Amrizal Amrizal
Staf Pengajar Program Studi Teknik Sipil Universitas Almuslim

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI KINERJA GEDUNG TIDAK BERATURAN TERHADAP VARIASI ARAH BEBAN GEMPA DENGAN PUSHOVER ANALYSIS (Studi Kasus: Gedung FKIP Universitas Almuslim) Suhaimi Suhaimi; Amrizal Amrizal; R.Dedi Iman Kurnia
Portal: Jurnal Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/portal.v6i1.947

Abstract

Gempa merupakan getaran acak yang tidak bisa diprediksi dengan baik, waktu dan arah getarannya. Gempa tidak bisa diprediksi baik besarannya, waktunya dan juga arah getarannya. Dalam kasus ini akan di pelajari pengaruh acak getaran gempa dengan menggunakan variasi arah beban lateral statik dengan arah beban gempa 0º, 25, 45° dan 60º. Adapun metode penelitian ini untuk mengetahui pengaruh gedung baru FKIP terhadap berbagai variasi arah beban gempa dan diasumsikan terletak pada daerah gempa kuat dengan tanah lunak. Analisis gempa dilakukan dengan analisis respons spektrum Selanjutnya perilaku seismiknya dilakukan dengan memanfaatkan analisis pushover software ETABS v9.6.0. Berdasarkan hasil dari analisis diperoleh periode getar alami untuk portal arah beban gempa bangunan sumbu x adalah 0,4857 detik dan periode getar alami sumbu y adalah 0,4082 detik. Evaluasi kinerja dilakukan menurut SNI 03-1726-2003. Dari hasil kurva kapasitas pushover dapat diketahui diperoleh bahwa persentase peningkatan base shear maksimum dengan variasi arah pembebanan gempa 25º, 45º dan 60° terhadap 0º tidak mengalami perubahan base shear untuk sumbu x. Sedangkan untuk sumbu y juga tidak mengalami perubahan base shear. Sebaliknya displacement mengalami penurunan masing - masing adalah 8.36%, 38.21% dan 87.74% untuk sumbu x, sedangkan untuk sumbu y diperoleh persentase penurunan displacement masing-masing 7.35%, 25.78% dan 80.12%. Hasil analisis pushover menunjukkan pola kerusakan struktur Portal Arah Beban Gempa 0°, 25º, 45º dan 60° rata-rata terjadi pada balok kantilever.