nugroho teguh benianto
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perusahaan Manufaktur Terdaftar Di Bei Melakukan Voluntary Auditor Switching nugroho teguh benianto; Hana Puji Lestari
AKUNTANSI DEWANTARA Vol 5 No 2 (2021): AKUNTANSI DEWANTARA VOL. 5 NO. 2 OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/ad.v5i2.9504

Abstract

Auditor’s Independence issue is the main cause why companies must do auditor switching mandatorily. Many questions rise when actually there were some companies did voluntary auditor switching outside the rule of auditor switching KMK No. 359/KMK.06/2003 which has been revised to be PMK No. 17/PMK.01/2008. This research is purposed to find empirical evidences about the factors that influence manufacturing companies which are listed in BEI to do voluntary auditor switching. Variables that are used in this research are going concern opinion (OGC), management changes (PM), auditor’s reputation (RA), financial distress (KK), auditor’s fee (LNFEE), and voluntary auditor switching (SWITCH).The data being used is from manufacturing company which is listed in BEI in 2007-2010 period. Data collecting method which used in this research is method purposive sampling, that based on criteria which has been determined before. Based on the method purposive sampling, research sample total is 276 companies. Hypothesis in this research are tested by logistic regression analytical method.Result of this research indicates that variable having which significantly effect the voluntary auditor switching is auditor reputation. On the other hand,other variables like going concern opinion, management changes, financial distress, and auditor’s fee do not have significant effect on company decision to do voluntary auditor switching.
MEMPERKUAT MANAJEMEN STRATEGIS DENGAN PENGUKURAN KINERJA DALAM ORGANISASI BADAN HUKUM PUBLIK nugroho teguh benianto
MANAJEMEN DEWANTARA Vol 5 No 1 (2021): MANAJEMEN DEWANTARA
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26460/md.v5i1.9491

Abstract

Manajemen strategis dipahami lebih dari sekedar membuat dan mengimplementasikan perencanaan strategis, namun dalam cakupan yang lebih luas merupakan proses yang bersifat terus-menerus mencakup seluruh aktivitas yang dilakukan untuk membuat rencana, tindakan, dan kebijakan-kebijakan untuk mencapai tujuan atau misi organisasi. Ada tiga macam analisis yang diperlukan untuk mempersiapkan manajemen strategis bagi organisasi badan hukum publik yaitu analisis lingkungan internal organisasi, analisis lingkungan eksternal organisasi, dan analisis pilihan strategis. Analisis lingkungan internal dan eksternal organisasi dengan metode SWOT (strengths, weaknesses, opportunities dan threats) sangat diperlukan untuk mendapatkan pilihan-pilihan strategi yang berguna dilakukan pada masa yang akan datang, membangun kekuatan, mengurangi kelemahan, memperluas kesempatan dan menangkal ancaman.Ada beberapa hal yang berpengaruh dalam memperkuat manajemen strategis suatu organisasi yaitu: pentingnya pelanggan, perbaikan yang bersifat terus-menerus, pengukuran kinerja, transformasi kultural, dan keterlibatan anggota organisasi. Dalam artikel ini, selain membahas berbagai konsep dalam pengukuran kinerja dalam organisasi badan hukum publik, pembahasan juga akan difokuskan pada bagaimana pengukuran kinerja organisasi badan hukum publik dapat memperkuat manajemen strategis, khususnya dilihat dari pendekatan TQM dari Deming.