Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Sistem Pengisian Baterai Pada Mobil Listrik Menggunakan Panel Surya Dan PLN: Sistem Pengisian Baterai Pada Mobil Listrik Menggunakan Panel Surya Dan PLN Jefri Lianda; Abdul Hadi; Adam; Zulfan Efendi; Ismail Budiman; Gusti Eviani
ABEC Indonesia Vol. 11 (2023): 11th Applied Business and Engineering Conference
Publisher : Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electric cars are an alternative in reducing environmental pollution due to combustion products. Electric cars require lead acid batteries as a substitute for fuel oil, so a battery charger is needed that can speed up charging and be safe. This research uses two sources of battery charging, namely PLN and solar panels. When the electric car is operated, the charger system is from solar panels while the charger with PLN energy is used when the weather is cloudy or the electric car is parked at home. Charging the battery in this electric car uses 2 MPPT units and one intelligent battery charger unit. MPPT conduct electric current from the solar panels to the battery at a maximum of 3.3 Amperes. Charging the battery from 40% level to 100% level takes 5 hours. Irntelligent battery charger flows current from the PLN source to the battery. The time needed to charge the battery from 40% to 100% level for 5 hours. The largest battery charging current from a PLN source is 10.5 A while from a solar panel is 3.3 A.
PENDAMPINGAN LEGALITAS PRODUK UMKM: FOKUS PADA DESAIN KEMASAN DAN SERTIFIKASI HALAL DI KABUPATEN BENGKALIS Wahyuni, Endang Sri; Jefri Lianda; Handro Okta Prianus
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/4qvzvw64

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menyelenggarakan Pendampingan Legalitas Produk UMKM yang berfokus pada Desain Kemasan dan Sertifikasi Halal di Kabupaten Bengkalis. Kegiatan ini diusulkan karena sebagian besar pelaku UMKM masih menghadapi kendala dalam hal legalitas produk, yang mencakup ketidaktahuan atau pemahaman yang rendah tentang pentingnya label dan kemasan yang sesuai standar, kesulitan mengakses informasi dan proses untuk mendapatkan izin seperti PIRT, NIB, atau sertifikat halal, keterbatasan sumberdaya, baik dalam aspek finansial maupun keterampilan desain kemasan produk. Kegiatan ini diharapkan pelaku UMKM mendapatkan pengetahuan, pemahaman dan kemampuan peningkatan produk dengan kemasan yang lebih baik. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan. Luaran kegiatan (output) adalah terselenggaranya kegiatan pelatihan dan pendampingan serta hasil program dalam seminar atau media. Dampak (Outcome) kegiatan ini adalah meningkatnya pelaku UMKM yang memiliki sertifikasi halal dan kemasan produk yang lebih menjual serta terjalinnya hubungan baik antara Polbeng dan masyarakat.