried out by the researcher herself and the collected data was analyzed in univariate, bivariate by using test mann whitney. Result :The result of the research shows that efect ginger candy to reducing emesis gravidarum in first trimester one pregnant (p=0,022, α = 0,05). Conclusion: Ad a ginger candy effect to decrease nausea and vomiting in pregnant women in the first trimester Kaliwungu Regional Health Center Kendal. The expected ginger candy can alternative choice to reduce emesis gravidarum in first trimester pregnant. Key words ; Ginger candy, emesis gravidarum trimester 1
Perilaku Ibu Hamil Yang Mengalami Resiko Tinggi Di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang Lestari Puji Astutti
Jurnal SMART Kebidanan Vol 4, No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Universitas Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.457 KB) | DOI: 10.34310/sjkb.v4i1.70

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu yang mengalami resiko tinggi di Puskesmas Kedungmundu Semarang tahun 2016 bulan januari sampai juli sebanyak  3 orang dari jumlah 259 ibu hamil resiko tinggi. Faktor yang berpengaruh terhadap kehamilan resiko tinggi adalah sikap dan perilaku ibu sendiri selama hamil didukung oleh pengetahuan. Dengan adanya pengetahuan yang lebih tentang kehamilan resiko tinggi maka ibu akan menentukan sikap dan perilaku untuk mencegah dan mengatasi resiko kehamilan tinggi. Tujuan: Untuk mengetahui perilaku ibu hamil yang mengalami resiko tinggi. Metode : Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, data diambil dari 3 partisipan dan saturasi data dengan triangulasi sumber. Hasil : Hasil wawancara mendalam pada partisipan didapatkan informasi tentang perilaku respondent respon yaitu adanya respon yang relatif tetap karena mengikuti anjuran dari bidan. perilaku operant respon yaitu adanya rangsangan dari luar yang membantu ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan serta menjaga kesehatan ibu dan janin. perilaku tertutup ibu yaitu ibu mengatakan resiko tinggi adalah ibu yang memiliki tekanan darah tinggi, terdapat bengkak pada wajah, tangan dan kaki, serta hamil di bawah usia 18 tahun dan usia di atas 35 tahun dan perilaku untuk mengatasi resiko tinggi dengan rajin memeriksakan kehamilan. perilaku terbuka ibu yaitu memeriksakan kehamilan sesuai jadwal serta memeriksakan diri ketenaga kesehatan, minum obat sesuai anjuran bidan saat sakit. Kesimpulan : Bagi ibu hamil resiko tinggi untuk selalu menjaga perilaku sehari-hari sehingga tidak berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin. Kata Kunci: Perilaku ibu hamil; resiko tinggi kehamilanDaftar Pustaka : 6  (2003 – 2016) The Behavior Of Wowan Who Are Pregnant With High Of Risk In Public Health Center Of Kedungmundu Semarang City ABSTRACT Background: The number of woman past away who experinced of the high risk in Public Health Center of Kedungmundu Semarang in 2016 between January and July are 3 people from total 259 woman who have a high risk of pregnant. The factor which influences the high risk of pregnancy are the attitude and mother’s behavior between pregnant which is supported by knowledge. With more knowledge about the high risk of pregnancy, so that the mother will determine the attitude and behavior to prevent and eceed  the high risk of pregnancy. Purpose : knowing the behavior of the pregnant woman who have a high risk. Method: the Qualitative research with phenomenological approach, the data have taken from 3 participants and the data saturation with triangulation source. Result: The result of deep interview from participant is taken the information about the behavior of respondent there is respon which relatives constant because the respondent follow the suggestion from midwife. The behavior of operant respon there is stimulation from outside which helps the mother doing check up the pregnancy and taking care of the mother’s health and fetus. The close mother’s behavior are the mother said the high risk is the mother who has a high blood pressure, there are swollen in face, arms and legs, and pregnant under age of 18 and over age 35 and the behavior to overcome the high of risk with to be continuous check up the pregnancy. The open behavior of mother  are to check up the pregnancy compatible with the schedule and to check up her selves in paramedic, consumption the medicine correct to the suggestion of midwefery when they are sick. Suggestion: For the pregnant woman who have a high risk is always protecting the daily behavior, thus, it is not has a negative impact for mother”s health and fetus. Key Words           : The behavior of pregnant woman; the high risk of pragnancyLiterature            :  6 (2003-2006)