Inva Sariyati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEBAYA DALAM ARENA KULTULRAL Inva Sariyati
Corak : Jurnal Seni Kriya Vol 2, No 2 (2013): NOVEMBER 2013
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.05 KB) | DOI: 10.24821/corak.v2i2.2339

Abstract

Kebaya is partof Indonesian fashion undergone significant changes. Kebaya changenot only in shape, but also the changes experienced of kebaya also occur in terms of functionand value. Changes that happened can not be separated from the habitus of producers andconsumers and capitals which dominate in an field. With that in mind Bourdieu can be seenhow the kebaya in a society, placing it as art and how capital appreciation as wrestling in afield.Key word: kebaya, habitus, field, capital Kebaya adalah bagian fashion Indonesia yang mengalami perubahan yang signifikan.Kebaya berubah bukan hanya pada bentuknya saja, akan tetapi perubahan yang dialamikebaya juga terjadi dari segi fungsi dan nilainya. Perubahan yang dialaminya tidak dapatterlepas dari habitus produsen dan konsumennya dan modal-modal yang mendominasi dalamsebuah arena. Dengan pemikiran bourdieu dapat dilihat bagaimana kebaya dalam sebuahmasyarakat, menempatkannya sebagai barang seni dan bagaimana apresiasinya sebagai modalyang bergulat dalam sebuah arena.Kata kunci: kebaya, habitus, arena, modal